
sabtu pagi
seperti biasa setiap sabtu dan minggu dan saat hari libur kerja kalo lagi good mood sarah pasti masuk dapur, sekedar masak atau bikin cemilan
selama dia kerja dari senin sampai jumat dia selalu di masakin sama kak nada dan sabtu minggu giliran dia yang sibuk masak buat penghuni rumah.
sarah membuka kulkas di buka nya box sayuran, ada wortel, kembang kol, jamur kuping dan jagung putren juga daun bawang, dia juga membuka pintu freezer ada baso sapi, baso ikan dan udang disana, dia keluarkan semua nya dari kulkas dan langsung eksekusi semua nya ke atas meja, dia mau buat capcay.
di buka nya rak bagian atas kitchen set, ada berbagai bahan makanan kering di sana, dia ambil sebungkus bihun jagung dan meletakan nya di meja, dia mau bikin bihun goreng.
"mau masak apa sar?" tanya kak nada yang baru saja pulang dari pasar
"gue mau bikin capcay ama bihun goreng"
"belanja apaan po?" tanya nya melihat kantong belanja kak nada
"ayam, ikan, sambelan ama sayuran" kak nada mengambil baskom kecil untuk membersihkan ikan, ayam dan sayuran sebelum di masukan ke dalam kulkas
"oh ya sar, ntar sore gue mau keluar ya ama bang fatir ama soraya juga"
"mau kemana emang nya?" tanya sarah sambil motong wortel
"kondangan, temen bang fatir ada yang nikahan"
"ooo yaudah kalo gitu"
"lu ada rencana keluar gak ntar malem minggu?" tanya kak nada sambil memasukan ikan dan ayam yang sudah bersih ke dalam box thinwall
"ngga" jawab sarah cepat
"ok lah kalo begitu, oya butuh bantuan ngga? kak nada menawarkan diri setelah menyimpan thinwall ke dalam kulkas
"ngga usah, cuma masak gini mah bentar juga selesai"
"yaudah gw mo mandiin soraya dulu ya" ucap kak nada sambil meninggal kan sarah.
×××
hari jumat kemarin adalah hari ulang tahun sarah yang ke 28, ngga ada yang spesial bagi nya dan semua berlalu begitu saja, sebenarnya jauh di lubuk hati nya sarah sudah menginginkan untuk menikah, dia dan kak nada hanya terpaut usia 4 tahun dan kakak nya itu sudah 7 tahun menikah, sementara dia di usia 28 ini masih juga sendiri.
"Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh"
sarah mengucap salam ke kanan dan ke kiri setelah selesai shalat isya, setelah dia berzikir dan beristighfar, lalu dia menengadahkan kedua tangan nya dan berdoa
"ya Rabb, hamba bersyukur atas setiap karunia yang telah Engkau berikan, hamba mohon ampunan atas segala kesalahan dan kekhilafan di masa lalu yang telah hamba lakukan. Ya Rabb hamba meminta kepada Mu, di usia hamba yang sudah 28 tahun ini mohon jodohkanlah hamba dengan laki-laki yang baik, yang bisa menerima segala kekurangan hamba dan jadikan lah hamba seorang yang ikhlas menerima segala kekurangan dari laki-laki yang Engkau takdirkan untuk manjadi suami hamba, aamiin"
__ADS_1
setelah selesai berdoa dan melipat mukenah nya tiba-tiba lampu rumah nya padam, dengan meraba-raba dalam gelap sarah mencari hp nya yang diletakan di kasur nya.
senter hp di nyalakan dan dia segera membuka pintu kamar untuk mencari lilin tapi tiba-tiba dia terkejut
"suuurrpriiiseeee..."
kak nada dan soraya berteriak memberi kejutan sambil membawa kue ulang tahun tanpa lilin di depan pintu kamarnya, sarah benar-benar terkejut karna tiba-tiba mereka ada dirumah setelah tadi selepas maghrib pamit untuk pergi kondangan, ternyata mereka sudah merencanakan memberikan kejutan buat sarah.
sarah yang terkejut hampir saja berteriak
lalu mereka tertawa, dan lampu menyala kembali, ternyata bang fatir di luar yang tadi mematikan lampu
"ya ampun bisa copot jantung tante cantiiikkk..." sarah mencubit pipi soraya gemas, soraya meringis
"selamat ulang tahun ya tante" ucap soraya sambil senyum
"makasih ya sayang" sarah mencium pipi embul soraya, ponakan nya yang baru berusia 6 tahun
"ide siapa ini? pasti emak nya soraya ini" sarah melirik kak nada, disambut senyum jahil kak nada yang berlesung pipi
"met ultah ya adik ku, semoga terkabul segala doa dan harapan yang belum terwujud" ucap kak nada sambil memeluk adik nya itu
"aamiin, makasih ya mpo ku" jawab sarah
"ayo bawa sini kue nya, kita potong bareng-bareng" seru bang fatir yang baru saja masuk dan duduk di sofa
"ayoooo ayoooo" mereka menuju sofa dan meletakan kue nya di atas meja
"sebelum kue nya kita potong, kita berdoa dulu yuk, semoga tante sarah segera bertemu jodoh dan menikah" ujar bang fatir sambil mengangkat kedua tangan nya dan diaminkan serempak.
