
Tidak terasa kandungan aku sudah memasuki bulan ke 9...
mual tidak lagi aku rasakan selama 4 bulan terakhir ini...nafsu makan bertambah membuatku jadi semakin gemuk saja...
Seperti biasanya kala suamiku sedang pergi mengajar ,aku di rumah juga sibuk dengan pekerjaan rumah,masak dan mencuci karena pakai mesin cuci jadi tidak terlalu capek...
Arif akan pulang sebentar lagi setelah semua pekerjaan rumah selesai aku memutuskan untuk rebahan di kursi panjang ruang tamu,nonton film sambil menunggu arif pulang...
semakin mendekati waktu melahirkan mata ini semakin terasa mengantuk sekali...aku tidur di kursi ini karena mengantuk sekali....
"sayang...kok tidur di sini...!!" kata arif entah sejak kapan dia di sini...
aku bangun dan bergegas menuju dapur untuk membuatkan teh...
arif duduk di kursi ruang tamu sambil menonton permainan bulu tangkis ..
Aku keluar dengan membawa 2 gelas teh dan kue teripang bikinan ibu lalu meletakkan nya di meja depannya...
"" kue teripang,,,ini kamu yang buat yank...??arif dengan senyuman manis nya..
" bukan tadi ibu datang dan membawa ini...!!" jawabku
kami berdua menikmati teh panas dan kue bikinan ibu itu...
setelah teh di depannya habis arif bergegas ke kamar untuk mengganti bajunya...
Memakai baju kaos dan celana pendek,arif duduk kembali di sampingku...sambil merangkul pundakku...dan sesekali mencium keningku...
Ternyata ada bagusnya juga punya rumah sendiri mau bermesraan di mana saja bebas tidak ada yang melarang ....arif tidur dengan kepala berada di pangkuanku..aku memijit kepalanya seperti biasanya...dia tidur begitu pulas sekali sampai terdengar dengkuran kecilnya...
Tiba-tiba perut aku terasa mulas ...aku meletakkan kepala suamiku di kursi dengan sangat pelan agar tidak menggangu tidurnya....
aku bergegas ke kamar mandi ..tapi aku tidak ingin buang air besar...
semakin lama perut ini semakin sakit rasanya....
"Darah ...!!" gumamku saat melihat baju bagian belakang yang basah
aku segera bergegas keluar untuk membangunkan arif yang ada di kursi ruang tamu...
"" yank ..bangun yank ...!!" sambil menggoyang-goyangkan tubuh arif..
arif terbangun dan seketika menjadi panik setelah melihatku kesakitan .
dia menelpon ayah dan ibu segera...
arif memijat bokong ku,,,sedangkan aku berusaha menahan rasa sakit ini ..pinggangku seperti terpotong begitu sakitnya terasa,keringat dingin membasahi tubuh ini ..
beberapa menit kemudian ayah dan ibu datang...
"ini sudah waktunya nisa mau melahirkan nak arif,,,ayo segera bawa dia ke puskesmas.. !!" ucap ibu...
Arif memapah aku ke mobil tidak lupa ibu memasukkan semua keperluan yang sudah kami siapkan sebelumnya di dalam tas...
Aku ,ibu dan arif segera ke puskesmas terdekat dengan mobil kami sedangkan ayah naik motor...
sakitnya semakin menjadi-jadi,aku sudah tidak kuat rasanya menahan sakit ini...
" apa ini yang di rasakan ibu saat melahirkan aku??" batinku
kami turun dari mobil dan arif langsung memapah aku masuk ke ruangan persalinan ...
Aku di minta untuk tidur di tempat tidur,,bidan akan melakukan pemeriksaan..
" pembukaannya sudah lengkap segera siapkan peralatan semuanya ..!!" kata bidan pada dua orang suster yang ada di ruangan itu...
kedua perawat itu langsung melaksanakan perintah dari bidan...
"ibu ambil nafas dalam-dalam dan buang...!!"kata bidan padaku
__ADS_1
"aku sudah tidak tahan bu bidan sepertinya anak ini sudah mau keluar...
aku segera mengedam...dan akhirnya...terdengar suara bayi memenuhi ruangan ini...
eak...eak ..eak....
