Luka Membawa Cinta

Luka Membawa Cinta
SANDIWARA


__ADS_3

" **apa , apa aku tidak salah dengar , kau ingin makan masakan ku " ucap Monica tanpa menoleh ke arah satria.


" ya , apa ada masalah , atau masakanu ada racun nya , tidak kan ? y sudah mana makanan ku , aku sudah lapar , dan lambung ku masih sakit itu semua gara - gara kau gadis bodoh , kau pergi tanpa memberitahu ku " ucap satria ketus , sambil terus menatap ke arah makanan Monica .


" apa gara gara aku , bukan nya itu salah mu , kemarin aku sudah memasakkan kau sarapan tapi kau menghina masakan ku " sabun Monica lebih ketus , dengan sorotan mata yang tajam .


perkataan Monica mulai menyulut emosi satria , yang tadinya satria bicara dengan nada yang tenang sampai dengan nada yang tinggi .


BRAK


" apa kau akan kehilangan muka , kalau memasakkan makanan ku ha " pekik satria yang sudah mulai tersulut emosi nya .


Monica terperangah , terkejut mendengar satria memukul meja , dan tak mengira seseorang yang tadi nya menghina masakan ku sekarang malah marah - marah minta di masakkan olehnya.


" huh dasar menyebalkan " Monica melengos bangkit dari tempat duduk nya dan mulai ingin memasak makanan .


" woy , kau tau apa yang ingin ku makan kan" teriak satria , dan terus menatap kearah Monica yang sedang menyiapkan sarapan nya .


" hmm " Monica hanya berdehem karena malas meladeni emosi tak jelas satria.


" shit .... sudah dibuatkan , memilih lagi " umpat Monica kesal .


Monica berjalan ke arah kulkas untuk mengambil bahan - bahan masakannya.


" apa , kau bilang apa " ucap satria yang mendengar umpatan Monica yang berdiri di depan kulkas .


" tidak , aku tidak bilang apa - apa " sabun Monica datar .


mengambil bahan yang ada Monica pun mulai memasak bubur dan ayam yang nanti akan jadi hidangan bubur ayam .


satria tak bergeming melihat ke arah Monica sambil sesekali melihat benda pipihnya .


setengah jam kemudian ' buryam ' Monica pun selesai dan menghidangkan semangkuk untuk satria .


" nih makan " ucap Monica meletakkan semangkuk bubur .


" lah kok bubur , siapa yang bilang aku mau makan bubur gadis bodoh " ucap satria mengambil mangkuk berisi bubur dan mulai melahap nya .


Monica tercengang " katanya tidak ingin makan bubur tapi tetap saja di makan huh dasar tidak punya pendirian " umpat Monica dari ujung meja di hadapan satria .

__ADS_1


makan bubur sesuap demi sesuap akhirnya bubur nya pun habis hanya menyisakan mangkuk dan sendok .


" tidak ku sangka ternyata masakan mu lumayan jugak , gadis bodoh " ucap satria meninggalkan meja makan berjalan ke kamar mengambil obat magh nya .


Monica hanya diam tak terlalu menghiraukan perkataan satria .


***


sudah hampir seminggu satria dan Monica di Paris , namun tak pernah sekali pun mereka berjalan jalan keluar atau mendatangi tempat tempat indah di kota cinta tersebut , mereka hanya menghabiskan waktu di dalam resort tersebut.


emosi satria sudah mulai bisa di kendalikan walaupun terkadang masih meluap - luap .


Sampailah dihari mereka akan pulang ke Jakarta , sebelum pulang satria meminta Monica untuk merahasiakan tentang apa yang terjadi selama mereka berapa di Paris .


" hey , gadis bodoh kesini ada yang ingin ku bicarakan " ucap satria sambil berjalan keruang tv dan menjatuhkan bokong y ke sofa .


" hmm " sahut Monica dari arah kamar yang sedang mengemas pakaian mereka selama di Paris .


Monica pun menjatuhkan bokong ya mengikuti satria , duduk di sofa yang berhadapan yang terhalang meja kecil .


" ada apa , apa lagi yang kau inginkan " ucap Monica menatap malas kearah satria .


