
~#~
Plakk..
Grep..
Zhang"Aku bisa melakukannya"
Suara tepisan Zhang dan langsung memeluk Li-en
Wang"Ah! Kakak a..aku hanya ingin membuang serangga yang berada dikepala kakak ipar maaf jika aku lancang"Sesalnya sambil menundukan kepalanya
Li-en"Hey kau!"Bentak Li-en tetapi dirinya langsung ditarik Zhang meninggalkan Wang sendiri
"Kaka ipar Apakah hidupmu baik-baik saja bersama kaka?"Batin Wang sambil menunjukan ekspresi murung
~KediamanLi-en&Zhang~
Dukk...
Li-en"Awwhh... Sa..sakit kenapa kau melemparku?"Tanyanya kesal
Zhang"Apa aku belum memuaskanmu?"
Zhang"Sampai-sampai kau menggoda adikku,apa kau mau aku...?"Tanyanya sambil mendekatkan wajahnya kewajah Li-en yang membuat seluruh wajah Li-en memerah seperti tomat
Li-en"Ti..tidak perlu...!!"Jawab Li-en sambil menutupi wajahnya yang memerah
Zhang"Huh! Baguslah,Tapi jangan lupa aku tidak suka bonekaku dimainkan oleh orang lain"
"Eh! Apa,Bo..boneka"Batin Li-en
__ADS_1
Li-en"Hey siapa yang kau bilang bonekamu?"
Tanya Li-en tak terima,Tetapi Zhang tidak memperdulikannya lalu pergi keluar meninggalkan Li-en
Li-en"Heyy...!! Kau kembali!!"Teriak Li-en
"Huh! Dasar!, Boneka dia bilang"Batin Li-en kesal
~KeesokanHarinya*RuangKerjaZhang~
Kasim"Yang mulia permaisuri tiba..!!"
"Huh! Jika bukan ibu suri yang memintaku untuk mengantarkan makanan Zhang aku juga tidak sudi pergi kesini"Batin Li-en kesal
~FlashBack*15MenitYangLalu~
Ibu Suri"Li-en bisa kah ibu meminta sesuatu kepadamu uhuk.. Uhuk..."Katanya dengan nada lesu untuk merayu Li-en
Ibu Suri"Tolong antarkan makanan ini kepada Zhang ibu mohon uhuk..uhuk.."
Li-en"Tapi bu..."
Ibu Suri"Suuttt.... Ibu mohon uhuk!.. Jangan menolak ibu... I..ibu mohon padamu uhuk"
Licen yang tak tega melihat ibu suripun terpaksa menerima perintak ibu suri
Li-en"Ba..baiklah bu"
Ibu suri"Baguss!.."
Ibu Suri"Ma..maksud ibu terimakasih uhuk! Li-en telah membantu ibu"
__ADS_1
Li-en"Tak apa bu"
~FlashBackOff~
Zhang"Ada apa kau kemari?"Tanya Zhang dengan ekspresi dingin
Li-en"Ibu Suri menyuruhku mengantarkan makanan untukmu!"Tanyanya sambil duduk dikursi yang tersedia disana
Zhang"Taruh saja disana"
Li-en yang melihat keseriusan Zhang langsung menatap Zhang lekat dan hatinya berkata
"Wuaahhh... Dia sangat tampan seperti opa-opa korea"Batin Li-en tanpa sadar
"Eh tunggu!"Batin Li-en tersadar,ia tidak sadar bahwa dari tadi Zhang sedang melihatnya
Zhang"Apa kau sudah selesai menatapku"
Li-en"Si..siapa yang menatapmu!"Tiba-tiba
Kasim"Selir Fu tiba..!!"
"Wanita ini datang lagi aku harus memberinya pelajaran"Batin Li-en
Li-en langsung mengambil kotak makanan yang ia bawa tadi dan ia langsung duduk dipangkuan Zhang lalu menyuapi Zhang dengan makanan yang Li-en bawa,dan saat Fu masuk,Duarrr....
Fu"Kak Zhang!.."Teriaknya dengan wajah semangat tetapi saat melihat Li-en dan Zhang lagi duduk-duduk romantis mukanya berubah menjadi lesu dan kesal
Fu"Ka..kau! Berani-beraninya menggida kak Zhang"Marahnya
Li-en"Hah!, Siapa yang menggodanya kau hanyalah selir sedangkan aku adalah permaisuri"Kata Li-en sambil berdiri dari pangkuan Zhang dan berkata seperti itu untuk memancing amarah Fu dann.....
__ADS_1
BERSAMBUNG....