
tapi mobil yang di kendarai oleh Alisa lebih cepat lagi laju nya, akhirnya mobil itu saling mengejar seperti balapan mobil aja ..
tiba tiba ada seekor kucing hitam melintas di depan mobil papah nya Tuti.
mobil di rem mendadak , karena menghindari kucing yang melintas, tapi sayang mobil Alisa dari belakang menghajar mobil papah nya tuti hingga terbalik dan jatuh ke jurang.
semuanya berteriak, termaksud Tuti yang terus memeluk tubuh anaknya.
Alisa keluar dari dalam mobilnya, dia tersenyum puas .
" sekarang aku akan mencari kedua ******** itu" kemana kau sembunyi manusia durjana" aku tak akan melepaskan mu "! mata Alisa menyala merah.
" bagus kau teruslah ciptakan kebencian" karena itu lah yang akan membuat aku kuat didalam tubuh mu " ! ada suara lain yang berbicara di samping Alisa.
Alisa terdiam, dia tak perduli dengan perkataan orang disampingnya itu.
berita kematian damat dan orang tua nya segera di tangani oleh pihak kepolisian, dan ke esok nya mobil keluarga Tuti pun di temukan ada di dalam jurang.
Dani sepupu dari Tuti merasa ada yang tak beres dengan kematian keluarga Tuti, kenapa bisa bareng dengan keluarga suaminya.
Dani mulai mencari tau dari rumah keluarga damat , dia menemui saksi yang masih hidup, walaupun saksi itu terlihat masih trauma, atas kejadian yang menimpa keluarga majikannya itu.
Dani melihat rumah megah dengan bangunan yang mewah , kosong tiada satu pun manusia disana , dan ada garis polisi di sekitar rumah itu.
saat Dani ingin melangkah maju , tiba tiba ada suara yang menyuruhnya berhenti, Dani menoleh kebelakang, di lihatnya seorang lelaki tua, sedang berdiri mengawasi nya.
__ADS_1
Dani menghampiri lelaki tua itu,
" assalamualaikum pak "! Dani mengucapkan salam kepada lelaki tua , yang terlihat amat pucat itu.
" waalaikum salam nak "! kau mau apa kesitu?" lelaki tua tanpa ekspresi , tatapan matanya kosong dan terkesan dingin.
" maaf pak "! saya hanya ingin tau saja pak "! apakah masih ada orang didalam sana"! lelaki tua itu menatap Dani dingin.
" tak ada manusia disana nak"! rumah itu sudah kosong"! semua penghuni nya sudah mati "! lelaki itu berkata datar.
" lalu saya mesti bertanya kepada siapa ya pak?" Dani mencoba bertanya kepada si bapak misterius itu, tetapi lelaki tua itu hanya diam , dan pergi meninggalkan Dani sendiri.
" seperti nya aku mesti kerumahnya satpam itu" semoga aja ada petunjuk"! dani pergi meninggalkan rumah damat dengan penuh tanda tanya, soal lelaki tua itu.
" ini bukan mimpi yang pertama" tapi udh sekalian kalinya" ada apa dengan kamu nak ?"
indah yang melihat nenek nya menangis, segera memeluk neneknya, anak kecil itu cuma bisa melihat nenek tua itu menangis, tanpa bisa berbuat apa apa.
" nek " jangan menangis ya"!nanti indah gak nakal lagi kok"! bocah itu menatap lucu wajah nenek nya.
emak indah mencium cucu semata wayangnya itu, hanya bocah kecil itu yang masih ada di samping nya.
hujan mengguyur kota itu , dimana ada dua orang lelaki berbadan besar sedang mendorong mobil yang sedang mogok.
" Din " kenapa lagi tadi gak u cek dulu ini mesin"! si Yan berkata sambil menggebrak mobil itu.
__ADS_1
" alah udh lah " kita dorong sampai warung itu"! Din menuju warung yang ada di pinggir jalan, yang terlihat masih buka.
"apes banget dah gua hari ini "! mobil mogok" mana hujan lagi "! gerutu Yan.
Din males menanggapi ucapan yan, dia memilih diam , akhirnya mobil itu sampai di depan warung kopi.
tukang warung yang tau ada orang yang mampir ke warung nya, segera keluar dari warung nya.
" kenapa mobilnya mang ?" tanya pemilik warung kopi, Yan menatap kearah tukang warung kesel.
" mobil gua mogok "! jawab yan ketus , si tukang warung pun balik masuk kedalam warung nya.
Din masuk juga kedalam warung, dan memesan kopi dan mie rebus, tukang warung mengganguk malas'.
dari kejauhan tampak sebuah mobil mewah berhenti pula di depan warung itu, dan seorang wanita kuda keluar dari dalam mobil nya.
si Yan menatap wajah wanita muda itu , di wanita terdiam .
tiba tiba si wanita yang tak lain adalah Alisa, duduk di samping Din , Din yang sedang makan mie tak perduli kan itu.
" makan lah yang banyak Din "! agar kau kuat melayani aku "! tiba tiba Alisa berkata dengan lembut di samping Din .
Din menoleh kesamping , alangkah terkejutnya dia , setelah tau , bahwa yang duduk di sampingnya itu adalah Alisa.
bersambung kk
__ADS_1