
~#~
Qisheng"Baik yang mulia"
Kem$2^$udian Qisheng pergi meninggalkan aula dengan alasan Li-en menyuruh Qisheng mengambil suatu barang yang tertinggal tiba² pelayan Yu datang dan membisikan sesuatu kepada selir Rong
(Pelayan Yu adalah pelayan kepercayaan selir Rong).
Pelayan Yu"Yang mulia tusuk konde emas yang ibu berikan kepada anda hilang yang mulia"Bisik pelayan Yu kepada selir Rong
Selir Rong"Apa!!"Sahut selir Rong pelan sehingga hanya pelayan Yu yang bisa mendengar suara selir Rong
Pelayan Yu"Maaf kan hamba yang mulia hamba telah mencarinya kemana-mana tapi tak menemukannya"
Selir Rong"Baiklah kalau begitu aku sendiri yang akan mencarinya"
Selir Rong"Maaf kan hamba yang mulia" Sambil berlutut
Ibu Suri"Ada apa selir Rong"
Selir Rong"Hamba izin kembali kepaviliun karena hamba merasa tidak enak badan yang mulia"
Ibu Suri"Kalau begitu baiklah kembalilah saja kepaviliunmu"
Selir Rong"Terimakasih yang mulia kalau begitu saya undur diri terlebih dahulu"
Semua orang disana hanya mengangguk mengiyakan perkataan selir Rong tanpa adanya rasa curiga tak selang berapa lama Qisheng datang sambil membawa wewangian lavender karena Li-en lumayan menyukai bau lavender karena baunya yang menenangkan tapi sebenarnya bukan itu saja yang dilakukan oleh Qisheng selama diluar aula «pada penasaran yak»
Li-en"Qisheng apakau sudah mengambil barang itu?"Tanya Li-en
Qisheng"Sudah yang mulia"
Li-en"Kalau begitu berikan barang itu kepada Qiaofeng"
Qisheng"ini Qiaofeng"Sambil memberikan barang itu kepada Qiaofeng
Qiaofeng"Hemm..."Sambil mengangguk menerima barang tersebut
Kata mereka sambil berbisik satu sama lain
Li-en"Qiaofeng sekarang giliranmu"Bisik Li-en pada Qiaofeng
Qiaofeng"Baik yang mulia"Sahut Qiaofeng pelan
Qiaofeng"Ehem..yang mulia saya meminta izin untuk mengambil kantung bunga yang anda minta"
Li-en"Ah iya pergilah"
Ibu Suri"Li-en untuk apa kau menyuruh pelayan mu mengambil kantung bunga dan kantung bunga untuk apa?"Tanya ibu Suri penasaran
__ADS_1
Li-en"Ah sebenarnya kantung bunga itu aku yang buat untuk kuberikan pada ibu suri"
Jawab Li-en
Ibu suri"Ahh... Kau ini yang ulang tahun adalah kaisar mengapa aku juga diberikan hadiah"
Li-en hanya tertawa kecil mendengar perkataan ibu suri,tak berselang lama kemudian Qiaofeng datang sambil berteriak histeris
Qiaofeng"Yang mulia..!!!"Teriakan Qiaofeng membuat semua orang diaula pesta terkejut
Ibu Suri"Ada apa ini Qiaofeng"
Qiaofeng"ham...hamba melihat seorang pelayan dia...dia..."Adu Qiaofeng sambil berakring ketakutan
Li-en"Pelan² Qiaofeng"Sambil menimbulkan senyum tipis diujung bibirnya
Ibu Suri"Sebenarnya ada apa Qiaofeng"
Qiaofeng"Itu selir Rong di..dia.."
Guru Lee"Ada apa dengan adikku?"Tanyanya
(Guru Lee adalah kakak kandung dari selir Rong dia dekenal dengan orang yang sombong dan sinis dia bisa saja melakukan apapun untuk adiknyanya yaitu selir Rong entah menggunakan jalan yang benar ataupun salah)
Qiaofeng"Di..dia berzin* dengan seorang kasim"
"Apa..!!"Kaget semua orang dan mereka langsung menuju ketempat yang diarahkan Qiaofeng,tempat dimana selir Rong sedang Berzin*
Suara pintu terbuka dan terlihat dua orang tersebut merupakan selir Rong dan Kasim He,Selir Rong sedang pulas tidur didada bidang kasim He sadangkan kasim He memeluk selir Rong tubuh mereka saling bersentuhan tanpa sehelai benangpun dan hanya tertutupi selimut
(kasim He adalah suami dari pelayan Yu mereka menikah diusia muda tetapi hubungan mereka tak berjalan baik)
Pelayan Shuo"Yuyu!!"Teriak pelayan Shuo yang melihat pelayan Yu yang terbaring pucat didekat vas bunga yang berada di dekat pintu masuk kediaman seli Rong dengan dilumuri darah,tusuk konde yang tertancap tepat di perut pelayan Yu dan tusuk konde tersebut adalah tusuk konde milik selir Rong.
