
Alisa Tertawa tak bersuara ,tiba tiba dari mata Alisa mengeluarkan sinar merah yang menyala, menembus ke mata papanya Damat, sesaat papah nya Damat kejang kejang, dan terdiam tak bergerak.
tak lama kemudian papah nya Damat terbangun , tersenyum menyeringai kearah mamanya Damat, padangan matanya amat seram penuh hawa membunuh.
" bunuh lah wanita itu dan semua orang yang ada di sini " ! Alisa memerintah dengan sangat tegas, papah nya Damat mengganguk pelan, selesai memberi tau kan ,Alisa pergi meninggalkan rumah Damat dengan tersenyum penuh kemenangan.
mamah nya Damat berteriak memanggil manggil nama Damat, sementara papahnya Damat terus mendekati nya sambil menyeringai kearah nya.
" pah sadar pah " ini mamah pah "! mamah nya Damat berteriak kencang memanggil siapa pun.
" tolonggg "! tapi tangan papah nya Damat sudah mencekik leher mamahnya Damat , wanita itu meronta tapi tak bisa melawan., karena tenaga papah nya Damat lebih kuat dari nya.
" kau harus mati Tina"! kau harus mati"! suara itu di ulang ulang terus oleh papah nya Damat., wanita malang itu akhirnya kehabisan nafas, dan meninggal di tangan suaminya sendiri.
setelah tau isterinya telah mati , papah nya Damat pun menaiki tangga menuju ke kamar Damat , dengan langkah yang pasti lelaki itu terus menaiki anak tangga itu.
hingga sampai di depan kamar damat ,di gedor nya pintu kamar damat dengan keras, sehingga damat yang ada di dalam kaget, dan segera membuka pintu kamarnya.
" papah " ada apa pah ?" damat menatap papah nya yang sedang berdiri di depan nya.
" damat " kamu harus mati"! damat kaget mendengar suara papah nya yang berbeda, damat mundur kebelakang ,tapi papah nya terus maju dan berusaha ingin mencekik leher damat.
tapi damat menghindari , dan menyuruh anak serta istrinya keluar dari kamar nya.
" cepat kamu keluar" bawa anak kita mah "! isteri damat tampak ketakutan melihat papah nya damat .
" papah sadar pah"! tapi sia sia tangan papah nya sudah meraih besi ,yang ada di belakang pintu kamarnya.
damat berlari keluar kamar nya , papah nya mengejar nya, tangan damat sudah terluka oleh sabetan besi tadi.
darah mulai mengucur dari tangan nya yang terluka.
__ADS_1
sementara istrinya damat, melihat ibu mertua nya di bawah sudah menjadi mayat., dia pun menjerit kecang.
damat yang juga sudah ada di bawah dengan tangan yang berdarah .
" papah " lihat mamah mu sudah mati pah "! isterinya damat menunjuk kearah mayat mamahnya damat, damat menjerit memanggil mamahnya.
papah nya sudah sampai di dekat nya dengan besi yang di genggam nya, menyeringai kearah damat dan istrinya.
" kalian harus mati" suara itu terdengar seram, damat menarik tangan isterinya dan anaknya, untuk berlari keluar rumah.
satpam yang melihat damat dan isterinya berlari keluar dengan ketakutan , segera menghampiri nya.
" ada apa tuan ?" salah seorang satpam itu bertanya kearah damat , tapi papahnya damat Sudah ada di dekat satpam itu, dan pukulan dari besi itu pun tak pelak lagi mengenai kepala satpam naas itu.
damat berteriak kencang, dan kedua satpam yang lain nya pun ketakutan tak berani mendekat.
" mah cepat naik kedalam mobil " bawa anak kita mah "! damat berkata lirih, karena dia tau papah nya sangat ingin membunuh mereka.
dengan penuh ketakutan, isterinya damat berlari kearah mobil yang ada disitu , tapi papah damat mau menghadang mobil itu .
dengan wajah yang serem.
damat mengambil balok yang ada di samping mobil tersebut, dan mulai mengayunkan kearah papahnya.
mendapati damat mulai melawan nya , papahnya damat , semakin geram dan kesal , dia pun mengejar damat ,yang sengaja menjauh kan papahnya dari mobil itu.
melihat papah nya sudah menjauh dari mobil.
isterinya damat pun menyalahkan mobil nya dan pergi meninggalkan rumah itu.
tau kalau istrinya damat pergi , papahnya damat semakin kesal, di lemparkan nya besi itu kearah perut damat, pada saat damat tak fokus karena pandangan matanya melihat kearah mobil istrinya.
__ADS_1
besi itu pun menancap di perut damat, kedua satpam itu berlari ingin menolong damat, tapi papahnya dengan geram melempar kayu balok tadi kearah kedua satpam tersebut.
" kalian tak usah ikut campur" pergi kalian"! atau aku akan bunuh kalian berdua"! selesai berbicara , papahnya damat menghampiri damat yang mengerang kesakitan.
"ayokk kita pergi dari sini"! aku tak ingin mati konyol"! salah seorang dari satpam itu"! menarik tangan teman nya. agar ikut .
" tapi kasihan tuan damat " kita mesti menolong nya"! kata teman nya .
" kau ingat" orang itu sudah kemasukan setan"! kita tidak bisa melawannya"! ayokk kita pergi" akhirnya kedua satpam itu berlari meninggalkan rumah itu .
saat papahnya damat ingin mematahkan leher damat, tiba tiba Alisa keluar dari dalam mobilnya yang ada di halaman rumah damat.
" hentikan" ! papahnya damat berdiri bagaikan patung , damat memandang kearah asal suara itu.
dan dia kaget saat melihat yang datang , adalah Alisa, wanita yang dulu pernah dia nodai.
" apa kabar damat " tentu kamu masih ingat dengan saya kan "! suara Alisa lembut.
" kau Alisa kan ?" suara damat bergetar.
" ya aku Alisa" wanita yang pernah kamu cintai" itu dulu "! suara Alisa terdengar sangat pelan, damat terdiam mendengarkan ucapan Alisa, dia heran untuk apa wanita itu ada di rumah nya.
" untuk apa kamu disini Lisa?" suara damat terdengar pelan , Alisa menatap wajah damat yang terlihat pucat karena darah nya masih terus keluar dari tubuhnya.
" untuk apa aku kesini ya"! untuk membunuh keluarga kamu "! terdengar sinis suara Alisa.
' jadi ini semua ulah kamu "! bentak damat berang , Alisa tertawa terbahak-bahak melihat kemarahan damat .
" kau tak pantas marah ********"! kau pikir hidup aku nikmat" saat kau dan kedua orang tua mu " menolak aku dan anak ku"! teriak Alisa, damat terdiam , dia paham dengan kebencian Alisa saat ini terhadap nya.
bersambung ya kk
__ADS_1