
Tidak terasa sekarang indah sudah berusia 8 bulan,tingkahnya semakin menggemaskan...
Setelah memberi makan indah,memandikan dan juga menidurkannya,,,aku segera membersihkan rumah,mencuci dan memasak mumpung dia lagi tidur...
Jika dia terbangun nanti pasti tidak akan selesai pekerjaan aku...karena maunya di ajak main terus....
Beda kalau lagi ada ayahnya,pasti pekerjaan rumah di bawa santai saja karena ayahnya bantuin jagain indah...
kalau lagi kerja begini harus tunggu indah tidur dulu baru bisa membereskan rumah....
Alhamdulillah indah bangun di saat semua pekerjaanku sudah selesai...sekarang aku akan mengajaknya untuk bermain sambil menunggu ayahnya pulang ....
Main sama anak sendiri membuat hati jadi bahagia...
apalagi indah anak yang aktif dan menggemaskan...
Akhirnya arif sudah pulang terlihat,mobilnya memasuki pekarangan rumah...aku menggendong indah untuk, menghampiri ayahnya....
terlihat dia datang dengan membawa sesuatu di balik kantong kresek putih di tangannya....arif tersenyum padaku...
aku meraih tangan suamiku lalu menyaliminya....
Andi duduk di kursi ruang tamu sambil memangku indah....
"" apa ini yank...??" tanyaku padanya
"" ini cemilan buat indah untuk kamu juga,tadi ayah mampir ke supermarket sekalian ayah belikan juga untuk kalian!!"jawabnya dengan senyuman manisnya...
Aku bergegas masuk ke dalam menuju dapur untuk membuatkan minuman untuknya...
setelah minumannya jadi ,aku membawa 2 gelas teh itu ke depan ...
aku meletakkan 2 gelas teh itu di atas meja...
seharian bermain bersama dengan indah membuat ayahnya begitu bahagia...indah memang penyemangat untuk ayahnya...rasa capeknya seketika hilang saat bersama indah...
Aku duduk di teras rumah minimalis ini,..menikmati segelas teh panas dan kue donat topping coklat kacang.....arif masih tidur bersama indah di depan televisi....
duduk sendiri menikmati sejuknya udara yang menerpaku....tiba- tiba terdengar suara deringan hp milik arif...
segera aku masuk dan melihat siapa yang menelpon....kuraih benda pipih miliknya yang ada di atas meja...
" kak anton,,,,,??"gumamku
"halo.. assalamualaikum..!!"kataku
",Nisa...!!"ibu...ibu ..meninggal....kamu dan arif segera kemari...!!"jawabnya dengan suara parau karena menangis.
__ADS_1
"innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un.....!!"baik kak ,kami akan secepatnya kesana...
lalu telpon terputus,,seketika air mata ini jatuh membasahi pipi...
""ibuuuuu.......!!" aku menangis histeris ..
Arif jadi terbangun karena mendengar tangisanku....
" kamu kenapa yank,,,,?"tanyanya dengan raut wajah keheranan
arif memelukku sambil mengelus kepala ku...
". ibu...ibu....ibu kamu meninggal...!!""jawabku parau karena tangisku
arif terdiam....air matanya menetes dari mata nya...dan seketika dia jatuh tersungkur di lantai....
"ibu....uuuu....kenapa kamu pergi meninggalkan kami secepat ini...arif dalam tangisnya ,dia menangis histeris...
aku memeluknya mencoba untuk menenangkannya....
" sabar yank,,ikhlaskan kepergian ibu..kita memang sayang padanya tapi allah jauh lebih sayang padanya...ibu orang yang baik,kita doakan saja semoga ibu mendapatkan surganya allah, diampuni dosanya dan di tempatkan di antara orang-orang yang beriman....
Aku ,arif dan indah bersiap- siap untuk segera ke tempat ibu...kami bertiga berangkat saat itu juga sedangkan ayah dan ibu,mereka akan menyusul dengan tante rahma katanya.,...
selama perjalanan kami hanya terdiam,arif terlihat begitu sangat sedih... airmata nya tidak berhenti sampai kami tiba di rumah ibu...
arif langsung berlari masuk ke dalam ,,,dia memeluk mayat ibu , menciumnya air matanya menetes dari mata nya.... kesedihan yang mendalam sangat di rasakan oleh nya......
