MALAPETAKA DIBALIK HARTA WARISAN

MALAPETAKA DIBALIK HARTA WARISAN
Tebal muka


__ADS_3

💞💞💞💞


Hari terus berganti demi hari,dan tanpa terasa sudah sebulan dari kejadian di rumahnya dian waktu itu.


sekarang sudah memasuki waktunya untuk panen padi yang sudah di tanam.


Hari ini aku dan ayah pergi ke sawah,untuk melihat mobil yang akan di gunakan untuk panen padi.


Hari masih begitu terlalu pagi.


aku dan ayah sengaja datang sepagi ini untuk mencabut beberapa kayu yang ada di tengah-tengah sawah kami,karena sebentar lagi mobil akan datang.


ayah turun mengitari padi yang sudah menguning dan siap untuk di panen.


Ayah berjalan sambil mencabut satu persatu kayu yang ada di sawah,setelah semua kayunya tercabut ayah naik dan duduk di pondok yang ada di pinggir sawah sambil menunggu mobil datang .


Menunggu selama 20 menit lamanya mobil akhirnya datang juga. dan mulai menuruni sawah milik kami,terlihat ada beberapa orang yang berdiri di pinggir sawa kami.


Mereka semua adalah buruh dari mobil yang akan mengambil padi ini.


Ini pertama kalinya ayah meminta jasa mobil untuk panen padinya,biasanya tetangga yang bantu kami,namun karena sudah banyak yang berusia lanjut,tenaga mereka juga sudah tidak seperti dulu lagi.untuk itu lebih banyak orang beralih untuk memakai tenaga mesin.


selain cepat orang juga tidak akan repot lagi,untuk menyiapkan karung,bekal dan sebagainya,karena itulah ayah juga ingin mencoba tenaga mesin ini.sebenarnya tidak menjadi masalah ,jika harus membawa bekal asal ada yang mau membantu untuk memanen padi kami,tapi masalahnya sekarang tidak ada lagi orang yang mau .


"Nisa" terdengar suara ayah memanggil dari ujung sawah


aku segera berlari mendekati ayah,untuk membantunya mengangkat sekarung padi ke atas motor.lalu ayah memboncengnya ke rumah,karena hanya ada 21 karung.lumayan hasil panen tahun ini setidaknya tidak seperti tahun lalu yang hanya 5 karung saja

__ADS_1


ada 20 karung lagi ...butuh waktu 10 kali untuk bolak balik dari rumah ke sawah baru selesai.


Sambil menunggu ayah datang,aku duduk di pondok sambil bermain hp.akhirnya setelah beberapa lama semua padi selesai juga diangkat.kami berdua bergegas kembali pulang ke rumah.melihat kondisi hari ini sangat cerah,aku dan ayah membantu ibu untuk menjemur padi .


agar cepat selesai biar dapat bersantai juga.


💞💞💞💞


Karena hasil panen tahun ini lumayan banyak hasilnya ,karena itu ayah membuat acara syukuran kecil-kecilan,tidak banyak yang datang hanya keluarga dekat dan para tetangga saja yang kami cari.


dari pagi semua sibuk memasak untuk acara syukuran hari ini,semua tetangga datang untuk membantu .Namun dari semua yang ada di sini ada satu orang yang membuatku sangat ilfil sekali.


siapa lagi kalau bukan tante ira si muka dua itu.


aku mendekatinya,sambil tersenyum sinis padanya..dia yang melihatku langsung menundukkan kepalanya.


Dia hanya terdiam sambil terus menundukkan kepalanya,terlihat semua orang yang ada di ruangan ini saling berbisik,mungkin saja mereka bingung dengan sikapku ini padanya.karena biasanya aku terlihat ramah dan murah senyum ,namun cukup jauh berbeda dengan hari ini.


"" kami tidak butuh kamu di sini,dasar tidak tau malu aku tidak sudi berbagi dengan orang sepertimu"ucapku penuh amarah


tante ira masih tidak merespon apa-apa dia hanya terdiam di tempatnya dan terus menundukkan kepalanya,mungkin malu atau bisa jadi pura-pura malu saja.


"Ada apa ini Nis"


tanya ibu yang baru datang dari arah samping


aku menghela napas besar lalu aku menunjuk tante ira

__ADS_1


" Aku tidak mau dia ada di sini bu,aku tidak suka ada orang yang bermuka dua di sini"


Ibu menatapku dengan kening bertaut,mungkin heran dengan sikapku sekarang,dan mungkin beliau sedang bingung kenapa aku membenci tante ira...


selama ini aku tidak memberitahu ayah dan ibu masalah aku mendengar percakapan tante iran dengan ibunya dian waktu itu.dan setelah kejadian itu,aku tidak pernah membayangkan kalau tante ira akan datang lagi kemari.


"kenapa tante ira tidak bisa ke sini Nis? dia tante kamu sepupu ayahmu sendiri,jadi apa salahnya jika dia kesini nak?"tanya ibu padaku


"iya itu dulu bu,tapi sekarang bukan lagi,jangankan memakan masakannya melihat mukanya saja aku sudah jijik bu,


asal ayah dan ibu tau,selama ini dia memakai topeng . gara-gara dia keluarga kita bercerai berai,hubungan ayah dan tante rahma hancur itu semua karena dia,dia yang memfitnah ibu dan dia yang mengompori tante rahma agar membenci ibu,dan nisa mendengar itu sendiri,saat di rumahnya dian.


setelah apa yang dia lakukan pada keluarga kita,apa masih pantas dia dianggap keluarga,lihat dia datang ke rumah tanpa ada rasa malu sedikitpun,hanya orang yang bermuka tebal saja yang bisa melakukan itu bu"jelas aku tanpa menutupi semuanya lagi.


tante ira langsung pergi saat itu juga tanpa bisa berkata apa-apa,terlihat dia menangis


Bukannya aku jahat atau bagaimana,aku hanya kesal dan emosi ini semakin memuncak melihat dia di rumahku dan tertawa tanpa merasa bersalah sama sekali.


siapapun pasti akan marah nika ada di posisiku,karna dia sudah membuat keluargaku hancur ,ayah dan adiknya berselisih gara-gara ulahnya,dan sekarang dia malah datang kesini tanpa sedikitpun rasa bersalah dalam dirinya.


mungkin dia pikir aku sudah melupakan semuanya,


halo,tidak semudah itu ya.luka yang dia kasih tidak semudah itu bisa aku maafkan.sekalipun dia sepupu ayah aku tidak perduli.


Tante ira pantas mendapatkan itu semua karena dia orang yang jahat dan dia benar-benar perempuan yang tebal muka sekali.


Aku bergegas masuk ke dalam kamar untuk menenangkan diri dan pikiran sejenak..

__ADS_1


seandainya dia tidak ke sini tadi,mungkin keributan ini tidak akan terjadi,tapi ke hadirannya membuat emosi ini seketika memuncak...dan memaksaku harus melakukan hal tadi


__ADS_2