
Welcome back preen, how are you:)
Absen dulu yukk, kalian darimana ajaa
...••🐣••...
Michelle menutup wajahnya dengan kedua tangannya, ia menahan malu karena ulah kedua sahabatnya itu. Sedangkan kedua sahabatnya hanya bisa tersenyum kikuk sambil menahan malu.
“Malu gue anjirr, semua pada liatin kita lagi” Ucap Reva pelan
“Lo berdua malu-maluin gue bangkee, jadi pusat perhatian kan sekarang” Celetuk Michelle
“Hehee, maaf Chell, kelepasan tadii” Bianca mengangkat kedua jarinya membentuk huruf V membuat Michelle menghembuskan nafasnya dalam-dalam
“Yaudah, sekarang ayo buruan ganti baju deh. Keburu tambah rame lagi ini” Ajak Michelle
Lalu akhirnya mereka pun langsung pergi untuk mengganti baju mereka, banyak pasang mata yang melihat kearah mereka saat mereka berjalan. Dari kejauhan sepasang mata juga memperhatikan Michelle dan kedua sahabatnya.
“Mata gue, gak salah liat kan? Gue gak lagi halu kan. Itu beneran Michelle” Batin Nathaniel yang masih memperhatikan Michelle dari kejauhan dengan serius. “Anjirr, beneran Michelle gue dong!!” Nathaniel bersorak didalam hatinya, ia merasa senang karena bisa melihat wajah gadisnya kembali, namun disisi lain ia juga merasa bingung karena disebelahnya kini ada kekasihnya juga. Saat Nathaniel masih fokus dengan Michelle, tiba-tiba Vilia menepuk tangannya hingga membuat Nathaniel kaget.
“Ayy, liatin apa sihh... serius banget” Ucap Vilia penasaran
“Ehh, en-enggak ada. Itu liatin anak kecil, lucu” Ucap Nathaniel gugup
Vilia memicingkan matanya melihat respon Nathaniel. “Kenapa gugup gitu?” Tanya Vilia
“Engga, kamu ngagetin tadi” Elak Nathaniel. “Udahh, gak usah sinis gitu liatinnya. Aku ga liatin apa-apa kok, aku liatin kamu aja nih” Ucap Nathaniel sambil memeluk Vilia dari samping membuat Vilia tersipu malu
“Apaan sih ayy, gausah liatin aku gitu” Ucap Vilia yang menjadi salah tingkah
“Yaa kan aku ga salah ayy, aku liatin pacar aku yang cantik, imut, gemoyy ini” Nathaniel mengusap kepala Vilia dengan sayang
...••🐣••...
Disisi lain Michelle dan kedua sahabatnya sudah selesai mengganti pakaian mereka dengan pakaian renang. Setelah itu, mereka langsung kembali ke tempat mereka menyimpan barang-barangnya.
“Mau renang dimana?” Tanya Reva kepada kedua sahabatnya
“Ya disini, di kolam renang. Kan kita sudah disini, emang mau renang dimana? Di empang?” Ujar Michelle
Reva dan Bianca menatap Michelle dengan tatapan seolah-olah ingin memangsa manusia yang ada dihadapannya itu. Ya memang tidak salah sih jawaban Michelle, tapi maksud Reva tidak seperti itu.
__ADS_1
“Lama-lama gue ceburin ke kolam yang dalem lo Chell” Ucap Reva emosi
“Lah, salah apa gue? Gak salah kan jawaban gue” Michelle melirik kearah Reva yang tengah dilanda emosi yang membara
“Ya gak salah sih, tapi maksud gue gak gitu. Kita mau renang di kolam yang mana bangsaattt!!!” Sarkas Reva yang sudah geram dengan Michelle
“Ohh, yang jelas napa kalau ngomong...” Ucap Michelle sambil tersenyum tanpa dosa. “Emmm renang di kolam mana aja deh gue nurut” Lanjut Michelle
“Di dalem aja yok, diluar panas soalnya” Ujar Bianca memberikan saran
“Yaudah ayo”
Akhirnya mereka bertiga berjalan menuju kolam yang ada di dalam. Michelle melirik beberapa orang yang memperhatikannya dan kedua sahabatnya, wajahnya terkesan dingin dan cuek. Matanya melirik tajam kearah orang-orang yang melihatnya, entah ada perasaan apa yang dirasakan Michelle namun Michelle merasakan sesuatu yang tidak enak dihatinya. Ia merasa gelisah dan tidak tenang.
“Lo kenapa Chell? Kenapa raut wajah lo kayak gitu? Ada masalah?” Tanya Reva penasaran
“Gapapa, cuma kepikiran sesuatu aja tiba-tiba” Jawab Michelle cuek
Reva mengangguk paham, lalu mereka akhirnya duduk di pinggiran kolam sambil bercanda bersama. Namun, berbeda dengan Michelle yang terus diam dan tidak ikut bercanda bersama kedua sahabatnya.