(pelayan Shuo adalah pelayan selir mei pelayan Shuo dan pelayan Yu sudah lama bersahabat)
Semua orang hanya terdiam membeku kecuali ibu Suri,ibu Suri datang mengghampiri selir Rong dan langsung menamparnya
Plakk...
Selir Rong"Aww... Siapa yang berani menamparku"Kesalnya sambil memperhatikan sekeliling dan ia tersadar bahwa yangbmenamparnya adalah Ibu Suri dan saat ia meliah kesebelahnya ia kaget bukan main melihat kasim He sedang tidur berdua dengannya tanpa memakai sehelai benangpun
Selir Rong"I..Ibu Suri,Ka..kasim He mengapa, kenapa a..aku bisa berada disini?"
Plak..
Satu kali lagi tamparan dari ibu suri
Ibu Suri"Sudah berbuat salah kau malah berpura-pura tak tahu"
__ADS_1
Kasim He"Ah,yang mulia tolong ampuni nyawa saya,saya hanya disuruh datang kekamar selir Rong"
Guru Lee"Berani²nya kau memfitnah adikku"
Li-en"Guru Lee jangan tergesa-gesa kita tunggu dulu jawaban kasim He"
Guru Lee"Tapi dia lah yang telah memperk*s* adikku dan..."
Li-en"Guru Lee bisa saja jika adikmu yang melakukannya lebih dulu"
Guru Lee"Kau..berani²nya menuduh adikku"
Dukk...
Guru Lee langsung menendang perut Li-en dengan kuat hingga terpental dan menghantup dengan keras kedinding hingga mulut Li-en mengeluarkan darah karena amarah guru Lee yang sudah meledak karena ia yakin jika adiknya tidak bersalah
Ibu Suri"Li-en!!"Ia langsung memapah permaisuri dan permaisuri mengusap mulutnya yangbmengeluarkan darah
Brakk...
Kaisar"Cukup..!!!,guru Lee kau benar² kelewatan batas"Kaisar langsung menendang guru Lee tanpa ampun karena ia benar² marah bisa²nya ia menendang seorang wanita yang tak bersalah dan yang ia tendang bukanlah orang sembarangan melainkan seorang permaisuri.
Ibu Suri"Kasim He lanjutkan lah bicaramu, Li-en kau kembalilah dulu"
Li-en"Tak apa bu serangan kecil tak akan sampai membunuhku"Ibu Suri hanya mengangguk
Kasim He"Tadi yang mulia selir Rong meminta saya datang dan ini suratnya"
Sambil memberikan surat
Ibu Suri yang melihat surat tersebut langsung emosinya meledak-ledak jelas² itu adalah tulisan tangan selir Rong dan memiliki cap stempel selir Rong.
Selir Rong yang mengetahui ini langsung terdiam dan tidak bisa berbuat apa².
Li-en"Yang mulia jadi kesimpulannya selir Rong dan Kasim He telah berzin* dan hal tersebut dipergoki oleh pelayan Yu kemudian mereka langsung membunuh pelayan Yu,untuk menghilangkan bukti tapi mereka malah kedeluan kepergok sama kita semua"Tiba²
Prankk...
(bukan ngeprank ya gess)
Tiba² selir Rong langsung memukulkan kepalanya dengan vas bunga.
Guru Lee"Rong...!!"
"Selir Rong..."Semua orang kaget melihat hal yang dilakukan oleh selir Rong tiba²Li-en pingsan dan kaisar dengan sigap langsung menggendong Li-en.
***BERSAMBUNG....
#####
__ADS_1
MAKASIH YA YG UDAH VOTE,LIKE DAN KOMEN MAKASIHHHHHH BANYAK...😁🙏😄😄🙇🙆
OH IYA BAGI YANG NANYA KAPANNUPNYA UPNYA ITU KALO BISA TIAP HARI YAH BIASANYA MALAM UDAH ITU AJA INFONYA MAKASIH YAH SELALU DUKUNG DAN SUPORT AUTHOR🙆🙇😄🙏😁😂🙌🤓🙌🙌🙏🙏🙏🙏🙏***