
~#~
Li-en"Adik terlalu memuji"Kata Li-en sambil menebar senyuman yang membuat semua orang jatuh cinta
Ibu Suri"Zhang,Li-en kemarilah dan duduk!"
Perintah ibu suri
Zhang&Li-en"Baik bu"Kata mereka sambil duduk agak berjarak dan canggung
Sebenarnya Li-en dan Zhang masih belum berbaikan akibat tusuk konde saat itu tetapi mereka tetap bersikap kalem agar tidak membuat curiga siapa saja.
Dan acara perjamuan kecil ini hanya dihadiri beberapa selir kaisar terdahulu,para pangeran,ibu suri,kaisar dan permaisuri sedangkan para selir seperti selir Chang,Yu, Mei dan Fu,Ibu suri sengaja tidak mengundang demit-demit itu Ehh!! Salah maksudnya selir-selir itu supaya mereka enggak banyak b*c*t,Tetapi masih ada seseorang yang tidak menaati peraturan yaitu....
Kasim"Selir Fu datang..!!"
Ibu Suri"Apa..!!
Fu"Kak Zhang..!!"Teriaknya sambil berlali lalu memeluk Zhang
"Huh!.. Mengapa aku harus kesal dengan wanita ini lagi juga aku bukan siapa-siapanya"Batin Li-en kesal tetapi karena tidak ada yang menegur Fu Li-en pun langsung angkat suara
Li-en"Ehemm... Sepertinya hukuman yang ibu suri berikan tidak cukup untuk selir Fu"
Li-en tau dari ibu suri bahwa ia menghukun Fu
Fu"Ah bu..bukan begitu kak aku datang karena ingin memberikan hasil salinan ku kepada ibu suri"Jawabnya dengan wajah yang lugu tak berdosa
"Apa! Beraninya dia memanggiku dengan kata "Kak" huh!"Batin Li-en kesal,sedangkan Fu langsung menggandeng tangan ibu suri dan mengekspresikan wajah yang sangat mirip dengan seseorang
Brakk...
Li-en"Qing Wuo Fu berhentilah berekspresi seperti itu!!"Tanpa sadar Li-en berteriak kepada Fu,Teriakan Li-en membuat semua orang yang berada disana kaget
"Eh!"Batin Li-en
Ibu Suri"Ada apa Li-en?"
Li-en"Ma..maafkan hamba ibu suri dan semuanya ha..hamba ada urusan sebentar"
Kata Li-en sambil meninggalkan semua orang yang ada didalam sana
__ADS_1
"Mengapa! Mengapa ekspresinya bisa sama persis dengan ekspresi An-an saat ia menggandeng ibuku kenapa! aku benci itu"Batin Li-en sambil menitikan air mata
Zhang"Yang mulia ibu suri saya akan pergi untuk menenangkan Li-en"
Ibu Suri"ya pergilah Zhang,Li-en pasti sangat membutuhkan mu"
Zhang"Baik bu"
"Sepertinya ada sesuatu yang dirahasiakan oleh kakak ipar"Batin Wang
Wang"Ibu kakak dan yang lainnya saya pamit keluar untuk beristirahat"
Jin"Tunggu!! Aku ikut"Teriak Jin
Ibu Suri"Baiklah,kalian pasti lelah kembalilah dan beristirahat lah"Titah ibu suri
Jin&Wang"Baik yang mulia kami pamit"Jawab mereka sambil meninggalkan semua orang
Ibu Suri"Selir Fu apa hukuman yang kuberikan tidak cukup untukmu!!"Geram ibu suri
Fu"Ma..maafkan aku bu,aku...aku"Jawabnya dengan mata yang berkaca-kaca
Fu"Ba..baik yang mulia"Fu pun pergi meninggalkan mereka semua
"Huh! Lihat saja nenek tu ketika aku menhadi ratu kekaisaran Zhang aku akan mengembalikan siksaan yang kau beri ini 10x lipat dan bila kau mati aku akan menaruh kuburanmu dihutan antah berantah"Batin Fu menyumpah serapah untuk ibu suri
~Diperjalanan~
Terlihat Li-en sedang duduk dipinggir kolam sambil menitikan air mata sambil melamun menatap air yang tenang,Wang yang melihat Li-en sedang duduk dipinggir kolam langsung menghampirinya
Wang"Kalian pergilah aku ada sedikit urusan"
Jin"Kak kau mau kemana?"
Wang"Tidak usah banyak bicara aku akan memebelikanmu manisan buah plum nanti"
Bujuk Wang kepada Jin
Jin"Oke baik"
Wang"Kalian pergilah"
__ADS_1
Pelayan"Baik yang mulia"
Wang pun pergi dan menghampiri Li-en yang terlihat sedih dan melamun disana
Wang"Ehemm..!"Dehemannya membuat Li-en tersadar dari lamunannya
Li-en"Ah!,Oh! Pangerang ma..maafkan saya"
Kagetnya sambil berdiri lalu memberikan senyuman manis untuk Wang hingga membuat jangtung Wang kembali berdegup dengan kencang
Deg..deg..deg...
"Wang dia adalah kakak iparmu Sadarlah"Bantin Wang
Lu-en"Apakah adik mencariku Ah! maksud saya a..apa kah pangeran mencari saya?"
Tanyanya kepada Wang tetapi tak kunjung ada balasan jadi Li-en memutuskan untuk memanggil Wang kembali
Li-en"Pa..pangeran!, pangeran Wang..!"
Wang"Ah! I..iya ada apa"Kaget Wang yang membuatnya menjadi salah tingkah sedangkan Li-en hanya tertawa kecil melihat tingkah Wang
Li-en"Tidak ada aku hanya bertanya kepada pangeran tetapi pangeran tidak menjawanya"
Wang"Ah! Ma..maaf kan aku"
Li-en"Tidak apa-apa"
Wang"Oh iya mengapa sepertinya kau terlihat sangat marah kepada Fu memangnya ada apa?"Tanya Wang kepada Li-en penasaran
Li-en"Ti..tidak ada,dia hanya menunjukan ekspresi yang sangat aku tidak inginkan jadi..."
Wang"Tidak apa aku mengerti"Katanya sambil memegang bahu Li-en lalu memberikan senyuman yang hangat tetapi senyuman itu mental terhadap Li-en
Wang"Tunggu!"Ada sebuat serangga dikepala Li-en Wang ingin menyingkirkan serangga itu tetapi tangannya ditepis oleh...
Plakk..
Grepp..
??"Aku bisa melakukannya"
__ADS_1