Luka Membawa Cinta

Luka Membawa Cinta
TAK DI HARGAI


__ADS_3

Monica pun berjalan menuju ke arah Sasa dan duduk di hadapannya yang hanya berjarak 1 meja kecil .


Monica pun sampai dimana Sasa duduk , dan menarik kursi dan menjatuhkan bokong nya di kursi tersebut .


Monica menyapa sahabat nya " Hay Sa " Sambil menarik kursinya yang ada hanya berjarak meja kecil di depan Sasa .


" hmm " sahut Sasa berdehem dan cibikkan bibir nya dan menoleh ke arah lain seakan enggan melihat ke arah sahabat nya itu .


Melihat kekesalan sahabat nya Monica menyesal dan menjelaskan bahwa dirinya sendiri pun menyangka akan menikah pada malam itu dengan satria berkata


" maaf Sa maaf " ucap Monica lirih menatap kearah Sasa dan menggenggam erat tangan nya .


mendengar ucapan lirih sahabatnya hati Sasa lirih dan membalas genggaman tangan Monica dan berkata


" baiklah Mon aku tak akan menyalakan mu tapi setidaknya jelaskan kepada ku , lalu kenapa ponsel pun tak bisa ku hubungi setelah tadi pagi " ucap Sasa yang mulai mengerti keadaan Monica .


Monica pun menjelaskan bahwa pernikahan itu merupakan balas Budi nya kepada keluarga satria , dan mengapa ponsel nya tak dapat di hubungi karna di lempar oleh satria dan hancur .


mendengar semua penjelasan Monica , Sasa merasa kasihan melihat keadaan Monica , mengorbankan hidupnya demi balas Budi yang seharusnya tidak di lakukan nya karna ayah Monica meninggal karena ayah satria .


tapi semua penjelasan Monica masih belum memenuhi perasaan ingin tahunya , Sasa pun mulai bertanya kenapa dia tidak pernah menghubungi nya selama seminggu kemarin .


" ya Mon aku sudah mengerti , tapi kenapa kau tidak ada kabar selama seminggu ? kau kemana saja ? " ucap Sasa yang penasaran kemana perginya Monica .


Monica penjelasan pagi rencana bulan madu yang di siapkan ibu satria dan keadaan selama di Paris .


Sasa menarik napas panjang setelah mendengar semuanya , dan mencoba untuk memberikan dukungan agar Monica kuat menghadapi kehidupan nya bersamaan satria .


suasana haru yang terjadi antara keduanya pecah saat seorang pelayan datang untuk bertanya pesanan keduanya .


" permisi nona , apa pesanan anda " tanya pelayan itu sopan kepada Monica dan Sasa .


Monica dan Sasa memesan beberapa makanan dan jus karna waktu sudah menunjukkan Waktu makan siang.


beberapa saat kemudian beberapa makan yang mereka pesan pun datang , mereka pun mulai menikmati makanan yang mereka pesan dengan sambil sesekali tertawa dan menceritakan hal - hak hangat yang baru terjadi .


waktu berjalan jam sudah menunjukkan pukul 2 Monica dan Sasa pun beranjak pergi , Monica berniat mengantarkan Sasa pulang tetapi Sasa menolak karena tidak ingin menyusahkan Monica karena arag rumah mereka berbeda .


Monica memaksa dan akhirnya Sasa pun pasrah di antar kan oleh Monica ke kontrakan kecil miliknya , yang sebenarnya tidak terlalu jauh dari cafe yang datangi tadi .

__ADS_1


15 menit berselang Monica dan Sasa terus mengobrol saat berada di dalam mobil , serasa tidak ada habis nya yang mereka bicarakan dan tak terasa sudah sampai di depan kontrakan Sasa .


Sasa pun keluar dari mobil dan melambaikan tangan nya ke arah Monica dan mobil Monica pun berlalu meninggalkan kontrakan Sasa .


" huh tidak seharusnya kau yang menikah dengan nya " ucap Sasa kesal setelah mobil yang membawa Monica berlalu pergi .


