
tiiiit.....
aku menekan tombol di samping ku agak lama.. dan menunggu kedatangan suster yang merawat ku.sebenarnya aku merasa tidak enak krna seharusnya ini saatnya dia ber istirahat karna beberapa jam tadi dia telah menemani ku melihat2 berkeliling seluruh rumah sakit dan banyak bercerita.
Tapi krna rasa tak nyaman ku yang membuat ku susah tidur,jadi mau tidak mau aku harus memanggilnya dan merepotkannya lagi.
Klek.
"Ya nona,apa anda membutuhkan sesuatu.?" tanyanya dengan ramah di sertai senyuman tipis di bibirnya.
"Ya,dan maaf sudah merepotkan mu lagi.seharusnya suster istirahat sekarang namun aku merasa tidak nayaman dengan tubuh ku yang lengket."
Suster jalan mendekat. " tidak apa apa nona.jadi nona ingin mandi .?"
" Ya,jika di izinkan."
"Sebenarnya tidak boleh karna nona baru saja siuman.tapi kalo menyeka tubuh nona dengan handuk basah itu lebih baik nona dari pada mandi.bagaimana.? lagi pula dokter akan melarangnya meski itu hanya sekedar menyeka tubuh nona. "
Aku diam sejenak..
"Baiklah.. dari pada tidak sama sekali." putus ku yang di angguki oleh suster.
" Baik,saya ambil dulu handuk dan air hangatnya nona." pamit suster yang langsung pergi dari hadapan ku.
Aku menunggu hingga tak berapa lama suster datang dengan handuk di bahunya.
"Mari nona saya bantu anda ke kamar mandi."
"Kenapa di kamar mandi.?"
"Agar tampat tidur nona yang nyaman ituntidak basah dan membuat nona tidak nyaman berbaring."
Akupun mengangguk meng iyakan.
__ADS_1
Usai membersihkan diri..akupun berbaring,rasanya tubuh ku kini telah nayaman di bawa tidur.
" Trimakasih.. maaf merepotkan mu."
"hmmm..istirahatlah nona.karna besok nona membutuhkan tenaga yang sangat besar untuk memulai terapis.."
"hmmm selamat istirahat.."
Susterpun pergi dari kamar ku.kamar ku kembali sunyi.. yang terdengar hanya sesekali langakah pekerja yang berlalu lalang di sana.
rasa sunyi membuat kantuk ku menyapa hingga detik demi detik akupun mulai menyapa alam mimpi.'
Tepat jam 7 pagi aku bangun dari tidur malam ku.setelah membersihkan dri dengan bantuan suster,akupun di izinkan jalan2 ke taman untuk menikmati udara di pagi hari taman rumah sakit.
"Apakah anda ingun nambah noa..hitung hitung itu untuk persiapan terapis anda setelah ini."
"nn tidak.aku sudah kenyang sus.lagipula jika aku terlalu berlebuhan itu akan membuat aku ngantuk dan malas untuk terapi kan.dan lagi itu juga akan membuat aku mual nanti jika aku melakukan terapi kan."
"nona benar juga.maaf nona,saya pikir dengan nona mengisi perut nona dengan banyak nona bisa semangat."
"Tidak apa2 sus..
kita di sini dulu ya sus lebih lama lagi,sekitar 15 atau lebih..aku masih ingin di sni."
"Tentu nona..."
suster duduk di bangku dekat kursi roda Ku,dia menitipkan piring kotor dan gelas pada teman kerjanya yang juga terlihat membawa piring kotor.dengan ucapan terimakasih dan anggukan kecil suster lain itupun pergi.Sedangkan kami masih menunggu untuk lebih lama lagi sebelum beranjak dari taman rumah sakit.
"Ea..coba gerakkan perlahan.seprti itu, trus..pelan...bagus..."
dokter memberi aba pada ku di saat aku mulai perlahan menggerakkan kaki ku.
sedikit berat, kaku dan tertusuk2 oleh jarum di saat aku memulai menggerakkan kaki aku yang masih berdiam di sanggahan kaki kursi roda.aku terus mencoba meski tiga rasa itu menyiksa..berusaha untuk bisa menggerakkan kaki ku lebih kuat lagi hingga kaki ku benar2 mulai bergerak2 sedikit dengan seluruh tubuh ku yang gemetar juga keringat dingin di seluruh tubuh ku.
__ADS_1
di saat aku berjuang untuk pemulihan kaki ku itu aku merasa benar2 sediri...tidak ada yang menemani ku selain dokter dan suster..tak ada keluarga yang menemani bahkan seseorang yang aku harapakan datang untuk kulihat pertama kalinya setelah kesadaran ku dari Koma ku.perlahan air mata ku mengalir tampa ku minta...
"Nona,apakah sangat sakit?,anda tidak perlu memaksakan diri.kita akan melakukannya dengan perlahan krna waktu nona untuk pulih masih panjang."
ini memang sakit,tapi aku akan berusaha untuk segera sembuh.
"nn.. baik dokter," aku mengusap aor mata ku.
"Maaf,sepertinya sakit itu membuat anda menangis karna tidak tahan,ya."kata dokter yang melihat ku menghapus air mata ku.
suster membantu menyeka keringat di kening ku dengan tisu.
bukan itu,aku merasa diri ku ini benar2 wanita menyedihkan krna berjuang sendirian tampa keluarga yang menemani ku.bahkan,tunangan ku saja tidak pernah menemui ku.
"Tidak apa apa dok.saya memang harus berusahan untuk cepat pulih agar aku tidak merepotkan dokter dan suster lagi.begitu juga dengan kakek.."lirih ku..
"Tidak merepotkan,nona.ini memang sudah kewajiban kami sebagai dokter dan perawat di rumah sakit ini.dan kami merasa terhormat krna telah di pilih untuk manjadi dokter dan perawat anda.nona." balas dojter panjang lebar.
" Benar nona,anda tidak pernah merepotkan kami.." balas suster perawat ku dengan semangat.
Akupun hanya bisa mengangguk dan tersenyun tipis.
"Sebailanya terapi hari ini cukup sampai di sini dulu nona..nona harus istirahat yang banyak."
"Eh,apakah ini tidak terlalu sebentar. ?"
"Tidak juga.apakah nona ingin meneruskannya.? jika ungin akan saya awasi namun jika tidam nona istirahat lagi,gimana."
"Aku ingin mencobanya sekali lagi.."
"hmm🙂 baiklah..."
"Semangat nona..." kata suster memberiku semangat.
__ADS_1
Hingga satu jam berlalu terapi pun berakhir dengan hasil, aku bisa memindahkan kaki ku sscara perlahan ke lantai dan mengembalikannya.pada saat itu tubuh ku benar2 basah karna keringat.