lalu sarah memotong kue strawberry cheese cake dihadapan nya dan potongan pertama di suapkan ke soraya, soraya pun tertawa girang lalu bergantian soraya menyuapi sarah, tak lupa dia pun memotong kuenya untuk kak nada dan bang fatir.
malam ini hatinya merasa sangat bahagia mendapat kejutan dari kakaknya sekeluarga di hari ulang tahun nya yang ke 28 dan dia sangat bersyukur atas semua kebahagiaan ini.
×××
sebuah pesan wa masuk ke hp ami, dari lusi, ami membuka nya dan pesan dari lusi tersebut sontak membuat ami terkejut
"assalamualaikum, mas ami
aku mau kita tidak melanjutkan hubungan kita lagi"
tanpa basa basi sarah langsung to the point mengungkapkan keinginan nya
ami langsung menelpon lusi untuk menanyakan maksud dari pesan yang baru saja dibaca nya tapi telpon nya tak di angkat, dia ulangi lagi tapi tetap tidak di angkat
__ADS_1
"angkat telpon nya, aku mau bicara" pesan ami terkirim
"maaf mas, aku ngga bisa" balas sarah
"tapi kita perlu bicara"
"sudah tidak ada yang perlu di bicarakan mas"
"iya tapi kenapa lusi?, aku butuh penjelasan. apa salahku?
"kamu ngga salah apa-apa mas"
"apa ada yang lain?"
"ngga ada mas"
"ya terus kenapa lus?
"aku benar-benar minta maaf mas, kamu laki-laki yang sangat baik, tapi kita punya prinsip hidup yang berbeda, kita punya jalan hidup masing-masing mas dan jalan kita sudah tidak sehaluan lagi, aku belum siap menikah, aku ngga mau kamu membuang-buang waktu dengan menunggu ku"
lusi menjelaskan semua nya dan ami merasa dadanya benar-benar sesak, tidak menduga sama sekali bahwa lusi mengambil keputusan secepat ini untuk memutuskan ikatan cinta mereka.
"mungkin kita memang tidak berjodoh mas, aku melepaskan mu agar kamu bisa mencari perempuan lain yang lebih siap mendampingi dan menemani hari-hari mu" lanjut lusi.
"kita memulai hubungan ini dengan baik dan aku mau kita berpisah pun dengan cara yang baik. sekali lagi, maafkan aku mas, aku doa kan semoga kamu bisa segera menemukan kebahagiaan dengan yang lain"
ami diam, dia tak membalas pesan-pesan lusi , ami hanya terpaku membaca pesan terakhir lusi karna setelah itu lusi tidak mengirim pesan nya lagi.
mata ami sedikit berkaca, hatinya perih dan terluka, sesakit inikah patah hati??
semua terjadi begitu saja,
lusi gadis manis bertubuh mungil berambut lurus dan selalu bersikap santun, tutur kata nya lembut benar-benar telah membuat ami jatuh cinta, ami benar-benar ngga menduga kalau sampai akhirnya mereka harus berpisah.
ami memejamkan matanya, mengepal genggaman tangan nya, menarik nafas panjang dan menghembuskan nya pelan. dia mencoba berdamai dengan perasaan nya yang hancur berkeping, harapan nya berumah tangga dengan lusi langsung lenyap seketika.
bagi ami keputusan lusi yang tiba-tiba memutuskan nya menjadi kejutan yang memberi goresan luka.
×××
sementara di sudut kamar kost nya lusi menyapu air mata nya, dadanya terasa sesak, dia menangis terisak setelah mengutarakan semua isi hati nya pada ami.
dia terpaksa mengutarakan semuanya lewat pesan karna dia ngga sanggup jika harus berbicara langsung dengan ami
walaupun perpisahan ini adalah keinginan nya tapi jauh dalam lubuk hati nya masih ada cinta bagi ami, pemuda yang sangat baik, dewasa dan selalu bisa membuat nya tertawa, dan lusi sadar dia telah menorehkan luka di hati ami.
__ADS_1
tapi dia pun ngga bisa jika harus memaksa ami bertahan tanpa keputusan. dia yakin ini adalah keputusan yang terbaik, lebih baik terluka untuk sebuah kebahagiaan daripada bahagia tapi berakhir luka.
lusi berharap ami akan dapat pengganti yang lebih baik dan lebih mengerti ami sepenuh nya ketimbang dirinya yang telah memberi luka.