
Mereka berdua saling bertanya dan saling menatap.
" sedang apa kamu di sinilah?"
" tadinya aku sedang berkeliling dan melihat lihat, tapi-"
" tapi apa?"
ternyata dia tidak sedingin yang aku pikirkan
" aku tadi melamun tanpa aku sadari aku sudah berada di sini"
" ouh, ya sudah kalau begitu"
baru saja aku berpikiran dia tidak sedingin yang aku pikirkan, sekarang dia seperti tidak peduli
" sebentar, sebenarnya aku lupa jalan ke kelas"
" hahh?kamu lupa jalan ke kelas?"
" sudah ku bilang kan tadi aku melamun dan tidak terlalu memperhatikan jalan, tanpa aku sadari aku sudah ada di sini"
" kamu itu ada ada saja, sampai tersesat di sekolah sendiri"
" mau bagaimana kan aku baru saja masuk ke sekolah ini"
" jadi bagaimana?"
" bisa kamu tunjukan jalannya untuk kembali ke kelas"
" hahh… ya sudah ikuti saja aku tapi jangan terlalu dekat"
" kenapa?"
" kalau terlalu dekat nanti orang-orang di kelas menggosipkan mu"
" ga papa aku tidak terlalu memikirkan omongan orang orang"
" pokoknya jangan, aku males mendengar gosip-gosip "
" ya sudah aku ikuti kata katamu"
sepertinya dia memang sangat tidak ingin di ganggu
tanpa di sadari gadis itu sudah berjalan duluan
" jangan banyak melamun, aku duluan"
Nico menggerakkan lengan ke depan " tunggu "
" cepat! jam pelajaran akan segera di mulai, aku tidak ingin di hukum"
mereka berjalan dengan cepat menuju ke kelas.
saat mereka sampai di depan pintu kelas, mereka mendengar suara guru yang sedang menerangkan, menandakan bahwa jam pelajaran sepertinya sudah di mulai sedari tadi.
Nico sedikit cemas karena ini adalah hari pertamanya
" hey apakah kita akan baik-baik saja?" tanya Nico gemetar
" pikirkan saja sendiri"
gadis itu perlahan membuka pintu dan ketika pintu terbuka BOOOMMM semua orang melihat kearah pintu termasuk guru yang sedang menerangkan.
" permisi" saut mereka berdua
mereka berdua berjalan pelan memasuki kelas sampai ketika guru itu berbicara mereka berhenti.
" tunggu sebentar"
__ADS_1
dengan wajah pucat dan nada suara seakan nico takut di marahi, Nico dan wanita itu menjawab.
" y-ya sensei"
" ya sensei"
" sebelum pulang kalian ke ruang guru dahulu jangan lupa!"
" b-baik sensei"
" sekarang kalian kembali duduk di bangku kalian"
saat duduk di bangku Nico hanya berfikir apakah ia akan di laporkan ke orangtuanya atau kah tidak.
ahh padahal ini hari pertamaku di sekolah tapi aku sudah mendapatkan masalah, terlebih lagi aku di panggil ke ruang guru
sekarang aku harus fokus dulu belajar.
jam pelajaran terus berlanjut sampai bell pulang pun berbunyi, itu adalah pertanda Nico harus menghadap ke ruang guru.
Nico segera keluar dan menuju ke ruang guru, di sepanjang jalan ia terus berfikir bagaimana ia harus menghadapi masalah ini.
saat sampai di depan pintu ruang guru, jantung Nico tidak bisa tenang dan terus berdegup dengan kencang.
tanpa Nico sadari gadis itu sudah membuka pintu ruang guru.
" permisi sensei"
hahh… dia membuka pintunya
mereka segera menghadap pada guru yang menyuruh mereka datang ke ruang itu.
saat itulah guru itu mulai menanyai mengapa mereka telat masuk ke kelas, Nico berusaha mencoba menjelaskannya sedangkan wanita itu hanya diam.