" sudah lah aku lagi tidak ingin bertengkar , langsung saja apa yang kau ingin kan " ucap Monica yang sedang tidak mood untuk meladeni satria .


mendengar perkataan Monica satria pun berniat usil , mulai mendekatkan tubuhnya dan berbisik " aku menginginkan tubuhmu , gadis bodoh " bisik satria di kuping Monica .


Monica menggelinjing mendengar bisikan satria .


" sialan kau , sudah lah " ucap Monica sambil menepis wajah satria dan bangkit ingin meninggalkan satria , namun satria menarik tangannya .


bisikan satria sukses membuat Monica spicles , Wajah nya bersemu malu .


" hahahah kau malu gadis bodoh " kekeh satria melihat wajah memerah Monica .


" sudah , sudah aku hanya bercanda , duduk lah ada yang ingin aku bicarakan" ucap satria dengan wajah serius .


melihat ekspresi wajah satria yang serius Monica pun duduk dan mendengarkan semua perkataan satria .


" gadis bodoh , tolong rahasiakan semua yang terjadi di sini dari ayah dan ibuku , jika mereka bertanya jawab saja , jawaban yang menyenangkan untuk mereka , karena aku tidak ingin mengecewakan mereka " ucap Monica dengan wajah serius , meminta Monica agar berbohong soal hubungan mereka .

__ADS_1


" hmm , ya ya ya baiklah , tapi jika semua terbongkar aku tidak akan ikut menanggung resiko nya , tapi ..." ucap Monica sedikit ragu untuk meneruskan kalimatnya .


" tapi apa lagi " ucap satria dengan terus menatap kearah Monica .


" tapi aku takut kalau ayah dan ibu tau mereka akan merasa kecewa dan akan sakit hati , aku tidak ingin menyakiti mereka " ucap Monica dengan mata berkaca-kaca dengan kepala tertunduk .


satria pun menenangkan Monica , Tah kenapa selama mereka di Paris terasa sedikit rasa sakit di dadanya saat melihat Monica menangis dan rasa berdetak kencang jantung nya sat berdekatan dengan Monica .


" tenang lah , soal itu kau tidak perlu takut , aku yang akan menanggung semua resikonya " ucap satria berusaha menenangkan Monica yang sudah mulai menangis karena Monica tidak sanggup untuk berbohong kepada orang yang sudah di anggap seperti ayah dan ibu oleh nya .


" hmm " Monica berdehem mengiyakan perkataan satria dan langsung menyeka bulir air mata yang terus lolos dari matanya .


setelah sedikit tentang Monica kembali ke kamar untuk melanjutkan mengemas barang - barang mereka .


ketika Monica bangkit satria pun menarik mangka Monica dan langsung memeluknya dan berbisik " tenang lah aku yang akan menanggung resikonya " ucap satria tetap di kuping Monica .


tubuh Monica pun seakan menikmati pelukan satria tapi Monica menyangkal dan mendorong perlahan satria , dan berlalu pergi menuju kearah kamar .


jantung Monica pun bedetak kencang seakan ingin keluar dan wajah nya lagi - lagi memerah .


" astaga Monica kenapa kau tidak langsung menolak tubuh'nya sih " bathin Monica sambil menghentakkan kakinya ke lantai .


mendapat penolakan dari Monica satria pun hanya pasrah , karena dirinya pun tidak tau kenapa tiba-tiba spontan ingin memeluk Monica yang sedang bersedih .


" shit ada apa dengan ku , jangan , jangan aaah tidak mungkin , tidak mungkin aku menyukai digaris bodoh itu " bathin satria yang mulai menyadari perasaan nya namun menyangkal .


***


di Jakarta ibu dan ayah satria sudah melakukan persiapan untuk menyambut kepulangan anak dan menantunya dari bulan madu mereka .


mengadakan pertama sederhana yang di hadiri teman - dekat ayah dan ibu satria dan kolega - kolega penting di perusahaan .


OK GAYS BERSAMBUNG YA 😁


YA MAMPIR TOLONG VOTE , LIKE , KOMEN , AND RATING YA πŸ™πŸ™πŸ™β˜ΊοΈ


BAGI YANG UDAH MAMPIR MAKASI YA πŸ™β˜ΊοΈπŸ˜šπŸ˜


MAAF KALO CERITANYA NGEBOSENIN πŸ™πŸ™πŸ˜**

__ADS_1


__ADS_2