
teman nya menatap Nedi dengan senyum senyum gak jelas nya, pikiran cabulnya berkeliaran di otaknya.
Nedi tertawa melihat tingkah temannya itu.
sementara itu mayat Alisa yang di buang di dalam sumur tua, ada keanehan di sana.
berlahan lahan mayat Alisa melayang keluar dari dalam sumur, dan dengan kekuatan cepat mayat itu terbang masuk kedalam sebuah gubuk reyot.
tubuh Alisa berlahan lahan turun . seperti ada yang mengerakkan, tubuh Alisa terbaring di atas bale bambu.
tubuh Alisa yang sudah kaku itu, di tutupi oleh kain hitam, yang sudah Kumal.
" kamu akan bangkit nak" kamu akan bangkit"! suara seorang nenek tua terdengar menyeramkan.
" balas kan semua sakit hati mu" ! kepada orang orang itu"! nenek tua itu meninggal mayat Alisa yang terbaring di atas bale bambu.
" esok malam nenek akan buat kamu hidup kembali nak"! sekarang beristirahat lah dahulu" biar nenek persiapkan dulu keperluan buat besok"! nenek tua itu berbicara sendiri, sambil pergi meninggalkan gubuknya.
nenek itu berjalan menuju kesebuah perkampungan, dimana banyak rumah penduduk .si nenek tersenyum ramah kepada orang yang di temui nya.
" nek mau kemana?" salah seorang warga kampung itu , menyapa si nenek dengan ramah.si nenek pun tersenyum .
"biasalah " nenek mau beli keperluan makan nak"! si nenek menjawab singkat.
nek Tarsih, nama nenek tua itu.
dia adalah seorang nenek yang hidup sebatang kara, sejak kematian suaminya nek Tarsih menutup dirinya.
banyak yang tidak tau siapa sebenarnya nek Tarsih itu.
nek Tarsih sudah lama hidup menyendiri, tak jarang warga kampung situ selalu memberikan, bantuan untuk keperluan nek Tarsih.
" nek apa perlu di bawakan belanjaan nya?" seorang pemuda kampung itu menawarkan jasanya. nek Tarsih tersenyum ramah.
" tak usah cu "! nenek biar bawa sendiri"! nek Tarsih meninggalkan pemuda itu , yang masih berdiri mematung.
sementara itu indah dan nenek nya sudah pulang dari pasar , indah tampak ke kelahan.
keringat bercucuran dari wajahnya.
nek indah mengusap kepala cucu nya dengan lembut.
" kamu cape indah?" indah menggeleng pelan, anak kecil itu terus saja berjalan di samping nenek nya.
tak berapa lama sampai lah mereka di rumah, dengan lelah nek indah menaruh barang belanjaan nya di balai bambu, dia pun merebahkan badannya , terasa sakit semua kakinya.
" nek"! indah mendekati nenek nya, yang masih rebahan di bale bambu., di lihatnya wajah neneknya.
__ADS_1
matanya tertutup rapat, nafasnya turun naik, indah pun duduk di samping nenek nya
" nek" kapan mamah pulang ya nek?" aku kangen sama mamah "! indah mulai menangis., si nenek yang tadi tiduran, langsung bangun dan terduduk.
di usapnya kepala indah, hatinya amat sedih melihat bocah malang itu.
" indah " ingat pesan mamah kemaren kan?" nenek nya mengingat kan indah.
bocah itu mengangguk lemah, air matanya di hapus nya, lalu mendekati nenek nya.
' nek aku gak akan nangis lagi" biar mamah cepat pulang"! si nenek mengganguk sedih.
sementara itu Nedi sudah bertemu dengan bos Santo, mereka berdua sedang duduk santai, bos Santo menanyakan bagaimana urusan Alisa, dengan senyum Nedi menjawab beres bos.
" kamu memang bisa di andalkan Nedi" ini untuk mu "! bos Nedi memberikan amplop coklat kepada Nedi ., Nedi menerima nya dengan senyum lebar.
" terimakasih bos"! Nedi kegirangan.
" itu bonus untuk kamu Nedi"! selesai ini "! antarkan saya pulang" udh lama saya gak pulang "! udh tiga hari"! bos Santo menerangkan.
Nedi tertawa kecil mendengar ucapan bos nya, maklum lah bos nya itu selalu sibuk dengan perempuan.
