Makhluk Lainnya

Makhluk Lainnya
'Pelanggan'


__ADS_3

Setelah dia buka pintu maudy kaget bukan main lihat perempuan didepan pintu toilet, ternyataaaa....


Perempuan itu bukan seperti perempuan biasa, karena baju lusuh dan rambut berantakan serta kepala yang terus menunduk tanpa memperlihatkan wajahnya membuat maudy merinding disko. Baru kali ini dia melihat hal hal aneh diluar nalar. Karena maudy enggan bertatapan dengan "perempuan" itu, langsung saja maudy melesat lari kedepan. Daaannn, kejadian diluar nalar maudy terjadi lagi didalam warung. "Pelanggan" yang tadi semula riuh dan normal, sekarang terlihat sama menyeramkannya seperti perempuan dibelakang tadi. Penjual yang semula cantik dan sexy tadi berubah menjadi sosok yang enggan untuk maudy jelaskan. Dan anehnya, bara malah terlihat sangat asik minum kopi yang dihidangkan penjual tersebut.


"Bar, cabut yuk. Katanya mau makan bakso. gue udahan pipisnya. Kuy abisin kopinya. Buru". seru maudy tergesa-gesa.


"Iyaa di, kuy. Bentar gue bayar dulu. Teh, ini yaa uang kopi nya. Terimakasih. Ayo di". lanjut bara tanpa menunggu jawaban dari penjual itu.


"Bar, lo kok santuy banget sih ngopi-ngopi diwarung itu? Atau lo gak ngerasain apa yang gue rasain yaak?" tanya maudy setelah mereka melanjutkan perjalanan. Tapi bukan perjalanan menuju abang bakso, tapi perjalanan pulang. Ya, bara memutuskan untuk pulang saja. Karena dia sudah merasa ada yang aneh.


"terus kok kita gak jadi makan bakso?".

__ADS_1


"udah jangan banyak nanya, nanti aja dirumah gue ceritanya. Jangan bawel".


"yailah bar, ditanya gitu aja sewot". kesal dengan jawaban bara, maudy memilih diam saja.


Sampailah mereka dirumah. Bara langsung turun dari motor melesat menuju kamar mandi. Maudy mengikuti bara sampai depan kamar mandi.


"ngapain ngikut sampe sini? mau ikut mandi? ". sarkas bara.


"lah lo mau mandi malem-malem gini? ntar reumatik lo bar".


"iya iya, yaudah buru mandinya, tapi nanti tungguin gue yaa, jangan ditinggalin".

__ADS_1


"iyaa, lo tunggu aja disini, gue cepet kok mandinya. Lagian dingin banget kan".


Beberapa menit kemudian bara selesai mandi, setelah itu giliran maudy yang mandi. Sama hal nya dengan bara, maudy juga menerapkan mandi kilat ala bara. Selain dingin, maudy juga mau cepat-cepat dengar penjelasan bara waktu dia merasakan hal ganjil yang belum pernah maudy rasakan sebelumnya. Setelah selesai mandi kilat ala bebek, maudy buka pintu dia merasa lega karena bara masih stay didepannya. Maudy takut kejadian tadi terulang lagi. Mereka berdua langsung menuju teras rumah nenek. Disana ada ka damar lagi serius sama gawai nya. Entahlah, sepertinya lagi membalas chat grup whatsapp nya.


"loh bar, kok malem-malem mandi. Apa nggak mandi tadi sore? Jangan dibiasain mandi malem, gak bagus loh". ucap ka damar.


"tau nih bara, aku juga disuruh mandi pula sama dia. Padahal aku masih merinding gara-gara tadi. Habis mandi makin merinding aja deh jadinya". ucap maudy sambil merapatkan selimut yang dia bawa dari kamar ke teras depan.


"Merinding kenapa de? kaya habis liat setan aja segala merinding".


"lah emang kita habis liat setan kak, makanya aku merinding banget sampe sekarang. Baru kali ini aku liat setan, ternyata sensasi nya lebih jedag jedug jantung aku daripada nonton film nya". ujar maudy.

__ADS_1


"Oh iya, tadi kalian katanya makan bakso. Mana kakak gak dibawain bakso nya. Pelit banget nih bakso seporsi aja gak dibawain". ujar Ka damar sambil memasang muka melas.


"itu dia yang aku mau ceritain ke ka damar. sebenernya tadi itu kita..... ".


__ADS_2