Luka Membawa Cinta

Luka Membawa Cinta
RENCANA


__ADS_3

**satria sudah memberikan kabar ke ayah dan ibunya bahwa dia sudah menemukan Monica dan membawa nya ke rumah sakit , begitu mendapatan kabar ayah dan ibunya satria langsung menuju kerumah sakit karena sangat khawatir dengan keadaan anak dan menantunya itu , setelah mendengar penjelasan dari satria


Sesampainya di rumah sakit ayah dan ibu satria pun menuju ruang VVIP, yang ditempati oleh Monica selama melakukan perawatan atas lukanya.


CLAK


pintu terbuka ayah dan ibu satria pun masuk , satria yang terbaring di sofa pun teranjak duduk ,melihat kedatangan ayah dan ibunya , sedangkan Monica sudah tertidur pulas karna selama di culik dia tidak tidur .


" ayah , ibu kalian sampai duduk lah Monica sedang tidur " sambut satria melihat kedatangan ayah dan ibunya


ayah dan ibunya satria pun duduk di samping satria sambil bertanya kepada anak dan menantunya itu.


"bagaimana keadaan monica satria , apa dia mengalami luka serius" tanyak ibu satria dengan muka sangat khawatir dengan keadaan menantunya itu.


"Monica baik - baik saja bu , dia hanya mengalami luka lebam akibat tamparan dan di tendang oleh Sabrina" ucap satria lembut kepada wanita yang paling di sayanginnya itu .


" syukurlah , terus bagaimana keadaanmu kau tidak terluka kan" ucap ibunya sambil memegang tangan anak semata wayangnya itu.


" aku tidak apa-apa Bu , ibu jangan khawatir" sahut satria sambil mengusap tangan ibunya .


Lalu satria pun menceritakan secara detail kejadian yang di alami Monica, dan rencana balas dendam Sabrina yang sakit hati karena di permalukan satria .


Sudah 2 jam mereka berbincang bincang ,ayah dan ibu satria pun beranjak akan pulang karena siang sudah berganti sore .


" ayah dan ibu pamit dulu , kau jaga Monica dengan benar , jangan kau bentak dia ingat dia begini karena kesalahanmu " ucap ayah satria tegas kepada Satria .


" besok kalian pulang kerumah saja , ibu akan siapkan kamar buat kalian , ibu tidak ingin Monica sendirian saat kau bekerja . sampaikan salam ibu kepada Monica " ucap ibu satria lalu berlalu meninggalkan ruangan itu bersama suaminya.

__ADS_1


***


setelah kejadian itu Sabrina di bawa ke kantor polisi , dengan laporan penculikan dan rencana pembunuhan itu cukup untuk memenjarakan Sabrina selama beberapa tahun .


" Agh dasar satria sialan gara gara kau dan wanita busukmu aku masuk penjara , ingat satria sebelum aku membalaskan dendam ku aku tidak akan pernah tenang " teriak Sabrina dari dalam ruangan tahan penjara dengan penuh amarah yang lebih besar dari sebelumnya.


***


Sudah seminggu dari insiden penculikan itu , Monica dan satria pun tinggal dirumah ayah dan ibu satria.


walaupun tinggal sekamar mereka tidak tidur di ranjang yang sama , satria tidur di sofa bergantian dengan Monica . karna mereka tidak ingin ayah dan ibu satria tau bahwa mereka hanya menjalankan kontra yang sudah di buat satria .


semenjak kejadian itu monica tidak pernah bekerja lagi , dia hanya berada di rumah bersama ibu satria dan hanya sekali -sekali keluar berbelanja ke mall atau berjalan jalan ke taman yang ada di lingkungan perumahan elit itu .


Melihat keadaan yang sudah mulai normal, ayah dan ibu satria pun berencana memberikan hadiah bulan madu untuk anak dan menantunya , berharap dengan bepergian beduaan akan memberikan efek yang baik bagi hubungan satria dan Monica, memutuskan jarak pasutri yang sudah menikah selama 2 setengah Minggu itu .