“Diem mulu lo Chell, kenapa? Ada masalah, cerita sini” Ujar Bianca
Bianca dan Reva saling menatap satu sama lain. “Lo kerja? Kerja apaan? Kerjaan sekolah apa gimana” Tanya Bianca penasaran
“Dari dulu, bukan. Kerjaan luar kok, kalian ga perlu tau” Ujar Michelle dingin
“Chell, lo sebenarnya anggep kita apa? Lo selama ini kalau ada masalah atau apapun itu ga pernah ngelibatin kita berdua, ga pernah cerita sama kita. Lo selalu tanggung sendiri semua itu, tapi sedangkan kalau kita ada masalah selalu lo yang ikut campur buat nyelesaikan, selalu lo yang ngebantu kita. Ayolah Chell, rasanya kita itu ga berguna buat lo tau gak” Jelas Reva
“Masalah kalian masalah gue juga. Kalian itu sahabat gue, tapi biarin masalah gue jadi masalah pribadi gue sendiri kalian ga perlu ikut campur. Bukannya gue egois itu engga, tapi gue ga mau kalian jadi terlibat semua masalah gue” Ujar Michelle tegas
“Tapi itu namanya lo ga ngehargai kita Chell” Ujar Reva menyangkal ucapan Michelle
“Bukan ga ngehargai Rev, lo ga tau masalahnya. Nanti aja kapan-kapan gue ceritain” Putus Michelle
Lalu setelah itu Michelle langsung menceburkan dirinya kedalam air dan berenang mengelilingi kolam. Saat Michelle berhenti hendak mengambil nafas tiba-tiba matanya tertuju kepada seseorang yang sepertinya sangat ia kenal.
“Nathaniel? Sama siapa dia?” Gumam Michelle. “Ah bodoamat lah, kayak peduli gue” Ujar Michelle tidak peduli
Setelah itu Michelle kembali melanjutkan aktivitasnya, ia tidak peduli dengan seseorang yang ada di depannya. Namun, dipikirannya ia terbayang-bayang ucapan Nathaniel saat pertama kenal dengannya. Disisi lain Nathaniel, ia juga terus memperhatikan Michelle yang berada tengah kolam, ia merasa bingung, bagaimana jika Michelle melihat dia bersama dengan wanita ini disini, apa yang akan dia katakan.
...••🐣••...
__ADS_1
“Heh sat, sini lo. Ngapain ditengah kolam sendirian woyy” Teriak Bianca dan Reva yang duduk dipinggir kolam
“Ngadem” Ujar Michelle sedikit berteriak
“Ohh, sini gue ademin sini. Ada es batu nih” Ujar Bianca yang tidak sengaja melihat Nathaniel bersama dengan wanita lain
“Percuma kamprett, itu sinar mataharinya terik disitu” Ucap Michelle sambil menunjuk tempat yang terkena paparan sinar matahari
“Ohh, gue pikir lo... Ah lupain beb, pindah sebelah situ aja” Akhirnya Bianca dan Reva juga ikut masuk kedalam kolam
“Ngapain ikut kesini, tadi katanya gak mau ke tengah lo berdua!” Sinis Michelle
“Hehe, ga enak ga ada lo Chell. Kalau lo gak ada rasanya sepi gitu, ga ada yang bikin keributan” Jawab Bianca sambil tertawa
“Ohh gitu, gitu lo sekarang! Awas aja lo” Michelle menggeplak kepala Bianca pelan
Saat mereka sedang bergurau bersama, tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri ketiganya dan langsung memeluk Michelle dari belakang hingga membuat Michelle terlonjak kaget.
“Anjing siapa nih!!” Umpat Michelle kaget
“Ini gue anjing! Sejak kapan tuh mulut bisa ngomong kasar heh?!” Ujar seseorang tersebut
“Hadeh ternyata lo, gue pikir siapa” Michelle merotasikan matanya melihat seseorang yang berdiri tegap dihadapannya
“Kesini sama siapa lo? Kenapa ga ngajak gue” Tanyanya sinis
“Hehe sorry bang, gue diajak dua manusia ini” Jawab Michelle sambil menunjuk kedua sahabatnya
“Kita bang yang ngajak” Seru Reva
“Hmm” Leo hanya menjawabnya dengan deheman
Dari kejauhan Nathaniel mengepalkan tangannya melihat Michelle dekat dengan seorang pria yang sama sekali tidak ia kenal. Namun, Nathan masih ingat jelas, pria itu adalah orang yang pernah ia temui di taman.
TBC
Happy Reading guys
jangan lupa tinggalkan jejakk kaliannn
thankyou preen
__ADS_1