
Satu tahun setelah melahirkan Caesar...namun rasa perih di perut masih terasa...,sampai aktivitas yang berat-berat di kurangi...
Hari ini seperti biasanya,aku masak untuk sarapan Indah dan ayahnya...
sekarang indah sekolah di tempat ayahnya...setiap hari mereka selalu berangkat bersama...sedangkan dafa dan andini di rumah bersamaku...karena sekarang usia mereka sudah masuk 11 bulan...sekarang mereka berdua aktif- aktifnya...sampai mengerjakan pekerjaan rumah saja ,aku harus tunggu mereka tidur dulu...
Untungnya,di rumah ini ada mesin cuci,tinggal masukin saja baju yang kotor terus di putar bisa kerjakan yang lain ...sebelum berangkat ke sekolah ayah mereka juga sudah membantu aku sedikit untuk pekerjaan rumah,,sekarang aku hanya ingin masak untuk makan siang nanti...
Karena hari ini ,hari Jum'at Indah dan ayahnya akan cepat pulang,,,..setelah aku,memberi kedua bocah itu makan lalu memandikannya...akhirnya mereka berdua tidur...
Aku bergegas membersihkan rumah sambil masak ,untuk makan siang hari ini...
"Tok ...!!
" Tok...!!
Terdengar suara orang mengetuk pintu...aku segera menghentikan aktifitas aku sebentar,lalu bergegas keluar untuk,melihat tamu yang datang...
"" clek...aku membuka pintu..dan aku terpanah melihat siapa orang yang ada di balik pintu....
"kak anton??"batinku..
sepertinya dia datang sendirian saja...
"Tapi,dimana mobilnya,,,dia kesini naik apa??"tanyaku dalam hati...
"Aku menyuruhnya duduk di teras sembari menunggu suamiku pulang..karena walaupun saudara kalau suami lagi tidak di rumah,tentu saya larang untuk masuk...
Kak anton duduk di kursi yang ada di teras rumah sambil menghisap rokok yang di bawanya...
Tidak lama setelah anton datang,indah dan ayahnya pulang juga...
Arif menatap anton dengan penuh keheranan...ya aku saja heran karena semenjak perdebatan waktu ibu meninggal dulu ,baru kali ini dia datang ke rumah...entah ada apa....
" kamu baru pulang rif??"tanya anton pada suamiku yang akan masuk ke rumah
"seperti yang kak anton lihat..."" jawabnya lirih...
Aku bergegas masuk menuju dapur,untuk membuatkan minum...
"yank,??"apa kak anton sudah lama??tanya arif padaku
" baru saja,,tapi aku suruh dia menunggu kamu di teras rumah!!" jawabku sambil mengaduk kopi di gelas...
Setelah mengganti baju nya,arif keluar menemui kak anton di teras rumah...
""Ada apa kak anton kesini??"kata suamiku dengan senyuman sinis
" jangan begitulah rif,,masa aku tidak boleh berkunjung ke rumah adik sendiri!!" jawabnya enteng
" hah adik,,,adik dari hongkong,dulu aja suamiku selalu dia sebut-sebut anak angkat,sekarang tidak ada angin tidak ada hujan datang ke rumah dan bilang kami saudara..dasar aneh!!" batinku..
__ADS_1
" sebenarnya aku ke sini..aku..aku..mau pinjam uang 20 juta ke kamu...!!" sambungnya dengan senyuman manis nya...
" hah...pinjam uang??" jawab arif dengan kagetnya...
" iya ,,pasti kamu punya uang segitu,,!!' jawabnya enteng..
Aku terdiam,ingin tahu saja apa yang akan di lakukan suamiku itu...
" maaf kak anton,kami tidak punya uang segitu banyaknya..karena Nisa baru saja habis pakai uang yang banyak,dan sekarang kami,juga belum panen,jadi kami minta maaf mungkin tidak bisa membantu!!" jawab suamiku dengan nada lembut...
terlihat kak anton sangat kecewa senyumnya tiba-tiba menghilang karena mendengar ucapan suamiku...
