Luka Membawa Cinta

Luka Membawa Cinta
PULANG


__ADS_3

mengadakan pesta sederhana yang di hadiri teman - dekat ayah dan ibu satria dan kolega - kolega penting di perusahaan .


***


satria dan Monica sudah tiba di airport Paris jam 9 malam Waktu Paris dan akan tiba di Jakarta jam 19: 00 atau setengah 19 :30 malam di Indonesia .


berbeda dari perjalanan sebelum nya kalau Monica dan satria hanya diam tapi kali ini mereka sedikit ada kemajuan , sesekali satria atau Monica menanyakan keadaan keduanya soal perjalanan yang panjang di dalam pesawat .


setelah 16 lebih sedikit mereka pun sampai di bandara Soekarno-Hatta di Jakarta , kepulangan mereka sudah di tunggu oleh seorang asisten ayah satria , yang menunggu di pintu kedatangan internasional , dengan melambai - lambaikan tangan ya ketika maskapai yang mengangkut penumpang dari Paris datang .


" lihat lah itu gadis bodoh , ibu dan ayah pasti sudah melakukan sesuatu , karena itu mereka menyuruh seseorang menjemput kita " ucap satria sambil menunjuk ke arah asisten tersebut dan menggeret koper mereka .


Monica melihat dan tanpa memberikan komentar apa - apa , karena sebelumnya satria sudah memberi tahu bahwa ayah dan ibunya akan melakukan sesuatu ketika mereka pulang , walaupun tidak jelas apa yang akan terjadi .


sebelum mereka pulang , mereka sudah memesan beberapa oleh - oleh dari Paris , karena mereka sama sekali tidak berjalan - jalan di sana bahkan mereka tidak keluar setelah kejadian kambuhnya magh satria .


mereka pun berjalan kearah asisten ayahnya itu dan langsung saja asisten itu mengambil koper dan barang bawaan satria menyuruh mereka masuk ke mobil dan segera mengantarkan mereka kembali ke kediaman keluarga Atmajaya


" pak satria mari biar saya bawakan " ucap asisten itu lalu mengambil koper yg di pegang satria .


satria dan Monica hanya mengangguk dan memberikan barang mereka kepada asisten tersebut dan melangkah masuk ke dalam mobil .


setelah 30 menit di dalam mobil mereka pun sampai di kediaman keluarga Atmajaya , kediaman itu tampak sepi tanpa adanya satpam atau apa pun seperti sudah bertahun tahun tidak dihuni .


satria sedikit kaget bahwa keadaan rumah bisa sesepi ini , tapi di tetap melangkah masuk menuju ke arah rumah dengan menggandeng tangan Monica mengingat mereka sedang Melakukan sandiwara .


asisten ayahnya satria pun berjalan di belakang mereka dengan Mambawa koper satria dan barang bawaannya.


begitu satria membuka pintu utama kediaman keluarga Atmajaya itu , seketika orang orang berseru


" selamat datang dan kejutan " seru orang- orang yang sudah di undang oleh ayah satria .

__ADS_1


satria dan Monica pun memulai lebih berdekatan mengingat semua orang sedang melihat ke arah mereka tanpa terkecuali ayah dan ibu satria .


melihat kedekatan anak dan menantunya ibu satria , mata ibu straight berkaca-kaca tidak menyangka bahwa rencana nya akan berhasil menyatukan anak dan menantunya itu .


ayah satria pun tak kalah haru , dan langsung memeluk satria dan menepuk lembut pundak satria sambil membisikkan. " jaga dia sat , ayah percaya padamu. " bisik ayah satria dengan mata yang juga sudah berkaca-kaca .


mendengar bisikan itu satria pun sedikit tersentuh apakah Bernah yang mereka lakukan , satria pun membalas pelukan ayahnya dan menjawab bisikan ayahnya .