" udh ayokk cepat antar saya pulang"! kamu gak usah kemana mana dulu " tunggu saya"! jelas bos Santo yang naik keatas mobil mewah nya.
mobil itu pun meluncur kejalan raya , dan melaju dengan cepat ,tak berapa lama mobil bos Santo pun sudah sampai di perumahan mewah., rumah bos Santo paling mewah di antara rumah yang ada di perumahan itu.
tak berapa lama keluar dari dalam rumah mewah itu seorang wanita cantik , dengan perut besarnya, wajah nya cemberut.
bos Santo segera menghampiri wanita itu dan mencium pipi nya.
" kamu kemana aja yah?" tiga hari gak pulang"! dan ini apa yah?" wanita cantik itu melihat tanda merah ada tiga di leher bos Santo.
bos Santo kaget , dia baru ingat semalam dia habis bercinta dengan Widya, dan memang udh jadi ciri khasnya Widya kalau bercinta selalu meninggalkan tanda merah.
bos Santo memeluk tubuh isterinya dan berbisik pelan.
" kamu tak usah marah marah mah"! ingat adik dan orang tua mu" aku yang jamin hidupnya"! mata bos Santo menatap tajam kearah isterinya.
isterinya hanya mengigit bibirnya, dan menahan sakit hatinya.
" kau keterlaluan mas"! cuma itu yang keluar dari mulut mungilnya.
bos Santo mengajak istrinya kedalam rumahnya, dan menuntun nya kekamar nya, didalam kamar itu bos Santo menciumi isterinya dengan rakus dan isterinya mencoba menolaknya.
namun bos Santo mengancam dengan kata kata orang tuanya.
bos Santo menyuruh istrinya membuka pakaiannya, dan dengan lembut di kecup nya perut isterinya yang besar itu.
__ADS_1
di tatapnya wajah istrinya, dia melihat air mata di pipi itu.
" kau tau Mia"! aku tak akan pernah mendua kan kamu"! mereka cuma wanita penghibur saja"! bos Santo menerangkan.
bos Santo membuka pakaiannya, dan Mia pun melotot , melihat tubuh suaminya penuh kecupan di dadanya.
" kau terlalu mass"! teriak nya keras, namun bos Santo tak perduli ,dia malah dengan rakus memeluk dan menciumi seluruh tubuh istri nya.
Mia cuma diam bagaikan patung, air matanya tak henti hentinya menetes, bos Santo menghentikan perbuatannya., di tatapnya wajah Mia isterinya.
" kamu tak mau melayani aku?" bos Santo berteriak kencang, Mia cuma terdiam di atas tempat tidur , dia tak bergerak.
dengan kesal bos Santo pergi kekamar mandi.
Mia memakai pakaian nya dan mengusap perutnya yang gendut, hatinya sakit sekali.
kenapa hidup ku sepahit ini" ritih nya pelan
bos Santo selesai mandi dia pun memakai pakaian nya dan melihat kearah Mia .
yang terduduk di sisi tempat tidur.
" kau selalu bikin aku tak betah di rumah"! kata kata itu dengan keras di ucapkan oleh Santo.
" kalau kelakuan mu terus seperti ini"! aku bisa Kawin lagi "! teriak Santo lantang.
Mia menatap tajam kearah Santo , lalu dia berdiri dan menghampiri Santo yang berdiri di depan pintu.
" cerai kan aku mas"! Mia berkata tegas, Santo kaget mendengar ucapan Mia tadi, Santo tak percaya dengan pendengaran nya.
" kamu Bicara apa tadi?" coba ulangi"! Santo menatap tajam kearah Mia.
" cerai kan aku"! Mia berkata lebih keras dari yang tadi , matanya tampak mulai berkaca-kaca , menahan sakit di hatinya.
bos Santo tertawa terbahak-bahak , lalu memegang dagu Mia, sehingga wanita cantik itu menatap jelas wajah tampan milik Santo.
senyum sinis terlihat dari wajah tampan itu.
" kau jangan mimpi akan bisa cerai dari aku"! suara tegas terlontar dari mulut Santo.
Mia menangis pilu , hatinya sakit dan perih.
sebagai seorang isteri, dia merasa tak di hargai oleh suaminya.
bersambung kk..
di tunggu komentar dan klik nya dong
__ADS_1