Tangisnya begitu kencang sekali,seketika air mata ini jatuh membasahi pipi...
"Alhamdulillah ya allah...!!" batinku
" wah ..anaknya cantik sekali bu..lengkap tanpa kurang satu apapun...!!" ucap bidan sambil menggendong bayi mungil itu
aku tersenyum menanggapi...perut terasa lega tidak seperti tadi lagi...
bayiku di letakkan di tempat tidur sebelah untuk di bersihkan dan di potong ari-ari nya ..sementara suster membersihkan aku dan mengganti semua baju dan sarungku...
setelah semuanya selesai barulah arif di panggil masuk...
terlihat dia begitu sangat bahagia ..sesaat dia langsung menangis sambil memelukku dan mencium keningku...
"" terimakasih sayang...karena sudah berjuang untuk melahirkan buah hati kita...!!"ucapnya sambil tersenyum
suster membawa anak kami dan menyerahkannya kepada arif untuk di adzanin ...
Ayah dan ibu tak kalah bahagianya setelah melihat cucu mereka...lengkap sudah kebahagiaan kami....
Karena keadaan aku baik-baik saja bidan menyarankan agar aku pulang saja dan istirahat yang banyak di rumah....
Itulah bagusnya lahiran normal kalau keadaan baik-baik saja pasti sudah bisa pulang ..!;" kata bidan...
Akhirnya kami sampai di rumah ibu...karena ini pengalaman pertama arif meminta untuk sementara di rumah ibu sampai aku, benar-benar sembuh total...
Ibu menggendong bayi mungil itu ke kamar kami dulu dan meletakkannya di atas kasur mini yang sudah kami beli,,,
Anggi dan tante rahma yang mendengar aku sudah melahirkan datang ke rumah untuk menjenguk sesaat rumah ini menjadi seperti pasar oleh para tetangga yang berdatangan...
Aku tidur di samping bayi ku...arif juga dari tadi terus menemani di kamar ini....sambil bermain dengan anaknya yang baru lahir itu...
Hari-hari telah berlalu...akhirnya asi aku mulai lancar...
hari 7 hari tepat kelahiran anak kami,,kami mengadakan acara syukuran untuk aqiqah anak kami..arif mengundang begitu banyak tamu,fari keluarganya sampai ke teman-temannya...
tetangga sejak tadi datang untuk membantu pekerjaan yang banyak,,untuk hidangan hari ini...
Terlihat ibu mertua dan saudara-saudara arif lainnya datang dengan cepat...ibu mertua masuk dan langsung menggendong cucunya...terlihat beliau begitu sangat bahagia ..bagaimana tidak anak kami cucu pertama di keluarga arif juga keluargaku...
tidak lupa ibu mertua memakaikan kalung kepada cucunya sedangkan antin dan cincin di berikan padaku untuk di simpan....
"namanya siapa ini cucu nenek??"" ucap ibu mertua dengan senyuman manisnya
"" Nurfausyia indah bu...!!"jawabku masih dengan senyuman manisku
Acara pemotongan rambut dimulai dengan dikelilingi oleh 7 orang laki-laki bayi,kami di gendong oleh ibu untuk acara pemotongan...
Alhamdulillah acara hari ini berjalan sangat baik dan,banyak sekali yang datang untuk menghadiri acara ini...
setelah acara selesai semua tamu juga sudah pulang begitu juga dengan saudara-saudara arif mereka semua pulang ,kecuali ibu mertua....
ibu masih ingin bersama dengan cucunya lagi pula sudah lama juga tidak kesini ...
semuanya terlihat sangat bahagia....
ayah ,ibu dan ibu mertua bergantian menggendong cucu mereka...aku dan arif hanya bisa tersenyum melihat mereka.
Alhamdulillah kebahagiaan kami semua terasa lengkap...
anak kami menerima begitu banyak kado dari tamu- tamu yang hadir tadi...
Lumayan banyak juga isi amplopnya hari ini...aku dan arif memutuskan untuk menabungnya...
__ADS_1
Aku dan arif memutuskan untuk kembali ke rumah kami...karena sekarang aku sudah baikan dan indah juga sudah tidak rewel lagi...