***


Satria yang sudah sedari tadi mengendarai mobil nya tanpa tujuan , akhirnya dia memutuskan untuk pulang , saat perjalanan pulang satria berpikir untuk membelikan ponsel baru untuk Monica , sebagai tanda maaf karena telah merusak ponsel nya .


satria pun menuju ke sebuah mall dan masuk ke area parkir , setelah memarkir mobil nya satria masuk dan membelikan sebuah ponsel keluaran terbaru untuk Monica .


setelah selesai dengan pembayaran ponsel yang di belinya satria pun mengendarai mobilnya keluar dari area parkir dan memacu kendaraan nya untuk pulang ke rumah .


sesampainya di rumah satria melihat Monica sedang mengobrol dengan ibunya di taman kecil depan rumah , satria datang dan mencium pipi ibunya dan berlalu pergi tanpa menyapa Monica dengan tangan menenteng sebuah paper bag kecil yang berisikan ponsel .


satria pun masuk ke kamar dan meletakkan paper bag itu di atas ranjang dan berlalu pergi masuk ke kamar mandi , karna badan nya serasa lengket .


saat satria sedang mandi Monica masuk ke kamar dan melihat paper bag di atas ranjang , rasa penasaran bercampur rasa gengsi untuk melihat isi nya , tapi rasa penasaran Monica lebih besar dan langsung mengintip isi nya " apa yang di beli pria gila ini " bathin Monica sambil membuka sedikit paper bag nya .


tanpa di sadari oleh Monica ternyata satria sudah berdiri dari arah kamar mandi , melihat Monica yang mengintip isi paper bag satria langsung mengatakan itu untuk nya .


Monica terkejut mendengar suara satria , " si siapa yang mengintip nya " ucap Monica spontan dengan suara tergopoh-gopoh .


" terserah " sahut satria datar .


satria langsung meninggalkan Monica dan masuk keruang wadrobe , setelah berpakaian dia pun menuju dapur karena perut nya terasa lapar karena belum makan siang .


meminta pelayan menyiapkan makanan nya satria pun duduk di ruang tv sambil menunggu makanan nya .


Monica yang masih ragu mendengar satria mengganti ponsel yang sudah di rusak nya , monica pun enggan mengambil ponsel tersebut dan keluar tanpa menyentuh ponsel nya .


***


Sabrina yang masih mendekam di penjara karena kejahatan nya merasa benar-benar tersiksa karena belum pernah dia merasakan hidup seperti di neraka .


setelah hampir 3 Minggu di penjara namun belum ada keputusan berapa lama dia akan di sana , pengadilan belum memutuskan , persidangan terakhir yang akan berlangsung besok Monica terus berharap ada seseorang yang akan menolong .


Monica terus tidur dalam rasa ketakutan walaupun sebenarnya dia tak menyesali perbuatannya kepada Monica .

__ADS_1


***


setelah satria selesai makan dan kembali menonton televisi yang sedari tadi di tonton nya .


Monica dengan ibu mertuanya masih saja mengobrol Tah apa yang di bicarakan menantu dan ibu mertua itu sehingga berlangsung berjam-jam .


satri mulai merasa mengantuk , mematikan televisi dan beranjak menuju kamar , saat memasuki kamar satria melihat paper bag yang di bawa nya masih terlihat rapi seperti semula .


hal itu membuat satria marah , niat baik yang di tunjukkan tak di terima dengan baik oleh Monica , baru kali ini dia menerima penolakan .


akhirnya satria pun berteriak memanggil Monica yang sedang mengobrol dengan ibunya itu , satria melupakan sandiwara yang di buat oleh nya , karna tertutup oleh emosi yang kalut .


BRAK


satria membanting pintu kamar dengan tangan sebelah kiri membawa ponsel yang di belikan nya untuk Monica .


" MONICA , MONICA " pekik satria dengan tatapan tajam dan napas yang memburu satria terus memekik memanggil Monica .


PROFIL SASA


USIA 25 TAHUN


SAHABAT MONICA DARI MASA SMA


BEKERJA DI PERUSAHAAN ATMAJAYA


PENUH AMBISI


IRI DENGAN MONICA WALAUPUN DIA SAHABATNYA



OK GAYS BERSAMBUNG YA 😁😚


YANG MAMPIR TOLONG VOTE LIKE KOMEN AND RATING YA πŸ™πŸ˜šπŸ˜


BAGI YANG UDAH MAMPIR MAKASIH 😚😚😁


MAAF KALO CERITANYA NGEBOSENIN πŸ™πŸ™β˜ΊοΈ

__ADS_1


__ADS_2