
Tapi di sisi lain ia berharap anaknya bisa berubah dengan hadirnya Monica di samping satria setelah Sabrina yang tidak memberikan efek baik kepada tempramen satria .
" Jaga diri kalian saat disana , pakai pakaian hangat y Mon soal y di Paris lagi musim dingin , satria kau jaga Monica dan jangan kecewakan ibu mu " pesan ibu satria kepada anak dan menantunya .
" iya Bu , ibu jangan khawatir " ulsahut satria sambil tersenyum kepada ibunya . Monica hanya mengangguk dan tersenyum lalu memeluk mertuanya**.
Sampailah keduanya di pintu keberangkatan internasional dan masuk kedalam armada besi dengan segala fasilitas mewah yang di sediakan oleh maskapai yang mereka tumpangi.
selama penerbangan itu berlangsung tidak ada pembicaraan atau apa pun mulut keduanya seakan terkunci dan enggan untuk terbuka .
sesampainya di bandara Paris , mereka sudah di sambut oleh petugas resort yang sebelumnya sudah di pesan oleh ayah satria , Monica berdecak kagum melihat pemandangan yang terlihat sepanjang perjalanan mereka menuju resort tempat mereka akan menginap .
melihat ekspresi kekaguman Monica satria tersenyum mengejek " huh dasar kampungan " bathin satria yang hampir tertawa melihat ekspresi Monica .
keduanya pun sampai di sebuah resort mewah di tengah kota , tetapi tempat y kelihatan sangat asri dengan taman hijau dan air mancur dengan eksen bangunan bernuansa Eropa yang dominan .
satria masuk ke dalamnya dan menjatuhkan bokong y ke sofa panjang di ruang tv , sedangkan Monica langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket dan sangat pegal , setelah mandi Monica sudah lengkap memakai piyama tidurnya .
ketika akan beranjak untuk tidur suara satria berteriak memanggil Monica .
" Monica , Monica , kemari kau ada yang ingin aku bicarakan !! " pekik satria
Monica pun terkejut mendengar satria berteriak , " apa lagi yang di inginkan si SINGA itu , aku ingin tidur badan ku lelah " bathin Monica kesal .
karena tidak ingin membuat satria terus berteriak teriak memanggil namanya lagi, Monica pun berjalan dengan malas menuju ruang tv .
" HM ada apa lagi , aku mau tidur " ucap Monica menatap melas kepada satria yang sedang duduk di sofa
" *ingin tidur kau bikang ? apa aku tidak salah dengar ? atau mungkin kau memang menikmati semuanya ha " ucap satria dengan menatap tajam kearah Monica
Monica terheran heran apa ada yang salah dengannya " aku hanya ingin tidur apakah itu salah ? " bathin Monica yang terus menatap malas dmkepada satria
" jawab aku , kenapa kau diam aja , apa kau tidak punya mulut" pekik satria lagi dan terus saja satria memekik sampai Monica pun jenuh melawan pekikan satria
__ADS_1
" ya , ya , tuan satria Atmajaya aku ingin tidur , tubuh ku lelah setelah 16 jam di pesawat , apa salah kalau aku ingin tidur ? apa tidur pun aku harus meminta ijin mu ha " pekik Monica yang sudah benar - benar muak mendengar pekikan satria yang memarahi hanya karena ingin tidur .
" KAU " ucap satria yang langsung berdiri mendengar perkataan Monica , rahangnya menegak , tatapan nya semakin tajam dan sudah mengepalkan tangan . " kalau kau laki laki sudah ku hajar sampai mati sialan " bathin satria sambil terus mengutuki Monica , satria pun melengos pergi ke kamar mandi , membersihkan diri dan meredam emosinya.
" huh apa - apaan dia itu , tiba tiba teriak tiba tiba pergi aaaaaa lama - lama aku bisa stres kalo terus begini " ucap Monica sambil menghentakkan kakinya ke lantai .
walaupun resort itu mewah tetapi hanya ada satu kamar tidur dan satu kamar mandi , sengaja di pilih oleh ayah Satia yang berharap anak dan menantunya itu akan sedikit berdamai dengan keadaan .
ketika satria keluar mood satria sudah lumayan bagus , dengan masih memakai handuk yang terikat di pinggangnya dengan bulir air yang masih mengalir melewati dada six pack ,menambah aksen ketampanan pria keturunan indo - Rusia .
" mana pakaian ku , apa kau tidak menyiapkannya ?" ucap satria bertanya kepada Monica dengan nada yang lebih rendah dari sebelumnya.
