Manusia Siluman

Manusia Siluman
bab(6)


__ADS_3

dani terdiam mendengar cerita dari nenek indah tentang alisa,dan dani dapat pastikan selama ini alisa pasti sangat menderita,.


nenek indah pamit untuk menitip kan dagangan nya ke pasar,tapi dani mencegah nya,dan akan membeli semua dagangan nek indah,untuk makan siang nya.


nek indah menolak nya karena merasa tidak enak.


tapi dani memaksa nenek indah.


akhirnya nenek tua itu pun menerima uang dari dani dan mengucapkan beberapa kali terimakasih.


tak berapa lama siang pun telah tiba suara azan dzuhur pun berbunyi, dani pamit untuk pergi sembahyang ke masjid terdekat rumah nek indah.


sepanjang perjalanan banyak mata yang menatap dani penuh curiga.


tapi dani tak menghiraukan nya.


sampai lah dani di satu musholla di tempat itu.


seorang ustadz menghampiri nya dan menjabat tangan dani penuh persahabatan.


selesai sholat dani di ajak berbicara oleh ustadz itu.


"saudara apa nya nenek indah ?"senyum wibawa terlihat daro wajah ustadz itu.


"saya cuma teman dari alisa pak"!pak ustadz itu pun manggut manggut, lalu menatap kearah dani.


"sudah lama saudara mengenal alisa?"dani menggeleng pelan,dani pun menatap kearah pak ustadz dengan tatapan mata penuh tanda tanya.


"memang ada apa dengan alisa pak?"pak ustadz tertawa kecil.

__ADS_1


"tidak ada apa apa nak"!cuma bapak ingin tau saja"sudah lama bapak tidak melihat lisa "!dani terdiam.


"saya sendiri sedang mencari tau tentang alisa pak"sudah lama juga saya tidak bertemu dengan dia"dani berbohong.


pak ustadz itu menatap kearah depan tatapan matanya terlihat seperti melihat sesuatu.


"ada sesuatu yang terjadi dengan anak itu"!saya sendiri tidak tau itu apa"!tapi yang pasti sesuatu itu sangat jahat"!dani terdiam dan mulai menyambung dengan apa yang terjadi saat ini oleh perasaan dan pikiran nek indah.


dani segera bangun dan memohon pamit untuk pulang kerumah nek indah.


sebelum pergi dani mencium tangan pak ustadz dan mengucapkan salam.


sepanjang perjalanan kearah rumah nek indah, pikiran dani berkecamuk, entah apa yang sedang terjadi dengan alisa saat ini.


sesampainya nya di depan rumah alisa,dani melihat ada sebuah mobil yang di parkir kan disana.


dani merasa penasaran siapa dia.


dari dalam keluar wanita cantik yang tak lain adalah alisa.


alisa menatap tajam kearah dani,dani berdiri di depan pintu


tak lama kemudian nek indah keluar dari dalam rumah.


"ooo ia lisa"!emak lupa kasih tau kamu "!ini dani lisa ade sepupunya tuti"!isteri dari damat"!alisa menatap tajam kearah dani ,dan tatapan mata ini terlihat tak bersahabat.


"ya sudah kalian berdua ngobrol aja dulu ya"nenek mau masak lauk dulu buat makan malam"!dani merasa salah tingkah dengan tatapan mata alisa.


setelah nek indah pergi alisa menghampiri dani dan tersenyum penuh arti.

__ADS_1


"apa yang kamu cari di rumah orang tua ku?"dani gelagapan di tanya seperti itu oleh alisa.


"aku tau pasti ada maksud tertentu "!sehingga kamu datang kesini "!dani mencoba memberanikan diri menatap alisa.


"aku cuma ingin bertanya sesuatu kepada kamu lisa?" alisa tersenyum dan menarik tangan dani untuk duduk,karena tak lama kemudian indah datang sambil membawa buku pelajaran.


"mamah buku yang kemaren mamah beli kan sudah penuh "!dan harus beli yang baru lagi"!alisa tersenyum manis kepada indah.


dan mencium kening anak nya itu.


"ya sayang besok mamah akan belikan buku ya"indah mengangguk senang.


dani menatap semua itu tak berkedip, dani dapat menyimpulkan kalau alisa adalah sosok ibu yang baik.


"kau tak usah menatap aku seperti itu"!karena aku paling gak suka di lihat seperti itu"!dani merasa malu mendapat teguran seperti itu.


"maaf kan aku lisa"!aku senang aja melihat kemesraan antara kamu dan anak kamu"!alisa menatap jutek.


"memang nya kamu gak punya isteri?"dani menggeleng pelan.


"aku masih sendiri "!alisa tersenyum, dan pergi meninggalkan dani


tak berapa lama alisa kembali lagi,sambil membawa nasi dan lauk pauk nya.


di belakang nya ada nenek indah yang membawa piring dan sayur.


"ayok nak dani kita makan dulu ya"!dani pun mengangguk pelan.


indah duduk di dekat mamah nya seakan anak itu tak ingin di tinggal kan oleh mamah nya.

__ADS_1


bersambung kk


__ADS_2