Menaklukan SangKaisar Berhati Es

Menaklukan SangKaisar Berhati Es
34.Fu~An-an


__ADS_3

~#~


Li-en"Adik terlalu memuji"Kata Li-en sambil menebar senyuman yang membuat semua orang jatuh cinta


Ibu Suri"Zhang,Li-en kemarilah dan duduk!"


Perintah ibu suri


Zhang&Li-en"Baik bu"Kata mereka sambil duduk agak berjarak dan canggung


Sebenarnya Li-en dan Zhang masih belum berbaikan akibat tusuk konde saat itu tetapi mereka tetap bersikap kalem agar tidak membuat curiga siapa saja.


Dan acara perjamuan kecil ini hanya dihadiri beberapa selir kaisar terdahulu,para pangeran,ibu suri,kaisar dan permaisuri sedangkan para selir seperti selir Chang,Yu, Mei dan Fu,Ibu suri sengaja tidak mengundang demit-demit itu Ehh!! Salah maksudnya selir-selir itu supaya mereka enggak banyak b*c*t,Tetapi masih ada seseorang yang tidak menaati peraturan yaitu....


Kasim"Selir Fu datang..!!"


Ibu Suri"Apa..!!


Fu"Kak Zhang..!!"Teriaknya sambil berlali lalu memeluk Zhang


"Huh!.. Mengapa aku harus kesal dengan wanita ini lagi juga aku bukan siapa-siapanya"Batin Li-en kesal tetapi karena tidak ada yang menegur Fu Li-en pun langsung angkat suara


Li-en"Ehemm... Sepertinya hukuman yang ibu suri berikan tidak cukup untuk selir Fu"


Li-en tau dari ibu suri bahwa ia menghukun Fu


Fu"Ah bu..bukan begitu kak aku datang karena ingin memberikan hasil salinan ku kepada ibu suri"Jawabnya dengan wajah yang lugu tak berdosa


"Apa! Beraninya dia memanggiku dengan kata "Kak" huh!"Batin Li-en kesal,sedangkan Fu langsung menggandeng tangan ibu suri dan mengekspresikan wajah yang sangat mirip dengan seseorang


Brakk...


Li-en"Qing Wuo Fu berhentilah berekspresi seperti itu!!"Tanpa sadar Li-en berteriak kepada Fu,Teriakan Li-en membuat semua orang yang berada disana kaget


"Eh!"Batin Li-en


Ibu Suri"Ada apa Li-en?"


Li-en"Ma..maafkan hamba ibu suri dan semuanya ha..hamba ada urusan sebentar"


Kata Li-en sambil meninggalkan semua orang yang ada didalam sana

__ADS_1


"Mengapa! Mengapa ekspresinya bisa sama persis dengan ekspresi An-an saat ia menggandeng ibuku kenapa! aku benci itu"Batin Li-en sambil menitikan air mata


Zhang"Yang mulia ibu suri saya akan pergi untuk menenangkan Li-en"


Ibu Suri"ya pergilah Zhang,Li-en pasti sangat membutuhkan mu"


Zhang"Baik bu"


"Sepertinya ada sesuatu yang dirahasiakan oleh kakak ipar"Batin Wang


Wang"Ibu kakak dan yang lainnya saya pamit keluar untuk beristirahat"


Jin"Tunggu!! Aku ikut"Teriak Jin


Ibu Suri"Baiklah,kalian pasti lelah kembalilah dan beristirahat lah"Titah ibu suri


Jin&Wang"Baik yang mulia kami pamit"Jawab mereka sambil meninggalkan semua orang


Ibu Suri"Selir Fu apa hukuman yang kuberikan tidak cukup untukmu!!"Geram ibu suri


Fu"Ma..maafkan aku bu,aku...aku"Jawabnya dengan mata yang berkaca-kaca


Fu"Ba..baik yang mulia"Fu pun pergi meninggalkan mereka semua


"Huh! Lihat saja nenek tu ketika aku menhadi ratu kekaisaran Zhang aku akan mengembalikan siksaan yang kau beri ini 10x lipat dan bila kau mati aku akan menaruh kuburanmu dihutan antah berantah"Batin Fu menyumpah serapah untuk ibu suri


~Diperjalanan~


Terlihat Li-en sedang duduk dipinggir kolam sambil menitikan air mata sambil melamun menatap air yang tenang,Wang yang melihat Li-en sedang duduk dipinggir kolam langsung menghampirinya


Wang"Kalian pergilah aku ada sedikit urusan"


Jin"Kak kau mau kemana?"


Wang"Tidak usah banyak bicara aku akan memebelikanmu manisan buah plum nanti"


Bujuk Wang kepada Jin


Jin"Oke baik"


Wang"Kalian pergilah"

__ADS_1


Pelayan"Baik yang mulia"


Wang pun pergi dan menghampiri Li-en yang terlihat sedih dan melamun disana


Wang"Ehemm..!"Dehemannya membuat Li-en tersadar dari lamunannya


Li-en"Ah!,Oh! Pangerang ma..maafkan saya"


Kagetnya sambil berdiri lalu memberikan senyuman manis untuk Wang hingga membuat jangtung Wang kembali berdegup dengan kencang


Deg..deg..deg...


"Wang dia adalah kakak iparmu Sadarlah"Bantin Wang


Lu-en"Apakah adik mencariku Ah! maksud saya a..apa kah pangeran mencari saya?"


Tanyanya kepada Wang tetapi tak kunjung ada balasan jadi Li-en memutuskan untuk memanggil Wang kembali


Li-en"Pa..pangeran!, pangeran Wang..!"


Wang"Ah! I..iya ada apa"Kaget Wang yang membuatnya menjadi salah tingkah sedangkan Li-en hanya tertawa kecil melihat tingkah Wang


Li-en"Tidak ada aku hanya bertanya kepada pangeran tetapi pangeran tidak menjawanya"


Wang"Ah! Ma..maaf kan aku"


Li-en"Tidak apa-apa"


Wang"Oh iya mengapa sepertinya kau terlihat sangat marah kepada Fu memangnya ada apa?"Tanya Wang kepada Li-en penasaran


Li-en"Ti..tidak ada,dia hanya menunjukan ekspresi yang sangat aku tidak inginkan jadi..."


Wang"Tidak apa aku mengerti"Katanya sambil memegang bahu Li-en lalu memberikan senyuman yang hangat tetapi senyuman itu mental terhadap Li-en


Wang"Tunggu!"Ada sebuat serangga dikepala Li-en Wang ingin menyingkirkan serangga itu tetapi tangannya ditepis oleh...


Plakk..


Grepp..


??"Aku bisa melakukannya"

__ADS_1


__ADS_2