Hari ini kami semua mengantar ibu ke rumah peristirahatan terakhir nya....
semua orang sudah pulang dari makam,tapi aku dan arif masih di sini di makam ibu...arif menangis di makam ibu...diantara anak-anak ibu hanya suamiku yang merasakan kesedihan yang sangat mendalam...
ku rangkul pundak suamiku dan memeluknya,aku mencoba menguatkannya...
akhirnya aku dan arif pulang ke rumah ibu...
ayah,ibu dan yang lainnya sudah pulang dari tadi..karena tante rahma ada kerjaan jadi mereka tidak bisa,tinggal terlalu lama di sini....
Aku duduk di kursi yang ada di teras rumah dan arif duduk di sampingku....
Namun sayangnya baru saja ibu di antar ke pemakaman anak-anaknya sudah berdebat masalah harta warisan...
"" Anton...ibu sudah tidak ada,,sekarang kamu bagi hak-hak kami...
ucap miya kakak kedua arif
" iya kamu jangan mau seenaknya sendiri saja...kami juga punya hak..
__ADS_1
sambung reski anak ketiga ibu...
"nanti ,,saya bagi untuk kalian,,tapi untuk arif tidak ada,,,karena dia hanya anak angkat,,,"jawab anton dengan senyuman sinis...
seketika hati ini panas mendengarnya....
lalu aku beranikan untuk menjawabnya...
" astaghfirullah,,,,sadar kak,ibu baru saja meninggal bahkan kuburan ibu saja masih basah,dan apa yang kalian lakukan berdebat masalah harta warisan yang tidak ada habisnya...
tidak kah kalian berfikir betapa sedihnya ibu saat melihat kalian seperti ini...dan maaf kak anton,,sedikitpun suamiku tidak akan mengambil yang bukan menjadi haknya,kalian bagi saja bertiga aku dan suamiku sudah cukup bersyukur dengan apa yang kami miliki sekarang ini,,kami kesini bukan untuk mencari harta warisan tapi kami ke sini untuk melihat ibu untuk yang terakhir kalinya...
Lalu aku tarik lengan arif dan bergegas meninggalkan rumah itu......
awalnya kami berencana mau nginap beberapa hari sampai acara selesai,tapi melihat tingkah mereka membuat emosi ini memuncak....
mereka pikir kami seperti mereka mungkin yang gila harta...walaupun suamiku hanya anak angkat,tapi setidaknya mereka juga bisa menghargai suamiku...
"yank,,,maafkan aku,,tadi aku terpancing oleh kak anton,,,!!"ucapku dengan wajah sedih...
" yang kamu lakukan sudah baik yank,,,mereka memang sudah keterlaluan sekali,,padahal ibu itu ibu kandung mereka,dan baru saja di makamkan,namun mereka masih sempat-sempatnya membahas tentang harta warisan....
itulah alasannya kenapa aku tidak pernah mau kita tinggal di sana,,,apalagi kak anton,dia itu mulutnya pedas sekali..."jelas arif padaku...
" aduh ...!!" aku meringis sambil memegang perutku yang sakit
" kamu kenapa yank,,,??"tanya arif mulai khawatir dengan kondisi ku
"maaq ku..kambuh kayaknya...dari pagi belum sempat sarapan...!!"jawabku masih dengan raut wajah kesakitan...
"astaghfirullah...ya sudah ,,kita cari warung makan ,,,""jawabnya
Akhirnya kami sampai di sebuah rumah makan Padang...
kami berdua masuk dan duduk di kursi
"alhamdulilah..."" ucapku setelah menghabiskan nasiku...
biasanya aku kalau pagi sarapan dulu itu sudah jadi kebiasaan ku,kalau telat makannya pasti maaq aku akan kambuh....
tdi rencananya mau makan di rumah ibu ,tapi karena ada perdebatan akhirnya tidak jadi...
Kami berdua melanjutkan kembali perjalanan setelah mengisi perut yang kosong....
suamiku tidak sesedih tadi lagi...sekarang dia mulai bisa tersenyum...
memang kematian menyisakan luka yang sangat mendalam,tapi kita juga tidak bisa larut dalam kesedihan terlalu lama,karena memang pada dasarnya manusia akan mati semua kita akan kembali kepada sang pencipta,,,,
__ADS_1
siap atau tidak siap maka kita harus siap...hidup ini hanya sementara tempat yang kekal abadi sesungguhnya ya alam setelah kematian...
untuk itu janganlah sibuk mencari harta dunia,tahta dan jabatan,karna pada hakekatnya itu semua hanyalah titipan..allah bisa saja mengambil itu semua dari kita..untuk itu janganlah menyombongkan apa yang ada pada kita..karena suatu saat nanti allah akan memintai kita semua pertanggung jawaban di akhirat nanti...