Maybe In A Another Universe, You Love Me Back

Maybe In A Another Universe, You Love Me Back
Chapter XIV. Permata yang Tersembunyi


__ADS_3

Eylana memiliki janji temu hari ini bersama pengrajin perhiasan dan penjahit terbaik di kota. Eylana meminta Jane untuk segera mempersiapkan semuanya dan Eylana menunggu dengan tenang sambil membaca dokumen yang menarik minatnya.


Beberapa saat kemudian Jane datang menghampiri Eylana dan mengatakan persiapan sudah selesai. Eylana melihatnya dan tersenyum lembut dan segera berdiri dan berjalan bersama Jane yang akan ikut menemaninya.


Sebelum Eylana pergi, dia menyampaikan kepada Heinz akan pergi ke suatu tempat bersama Jane dan Heinz meminta Eylana untuk membawa ksatria yang akan mengawalinya selama perjalanan mereka ke tempat tujuan.


Eylana memperhatikan bahwa sedari tadi tidak melihat keberadaan Cyril dan berpikir mungkin kakak laki-laki nya sedang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk bertemu dengannya.


Eylana berangkat dengan ditemani pelayan pribadinya Jane serta tiga orang ksatria dan dia sangat familiar dengan Sir Bernard, karena pria ini adalah ksatria pribadi yang dipilih Eylana sebelumnya untuk menjadi ksatria pribadinya dan dua orang lainnya atas rekomendasi oleh pemimpin pengawal ksatria Marquess Brooklyn.


Setelah persiapan selesai, Eylana dan rombongannya memulai keberangkatannya menggunakan kereta kuda yang tidak terlalu mewah menuju tujuannya. Eylana bersama Jane di dalam kereta kuda, Jane terlihat bersemangat melihat pemandangan dari kaca jendela kereta kuda. Adapun para ksatria ada yang menaiki kuda dan duduk bersebelahan bersama kusir.


......................

__ADS_1


Beberapa saat menunggu di dalam kereta, Jane tiba-tiba berbicara dengan nada bersemangat serta senyum cerianya berbalik menatap Eylana dengan riang.


“ nona muda, akhirnya kami sampai, ” ungkap Jane pada Eylana.


Eylana hanya membalas dengan senyuman lembut, pintu kereta kuda terbuka dan Jane mulai berdiri dan keluar. Setelah melihat Jane keluar, Eylana mulai bangkit dari kursi dan berjalan hingga sebuah uluran tangan datang dari seorang ksatria yang akan membantu Eylana turun.


Eylana beserta pelayan pribadi dan kstaria yang menemaninya berjalan di kota tua yang indah dengan jalan-jalan berbatu yang dipenuhi dengan toko-toko perhiasan serta berbagai macam pengrajin, kota Luz terkenal akan kebudayaan dan nilai-nilai sejarah dari kekaisaran Terra dan di jalan-jalan berbatu di setiap sudut memiliki ukiran patung yang indah serta memiliki nilai historis.


Eylana memiliki senyum ringan dengan tatapan antisipasi di wajahnya karena dia bersemangat untuk bertemu dengan pengrajin perhiasan terbaik dan terkenal yang kemampuan nya sudah diakui oleh pihak kekaisaran Terra. Mereka tiba di depan toko perhiasan, Eylana berdiri dengan hati berdebar kencang dan terlihat dari luar toko memiliki jendela besar yang menampilkan kilauan perhiasan dengan berbagai model maupun bentuk. Ketika mereka memasuki toko, staf toko menghampiri mereka dan melihat bahwa Eylana berserta rombongan nya adalah seorang bangsawan tingkat atas dan staf toko mengarahkan Eylana dan pelayan pribadinya ke ruang privat.


Eylana tidak menunggu lama di dalam ruang privat, seorang pria yang mulai memperkenalkan dirinya dan akan membantu pesanan Eylana, dia seorang pria dengan posisi sebagai manajer di toko ini mulai menanyakan kebutuhan ataupun preferensi yang akan dipesan oleh Eylana.


Eylana mulai membuka katalog yang sudah disediakan oleh manajer toko perhiasan dan berbagai macam bentuk menampilkan kesan yang berbeda untuk pemakai nya. manajer toko mulai sedikit menjelaskan jenis permata ataupun sebagai bentuk dalam perhiasan.

__ADS_1


Eylana yang merasa nyaman mulai bertanya-tanya lebih lanjut tentang barang yang akan di pesan nya, setelah beberapa saat mereka berdua memiliki kesepakatan dan manajer toko sudah mengetahui pesanan yang diinginkan dan tenggat waktu mulai undur diri dengan sopan.


Terdengar ketukan pintu di luar, seorang wanita muda masuk dan wanita muda tersebut Jane yang membawa gerobak dorong yang berisikan sepoci teh dengan cangkir kosong dengan camilan ringan untuk melengkapi nya. Jane mulai menuangkan teh dan Eylana mulai menyesap nya sambil berkomentar hal-hal ringan pada Jane, Jane mendengarkan dengan tenang dan sesekali membalas ucapan Eylana.


Beberapa saat kemudian Eylana kembali mengisi cangkir kosong nya dengan teh baru dan terdengar ketukan pintu dari toko perhiasan dan mulai memberikan hadiah atas kunjungan Eylana karena pemesanan perhiasan. Setelah Eylana menyelesaikan urusan memilih perhiasannya, Eylana pergi ditemani pelayan dan ksatria ke tempat penjahit terbaik.


......................


Saat matahari mulai merosot di cakrawala, dan senja menyelimuti langit dengan warna oranye dan merah muda yang indah. Di jalan berbatuan yang tenang serta memiliki keindahan dengan waktu senja. Sejauh mata memandang, lampu di sepanjang jalan mulai menyala dengan cahaya yang indah serta lembut yang digerakkan oleh tenaga baru sihir yang memiliki mana di dalamnya.


Eylana mendengar secara samar-samar suara rintihan di dalam gelap, Eylana tidak memikirkan tindakan nya dan tubuhnya sudah bergerak duluan tanpa mempertimbangkan rasionalitas nya. Eylana menemukan di dalam gang gelap seekor binatang berbulu putih yang terlihat sekarat dengan tubuh yang penuh banyak luka, Eylana langsung menghampiri dan memeluk nya dan mulai terlihat panik serta khawatir dan meminta Jane untuk membantunya agar menghentikan pendarahan pada hewan yang malang tersebut.


Tanpa pikir panjang Eylana merobek gaunnya dan membalut luka untuk menghentikan pendarahan dan bergegas pulang ke kediaman dengan hati yang campur aduk serta mencemaskan hewan yang terlihat sekarat di dalam pelukannya.

__ADS_1


__ADS_2