" iya yah , percaya lah padaku " bisik satria .


setelah selesai dan drama pelukan penyambutan satria dan Monica pun beranjak masuk ke kamar untuk beristirahat karena semua tamu ibu dan ayah mereka yang menemani . mengingat perjalan panjang yang mereka lewati .


di dalam kamar satria langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang , sedangkan Monica bersiap untuk mandi dan pergi tidur .


setelah selesai mandi Monica sudah siap dengan memakai piyama merah dengan rambut masih berbalut handuk , Monica pun duduk di depan kaca rias dan mulai mengeringkan rambutnya dengan hairdryer .


mendengar suara hairdryer pandangan satria pun tertuju kearah suara itu berasal , menatap Monica tanpa berkedip , menyadari adanya pandangan menatap ke arahnya Monica pun langsung menoleh kebelakang , satria pun langsung berdiri dan berjalan menuju ke kamar mandi dan membersihkan diri .


satria pun mengutuki dirinya , bisa - bisanya dia memandangi seseorang yang tidak mungkin untuk hidup bersamanya .


Monica pun menyiapkan pakaian satria dan menaruhnya di ujung tempat tidur , lalu dia pun merangkak naik keranjang dan mulai tertidur karena Hari ini tubuhnya benar - benar lelah .


Sengah jam sudah satria di kamar mandi dan akhirnya keluar dengan tubuh yang masih basah , pandangan nya tertuju kepada Monica yang sudah meringkuk diatas tempat tidur , satria pun mengambil pakaian yang di siapkan Monica dan berjalan menuju ranjang .


seketika langkah nya terhenti " shit .. apa yang ku pikirkan kenapa aku mau tidur satu ranjang dengannya" bathin satria mengutuki dirinya .


satria pun mengambil selimut dan mulai tidur di sofa seperti biasanya .


waktu berjalan seperti biasa , mentari mulai menampakkan dirinya , alarm pun sudah berbunyi , Monica mengerjabkan mata nya membuka y perlahan , dan bangkit dari tempat tidur , melihat satria yang masih tertidur di sofa .


setelah bangun Monica langsung berjalan ke arah kamar mandi dan membersihkan diri nya mencuci muka dan menggosok giginya , setelah selesai Monica pun berjalan ke arah dapur berniat membuatkan sarapan untuk satria , mengingat semua yang telah di bicarakan nya dengan satria .

__ADS_1


melihat Monica di dapur para pelayan dan mertuanya pun tersenyum dan menyapanya .


" pagi non " sapa seorang pelayan sambil menundukkan kepalanya


" pagi " sahut Monica dengan melampirkan senyuman manis nya .


" pagi mon " sapa ibu satria sambil mencium pipi mulus Monica dan senyum sumringah nya .


" pagi bu " sahut Monica dan membalas sapaan. Monica dan tersenyum .


" aku ingin membuat kan satria sarapan Bu , Bu satria suka sarapan yang bagaimana ya ? " tanya Monica kepada ibu mertuanya .


mendengar perkataan Monica ibu satria pun sangat antusias menjelaskan semua yang di sukai oleh satria .


berselang beberapa menit ayah satria pun keluar dan duduk di meja makan , melihat istri dan menantunya akur ayah satria sangat bersyukur bahwa Monica lah menantunya , karena dia sudah mengenal Monica sedari dia remaja .


diikuti dengan ayahnya satria pun berjalan menuju meja makan , dan menyapa ayahnya , " pagi yah " sapa satria dan mulai menarik bangku untuk duduk .


ayah satria tersenyum dan mulai membicarakan sesuatu topik soal keadaan di kantor , beberapa menit kemudian Monica pun datang dengan membawa sarapan untuk satria , satria pun tersenyum dan menyapa Monica " pagi sayang " sapa satria dengan tersenyum nakal .


Monica hanya tersenyum dan menggidik mendengar sapaan satria .


mereka pun mulai sarapan , dengan sesekali ibu satria bertanya apa saja yang mereka lakukan di Paris , tempat apa saja yang mereka kunjungi .


mendengar pertanyaan itu Monica hanya tersenyum badan membiarkan satria yang menjawab semua pertanyaan ibunya itu .


OK GAYS BERSAMBUNG YA 😁


BAGI YANG MAMPIR TOLONG VOTE , LIKE , KOMEN , AND RATING NYA πŸ™πŸ™πŸ˜


BAGI YANG UDAH MAMPIR MAKASI YAπŸ˜™πŸ˜™πŸ˜

__ADS_1


MAAF KALO CERITANYA NGEBOSENIN πŸ™πŸ™β˜ΊοΈ


__ADS_2