" HM satria ibu ingin kau pergi berbulan madu dengan Monica ، ibu ingin kalian menghabiskan waktu bersama ke luar negeri " ucap ibu satria dengan perlahan sambil menyantap makanan nya .


UHUK


" aa apa yang ibu kata kan , apa aku tidak salah dengar " sahut satria terkejut sampai tersedak mendengar perkataan ibunya.


satria sangat terkejut mendengar perkataan ibunya , dia tak mengira ibu nya akan mengambil langkah seribu untuk menyatukannya dengan Monica .


Tidak kalah kaget y Monica pun langsung terperangah melihat kepada mertuanya itu , " apa yang sebenarnya ibu pikirkan , kenapa dia ingin aku berbulan madu dengan si satria" bathin Monica sedikit kesal akan tindakan mertuanya , tapi dia tak bisa berbuat apa-apa .


" iya , berbulan madu apa ada yang salah , ibu hanya ingin kalian menjadi dekat apa itu salah " ucap ibu satria kepada anak dan menantunya yang kaget akan perkataannya.

__ADS_1


" tidak bu, tidak ada yang salah , tapi aku masih banyak kerjaan belum di , belum lagi beberapa hari ini aku akan jadwal meeting penting dan bertemu dengan para client ku "ucap satria menolak keinginan ibunya dengan alasan kantor .


Monica tidak berkomentar apapun dia hanya berkata terserah satria saja mau pergi atau tidak , karena menurutnya pendapatnya tidak akan di dengar oleh ibu mertuanya , karena Monica sudah tau jika ibu mertuanya itu sudah memutuskan sesuatu maka mau bagaimana pun caranya ibu pasti akan meminta kami pergi berbulan madu , walaupun dengan cara berpura pura sakit atau semacamnya.


" urusan kantor biar ayahmu yang mengurusnya , kau hanya pergi beberapa hari bukan selamanya , apa permintaan kecilku ini tidak bisa kau turuti " sahut wanita paruh baya itu kesal mendengar alasan yang di buat satria , lalu pergi meninggalkan meja makan dengan raut wajah marah .


satria sangat sayang kepada ibunya , apa pun yang diinginkan ibunya pasti di lakukan nya , walaupun permintaan ibunya itu sangat membuatnya kesal .


" baik lh bu , baik lh kami akan pergi berbulan madu sesuai keinginan mu .sudah jangan marah lagi ,aku tidak bisa melihat ibu marah padaku " ucap satria Sambil mengejar ibunya yang pergi meninggalkan meja makan .


melihat akting istrinya sejalan lancar ayah satria pun mulai dengan bagiannya . memesan tiket pesawat, resort mewah dan segala persiapan dan perlengkapan kepergian anak dan menantunya berbulan madu .


" ok , sudah di pastikan kalian akan pergi ke Paris , ayah sedah memesan tempat dan tiketnya kalian pergi bsok siang " ucap ayah satria dengan antusiasnya .


mendengar semua rencana yang dipersiapkan , Monica masih tidak berkomentar , bahkan selama perbincangan tadi Monica hanya mengangguk sambil memberikan tersenyum tak berarti.


Sampailah di hari keberangkatan satria dan Monica ke Paris , sesuai dengan keinginan ayah dan ibunya yang menginginkan mereka berbulan madu di kota cinta itu.


 


Ibu satria mengantrkan satria dan Monica ke airport , sambil terus berpikir apakah tindakan nya diambil nya ini benar dengan membiarkan Monica dan satria pergi berdua , karena ibunya sangat tau tempramen anak nya itu. tapi di sisi lain ia berharap anaknya bisa berubah dengan hadirnya Monica di samping satria setelah Sabrina yang tidak memberikan efek baik kepada tempramen satria .


 OK GAYS BERSAMBUNG YA


YANG MAMPIR TOLONG VITE , LIKE , KOMEN AND RATING NYA😁🙏


BAGI YANG MAMPIR TERIMA KASIH NYA 😚😚

__ADS_1


MAAF KALO CERITANYA NGEBOSENIN 😁🙏**


__ADS_2