Nico berbisik pada gadis itu
" sensei tadi dia tersesat di tempat ruang-ruang ekskul, oleh karena itu saya telat"
kenapa dia hanya membela dirinya sendiri, harusnya kami bukan hanya sayaa…
" sensei karena aku baru pindah kesini aku berkeliling dan tersesat"
pintu kembali terbuka, Mako-sensei masuk ke dalam ruang itu dan dia melihat murid-muridnya dari kelasnya di panggil oleh salah satu guru, mako-sensei mendekat dan……
" sensei, boleh kah saya yang menangani masalah ini? karena saya adalah penanggung jawab kelas mereka"
" baiklah, tolong selsaikan, setidaknya beri mereka hukuman ringan"
" baik saya akan segera menangani mereka, terimakasih"
" kalian berdua ikuti aku kembali ke kelas"
" b-baik sensei"
sepertinya masalah ini tidak akan selsai dengan mudah.
" jadi bagaimana kalian bisa sampai di panggil ke ruang guru?" wajah mako-sensei terlihat marah
" kami terlambat masuk ke kelas karena aku tersesat saat berkeliling"
" bukanya ada Mirai yang mengantar mu berkeliling sekolah?" tanya sensei pada nico
" tadi tiba-tiba Mirai di panggil ke ruang OSIS karena ada hal penting yang harus di bicarakan"
" kamu itu baru hari pertama udah bikin masalah aja"
" Mako-sensei, tolong jangan laporkan pada orang tuaku". Nico membungkukkan badannya
" mungkin aku laporin ke orang tua kalian, agar kalian kapok"
__ADS_1
" tolong jangan sensei ini hari pertamaku"
" ya…ya… baiklah, sebagai gantinya kalian harus menulis permohonan maaf seratus baris"
" kalau begitu kami sudah boleh pulang?"
" tidak kalian harus bereskan hari ini juga!"
" aku tunggu di ruang guru kalau kalian sudah menyelesaikannya berikan padaku"
" baik sensei"
mako-sensei pergi meninggalkan Nico dan murid wanita itu.
mereka mulai mengeluarkan buku dan alat tulis mereka.
dengan dinginnya gadis itu berkata" kalau saja aku tidak bertemu denganmu aku pasti tidak akan telat masuk ke kelas"
" aku juga tidak tau kalau bakalan di panggil ke ruang guru padahal cuman telat masuk kelas, ini juga karena kamu tidak cepat cepat menunjukan jalan untuk kembali ke kelas"
murid wanita itu hanya diam dan tidak mengacuhkan perkataan Nico.
mereka mulai menulis kata perkata, kalimat perkalimat dan baris perbaris.
" sebentar, aku belum tau siapa namamu?"
" cepat kerjakan saja jangan banyak berbicara, aku ingin cepat pulang"
" aku hanya ingin tau siapa namamu"
gadis itu hanya diam dam tak memperdulikan perkataan Nico.
sepertinya dia memang tidak mudah untuk di ajak berbicara
" ya sudah kalau tidak mau memberitahu namamu" Nico memalingkan pandangannya
" hemm…"
murid wanita itu telah menyelesaikan tugasnya lalu pergi ke ruang guru.
" cepatnya"
setelah menyelesaikan hukuman yang di berikan, nico segara menyerahkannya ke Mako-sensei.
" mako-sensei aku sudah menyelesaikannya"
" baiklah, lain kali kalian harus cepat kembali ke kelas jika bell sudah berbunyi"
" baik sensei, maaf sudah merepotkan mu"
" iya, sekarang kalian sudah boleh pulang"
Nico keluar dari ruangan dan segera berjalan keluar sekolah dan menuju stasiun kereta cepat.
saat sampai di stasiun Nico melihat murid wanita itu sedang menunggu kereta cepat, Nico tidak berani mendekati nya karena dia terlihat tidak ingin di temani dan hanya ingin sendiri.
kereta cepat pun datang dan Nico segera masuk kedalam kereta.
hahh hari pertamaku di sekolah cukup berat karena sudah terlibat masalah.
Nico membuka handphone dan melihat ada notifikasi pesan dari ibunya .
" Nico kenapa telat pulang?"
" Nico apa kamu lupa jalan pulang?"
" Nico ini sudah sore, kenapa belum juga pulang"
Mama sepertinya sangat khawatir karena aku belum pulang.
__ADS_1