Ditemani ayah dan ibu juga ibu mertua kami pulang ke rumahku ..lagipula jarak rumah ibu juga dekat dari sini setiap hari ibu bisa datang kesini...
sudah seminggu ibu mertuaku di sini...hari ini ibu izin untuk pulang dulu katanya...
kami bertiga duduk di kursi ruang tamu sambil menikmati teh panas dan sisa kue bolu acara kemarin...
"ibu disini saja dulu,nanti biar ayahnya indah yang antar ibu pulang ke rumah..."" ucapku
ibu mertua menanggapi dengan senyuman manis nya sambil menikmati teh di gelas miliknya ..
arif menatapku sambil tersenyum...seakan dia tau kalau aku mengerti dengan apa yang dia inginkan .
" nak ini uang hadil deposito ibu,,ini untuk indah nantinya,,, saudara-saudaramu tidak ada yang tau tentang ini karena,ibu khusus menyimpan ini untuk kamu buka usaha nantinya...!!" kata ibu sambil menyerahkan amplop berwarna coklat yang tebal pada arif
arif menatapku seolah meminta saranku..
aku mengangguk dan tersenyum padanya .
akhirnya amplop itu di terima olehnya....
Aku hanya tidak ingin membuat ibu mertua kecewa nantinya dengan menolak pemberiannya...apalagi beliau sempat berkaca-kaca matanya membuatku jadi tidak tega...
ibu mertua memeluk arif sambil menangis....begitu lama mereka berpelukan ..
arif lalu ke dalam,untuk menyimpan uang pemberian ibu itu...
Hari ini ibu mertuaku pulang,,,diantar oleh arif suamiku....mereka pergi pagi-pagi sekali ,karena rencananya arif akan pulang lagi nanti setelah mengantar ibu....ibu mertua memelukku dan mencium indah sebelum akhirnya mereka pergi...
Setelah memandikan indah,menyusui dan menidurkannya,aku segera membersihkan rumah seperti biasanya mumpung dia tertidur....masak untuk makan siang nanti...karena suamiku berpesan akan makan di sini saja....
entah apa yang membuatnya tidak betah di rumah ibunya...
Setelah semuanya selesai aku menemani indah di kamar,,,tidur di sampingnya....karena semalaman begadang siangnya aku gunakan untuk tidur sebagai pengganti tidur malam....
jam 3 sore arif pulang,terdengar suara mobilnya memasuki pekarangan rumah...aku bergegas keluar untuk menyambutnya....
terlihat dia menenteng banyak sekali kantongan entah apa itu...
aku meraih tangannya untuk Salim...
dan kami berdua duduk di kursi ruang tamu
" apa ini yank...kok banyak sekali..??" kataku sambil memegang kantong kresek itu..
"itu untuk indah dari ibu,,,dan juga susu buat kamu !!" jawabnya sambil tersenyum
begitu banyak barang boneka dan baju- baju untuk indah yang ibu beli ..
aku tersenyum melihat baju- itu bersyukur karena ibu,sangat menyayangi cucunya ...
arif masuk ke kamar menghampiri putri kecil kami yang sedang tidur...
" kamu sudah makan yank....!!"arif sambil menatapku
" blom yank...!!" jawabku
" ya sudah kita makan bersama ,,aku bawakan gado-gado untuk kamu...!!" sambungnya
aku bergegas keluar menuju meja makan untuk menyiapkan makanan...kemudian kami berdua makan bersama...
menikmati gado- gado yang arif bawa tadi,, Tiba-tiba indah menangis... aku ingin ke kamar untuk melihatnya tapi, ayahnya melarang dan menyuruhku untuk makan saja... masalah indah biar dia yang gendong katanya...
begitulah arif kala kami berdua sedang makan dan indah tiba-tiba terbangun, pasti dia yang langsung turun tangan untuk menenangkan indah....
__ADS_1
Aku benar-benar merasa sangat terbantu olehnya... aku menghabiskan gado-gado ku dan langsung menggantikan arif mengurus indah... namun ayahnya menolak untuk di gantikan... dia sibuk bermain dengan anaknya... terdengar tawa indah yang renyah bersama ayahnya...