
Bara kembali melanjutkan perjalanan. Ia masih dengan pikirannya, bagaimana bisa maudy melihat seseorang dibalik pohon di area kebun yang begitu gelap. Aku bahkan sulit untuk melihat berapa banyak pohon yang ada disana karena segitu gelap nya.
Tetapi, kenapa maudy begitu ngotot kalo disana benar benar ada orang yang sedang berdiri di balik pohon. Yang maudy jelaskan bahwa orang tersebut bertubuh tinggi dan besar.
Sungguh bara dibuat sakit kepala memikirkan nya ..
Bara melajukan motornya dengan stabil, setelah tadi tancap gass kencang karena ia tidak mau maudy melihat dan bertanya yang tidak dilihatnya.
Bikin merinding saja maudy ini...
"Eh bar, mana kang bakso nya. Lama banget sih sampe nya". gerutu maudy.
"sabar napa sih, 15menit lagi sampe".
__ADS_1
"yaa allah bar, lama amat ke kang bakso aja sampe setengah jam jalannya. Udah laper gue, mana pengen pipis pula".
Disini maudy jadi sering ingin buang air kecil karena udara nya dingin syekaliiiiii. Karena maudy sudah tidak tahan ingin sekali pipis, dia memaksa bara untuk mencari toilet umum. Sebenarnya kecil kemungkinan ada toilet umum didaerah sepi gini dan gelap pula. Tapi namanya usaha, mungkin saja ya kan ada hasil.
"Eh bar, itu kayaknya warung bukan sih?". tanya maudy sampai memicingkan matanya, karena kurangnya jarak pandang disini.
"Mana sih di, gue gak liat apa-apa deh". jawab bara.
"Sebelah mana sih di, sumpah gue gak liat ada warung didepan sana".
"Udah jalan aja deh, mata lo bermasalah kayaknya. Tenggorokan lo kering kan? dah kalo gue bilang berhenti tinggal stop aja yeeee".
"iyaa, iyaa beli minum dah sekalian. Haus lah gue bonceng lo berat".
__ADS_1
"ah Kampret lo malah menghina. udah buru pinggirin motornya".
Akhirnya mereka berhenti sejenak diwarung tersebut. Namun baru melihat sekilas saja bara sudah merasa aneh dengan warung itu. Pasalnya selama dia tinggal disana, baru pertama kali dia lihat ada warung di pinggir jalan ini. Tapi ditepisnya rasa aneh itu, karena maudy yang cerewet dan bawel membuat kepalanya mau pecah. Untung saja perempuan, kalau laki-laki sudah pasti diajak gelud maudy yang cerewet ini. Setelah didepan warung, ada beberapa orang yang sedang makan sambil ngobrol. Ada juga yang sekedar ngopi-ngopi saja. Disana penjualnya terlihat masih muda, cantik, satu kata itu pasti keluar dari mulut pelanggan yang datang kesini begitu melihat teteh cantik penjual kopi di warung ini. Termasuk bara. Spontan dia mengucapkan kata cantik memuji wanita itu. Maudy segera izin ke toilet pada pemilik warung tersebut. Entah kenapa maudy degdegan saat masuk ke toilet. Didalam toilet, mendadak sepi menurut pendengaran maudy. Pasalnya waktu mereka tiba, riuh obrolan pelanggan yang datang begitu terdengar sampai ke belakang toilet. Sekarang, kok malah sepi seperti tidak ada orang.
Tok tok tokk tookkk tookkk..
Suara pintu toilet mengagetkan maudy yang sedang melamun.
"Iyaa sebentar yaa, ini sudah selesai kok".
buru-buru maudy keluar toilet takut orang lain juga kebelet seperti dia. Kasian nanti ngompol wkwkwk.
Setelah dia buka pintu maudy kaget bukan main lihat perempuan didepan pintu toilet, ternyataaaa...
__ADS_1