"sebenarnya,kami punya uang segitu,tapi melihat sikap kak anton selama ini membuat kami enggan untuk meminjamkan uang pada ya,giliran ada maunya saja baik sama kita..!!" batinku..
" ayolah rif bantu kakak,,,,asti kalian punya uang segitu!!" ucapnya memohon
" sekali lagi maaf kakka.i tidak punya uang segitu,,sekarang yang aku punya sisa uang belanja untuk nisa dan anak-anak...!!" jawab arif berusaha menolak
" alaa,,bilang saja kalau kalian memang sengaja tidak mau meminjamkan uang kepada aku kan!!"memang kalian tidak berguna ,percuma saja aku kesini pura- pura baik sama kalian ternyata semuanya sia-sia saja...,,!!" sambungnya dengan nada penuh kekesalan
". lagi pula yang suruh kakak kesini siapa,,!!" jawab suamiku dengan senyuman sinis...
Anton bergegas meninggalkan rumah kami tanpa permisi...dia pergi dengan raut wajah penuh kekesalan dan amarah...karena permintaannya di tolak...
lagian heran juga,bukannya dia punya banyak uang dari harta warisan ibu waktu itu...masa sekarang datang ke sini minta uang...untung saja suamiku tidak kasih uang itu...,,bukannya pelit tapi,orang seperti anton tidaka akan menghargai kita sedikitpun,rugi rasanya membantu orang seperti dia..
Inilah yang membuat aku menjadi ilfil dengan saudara-saudara arif...karena mereka hanya akan baik kalau ada maunya saja,,,
" Nis,,,aku bisa saja memberikan uang yang kak anton minta,tapi sikapnya membuat aku jadi enggan untuk membantunya...,untung saja dia tidak tahu masalah uang yang ibu kasih ke kita dulu,karena kalau dia tahu pasti akan di mintanya juga....!!"ucapnya dengan raut wajah penuh kesedihan.
" sudahlah yank,,jangan di pikirkan lagi...bukannya mau pelit ,tapi saudara kamu yang satu itu memang orangnya ceplas-ceplos kalau bicara,dan juga suka menghina orang lain,,,!!" jawabku sambil menepuk-nepuk pundak arif..
Sebulan telah berlalu semenjak kedatangan anton waktu itu...hari ini aku,dan suamiku duduk di kursi teras rumah sambil menikmati segelas minuman dingin dan kue jering yang ,ibu bawa tadi...
Menikmati indahnya pemandangan di siang hari.....
indah menghampiri kami berdua dan ikut duduk di teras rumah...
" Ayah ,ibu,besok kita ke wis- keb yuk.. mumpung besok tanggal merah...
" kata indah dengan senyuman manjanya...
" iya sayang,besok kita semua akan ke sana...!!" sambung arif masih dengan senyuman manisnya..
Karena hari sudah mau gelap,kami bertiga memutuskan untuk masuk ke rumah untuk bersiap sholat dan makan malam...
dafa dan andini juga sudah terbangun,untungnya mereka tidak menangis...arif menghampiri kedua anaknya dan mengajaknya bermain,,sedangkan aku dan indah sholat magrib terlebih dahulu...biasanya kami sholat di rumah dan imannya adalah arif,tapi karena kedua bocah itu terbangun akhirnya aku dan indah sholat duluan,dan arif menjaga mereka sampai kami selesai...
setelah kami selesai ,kami semua bergegas ke meja makan untuk makan malam bersama...
"Tok,,,!!
__ADS_1
"Tok,,,,!!
Terdengar suara orang mengetuk pintu...
aku beranjak dari tempat dudukku dan bergegas untuk keluar membukakan pintu...
Dari suaranya sepertinya itu mita istrinya kak anton,,aku terus berjalan menuju pintu depan dan
click....!!!
aku membuka pintu ,dan tebakanku ternyata benar...itu mita istrinya anton...lalu aku menyuruhnya untuk masuk ke dalam dan duduk,di kursi ruang tamu...aku duduk di depannya...