" apa , apa telinga ku tidak salah dengar , kau memintaku menyiapkan pakaian mu ? ucap Monica keheranan dengan perkataan satria .
satria pun tehentak , " ha apa yang baru saja ku katakan , kenapa aku ingin dia menyiapkan pakaian ku ? " satria pun kebingungan dengan perkataan nya sendiri .
" HM ya sudah lah , aku ambil kan , tunggu sebentar " sahut Monica melihat malas ke arah satria yang masih memakai handuk di badannya.
" nih pakai sana , jangan menodai mata ku " ucap Monica tanpa melirik ke arah satria yang masih memakai handuk di pinggangnya.
satria mengambil pakaian yang di ambilkan oleh Monica dan masuk kedalam ruangan khusus berpakaian . satria terus berpikir apa kenapa dirinya mengatakan itu , mengapa dia ingin Monica melayani nya " agh .. sialan , ada apa dengan diriku ? " ucap satria kesal dan terus mengutuki dirinya.
setelah selesai memakai pakaian nya , satria melirik ke arah Monica yang sudah meringkukkan badan nya di sofa king size itu . satria pun memutuskan untuk tidur di sofa , walaupun sebenarnya tubuhnya jugak sangat pegal karena panjangnya perjalanan .
***
Lain hal dengan satria yang sudah tidur dengan lelap ibu dan ayah satria malah menghawatirkan Monica , takut satria akan memarahi Monica dan memaki maki Monica .
" mas .. " ucap ibu satria menatap serius kepada suaminya.
" hmm " sahut ayah satria berdehem .
" apa Monica akan baik baik saja bersama satria di sana , aku takut satria menyakitkan Monica lagi " ucap ibu satria lirih kepada suaminya .
__ADS_1
melihat kekhawatiran istrinya , ayah satria pun mencoba menenangkan istrinya itu " tenang lah , aku percaya satria tidak akan melakukan hal bodoh yang aja membuat Monica pergi lagi." ucap ayah satria menenangkan istrinya walaupun dirinya sendiri ragu dengan perkataan nya .
***
mentari sudah menampakkan diri , satria terbangun dengan badan yang semakin pegal karena tidur di sofa , satria melirik kearah tempat tidur melihat keberadaan Monica , karena tidak didapati keberadaan Monica , satria pun langsung berdiri mencari keberadaannya, ke kamar mandi, keruang tv, dan akhirnya menemukan Monica di dapur sedang menyiapkan sarapan ,dengan masih memakai piyama tidurnya.
satria pun menatap malas , " huh ternyata dia di dapur , eh tapi kenapa aku mengkhawatirkan nya , shit ada apa denganku " Satia kesal dan terus mengutuki diri dan langsung beranjak masuk ke kamar mandi dan menyegarkan dirinya.
Monica sama sekali tidak menyadari keberadaan satria , dia fokus memasak nasi goreng dan terlur ceplok nya . yang biasa nya Monica hanya menyiapkan satu porsi sekarang Monica sedikit berdamai dengan dirinya dan menyiapkan untuk satria .
selesai mandi satria sudah lengkap dengan pakaian casual nya , paduan antara kaos brand ternama dan celana jeans nya , dan bersiap akan makan di luar .
tanpa di duga Monica memanggil nya dan mengajaknya untuk sarapan bersama " satria , ini sarapan mu sudah ku buatkan makan lh " ucap Monica yang sudah sedari tadi melahap makanan nya .
satria hanya menoleh tapi tak ikut memakan nya bahkan satria menghina masakan Monica yang sudah sedari pagi memasak untuknya .
" huh memakan itu ?, apa kau tidak salah " ucap satria dangan nada yang menghina dan mencibikkan bibirnya
mendengar perkataan satria Monica pun kesal amarah nya memuncuncak " ya sudah kalau kau tidak ingin memakannya tapi jangan kau hina , aku sudah bersusah payah memasak ini " sungut Monica mentaomp tajam ke arah satria , satria tak mengindahkan perkataan Monica dan meninggalkan nya begitu saja di resort itu sendirian.
prank
suara sendok yang di lemparkan oleh Monica yang ke pintu yang hampir mengenai satria .
" huh dasar SINGA sialan , apa susahnya menghargai usaha orang lain , aku sudah berbaik hati memasak untuk nya tapi apa balasan nya " pekik Monica kesal atas perkataan satria kepadanya.
OK GAYS BERSAMBUNG YA
YANG MAMPIR TOLONG VOTE , LIKE , KOMEN , AND RATING YA 😚🙏
YANG UDAH MAMPIR LIKE VOTE AND KOMEN MAKASI NYA 😚😚😁
SORRY KALO CERITANYA NGEBOSENIN 🙏🙏😁
__ADS_1