" kak mita,kenapa malam - malam ke sini...semuanya baik- baik saja kan??" tanyaku padanya
" Nisa.....aku kesini mau minta tolong sama kamu...aku mau minjam uang kamu 15 juta saja...aku lagi butuh modal usaha...!!" jawabnya enteng
" maaf kak,aku tidak punya uang segitu banyaknya....!!" sambung aku
" tolong lah nis,,,kamu kamu pasti punya uang segitu...atau 5 juta saja" ucapnya dengan nada memohon
" maaf kak kami tidak ada,bukankah kak anton punya sawah dan kebun dari ibu kenapa tidak jual itu saja kak,kan lumayan hasilnya bisa buat modal usaha,kalau aku mau dapat uang dari mana ,kak mita kan tahu,kalau aku tidak kerja,gaji ayahnya anak-anak juga hanya cukup untuk makan sehari!!" jawabku dengan nada lembut
Arif ke depan menyusul kami,dan duduk di samping aku...dia hanya diam sambil tersenyum melihatku...
" ada apa kak mita,kok tumben malam-malam ke sini??" tanyanya masih dengan senyuman manisnya...
" ini yah,,,kak mita mau pinjam uang 15 juta katanya untuk modal usaha"jawabku
" loh,,kenapa tidak kakak jual saja tanah dari ibu,kan lumayan hasilnya bisa buat modal!!" jawabnya seperti pemikiran aku
" itu buat masa depan keponakanmu nanti,kalau di jual sayang,kan ada kamu dulu yang bisa kita pinjami...lagi pula kamu kan adiknya anton..masa tidak mau bantu kami...berbagi sedikit sama saudara sendiri kan tidak apa-apa , hitung-hitung sedekah lah....
" jawabnya dengan entengnya
" bukannya kami,ini bukan siapa-siapanya kak anton,jadi untuk apa kami perduli dengan kalian,kami selama ini tidak pernah meminta sama kalian walau sesusah apapun...sekarang kalian dengan entengnya minta sama kami.kami kan hanya orang miskin tidak punya apa-apa..." itukan kata kak mita dan kak anton dulu..kakak saja bisa berpikir untuk masa depan anak kakak,tentu kami juga .apalagi sekarang indah sudah mau masuk SMP...dan dafa juga andini akan masuk TK...tentu kami juga akan banyak pengeluaran..!"sambung arif dengan senyuman sinis
Setelah mendengar kata- kata arif,kak mita langsung bergegas pergi meninggalkan rumah kami dengan raut wajah penuh amarah...
aku keluar untuk menutup pintu....
mobil kak mita melaju begitu cepatnya meninggalkan rumah ini...
Begitulah kalau orang serakah dia akan lebih mementingkan dirinya sendiri ...entah apa yang ada di pikiran mereka semua...sebenarnya kami punya tabungan dan uang segitu pasti kami bisa saja untuk kasih ,tapi itulah sifat asli mereka...itulah yang membuat aku dan suamiku tidak ingin membantu mereka...
Dulu pernah aku dan suamiku meminta bantuan kepada mereka saat aku butuh modal untuk tanam jagung,karena waktu itu suamiku belum gajian,makanya kami minta sama mereka hanya untuk sebulan saja..tapi bukannya mereka memberi pinjaman,yang kami dapatkan justru hinaan
Masih teringat kata-kata kak mita dulu
"kalian itu hanya orang miskin,kalau kami kasih pinjaman nanti mau bayar apa,kalian bukan siapa-siapa kami jadi kesusahan kalian urus sendiri,jangan bebankan kami,makanya usaha yang benar biar dapat uang banyak biar tidak minjam sama orang...kami tidak mungkin memberi kamu pinjaman nanti bisa tidak di kembalikan uang kami....!!" begitu yang kami dengar..
Bukannya mau balas dendam ,tapi perasaan sudah terlanjur sakit dan kecewa dengan mereka...mereka orang yang sangat sombong,padahal pada hakekatnya manusia itu sama di mata allah,yang membedakan hanya pangkat dan jabatan saja..namun meskipun begitu,sebagai manusia harusnya kita tidak boleh menyombongkan diri dengan ,apa yang kita punya,,ingat di atas langit masih ada langit ....Allah paling membenci orang yang sangat menyombongkan diri....
__ADS_1