Menaklukan SangKaisar Berhati Es

Menaklukan SangKaisar Berhati Es
31.Selir Baru


__ADS_3

~#~


Putri Fu"Baik ayah"


Disana semuanya telah memakai pakaian merah cerah kecuali kaisar,permaisuri dan ibu suri mereka memakai baju berwarna emas cerah,sebenarnya ibu suri yang meminta Li-en memakai baju tersebut tetapi tak disangka Zhang juga memakai baju yang berwarna sama dengan Li-en


Putri Fu memakai baju pernikahan berwarna merah cerah dan memakai penutup kepala yang sedikit tipis hingga ia bisa melihat apa yang terjadi dan dimana Zhang berada


Putri Fu"Kak Zhang akhirnya kita akan menjadi sepasang suami istri!"Katanya dihadapan Zhang yang membuat semua orang merasa aneh dan jijik melihat putri Fu


Zhang"Hengg... Siapa yang kau panggil kak Zhang"


Orang A"Iya benar putri Fu bafaimana bisa dia memanggil nama kaisar sedangkan permaisuri dan para selir tak pernah memanggil nama kaisar secara langsung"


Orang B"Ck ck putri dari kerajaan Qing ini terlalu dimanjakan"


Semua orang berbisik


Putri Fu"Ma..maafkan hamba yang mulia"


~SetelahUpacaraSelesai~


Pendeta Agung"Upacaranya sudah selesai"


Zhang"Hengg... Baguslah"


Pengawal"Yang mulia kabar buruk!,itu perbatasan Manhwei diserang pemberontak dan...dan.."


Zhang"Dan.. Apa!"


Pengawal"Perdana mentri yang pulang dari kota sebelah ikut diserang pemberontak"


Ibu Suri,Kaisar&Li-en"Apa!"


Li-en"A..ayah a..aku hatus kesana"Li-en yang tadinya ingin pergi tetapi ditahan Zhang


Zhang"Li-en kau tidak boleh pergi kesana"


"Tunggu kenapa dia menjadi sangat lembut seperti agar-agar"Batin Li-en sambil mengerutkan dahinya


"Huh!,jika bukan karena mepet aku tidak akan melakukan ini"Batin Zhang


Li-en"Tapi dia ayahku aku harus melihatnya"


Cup..

__ADS_1


Zhang"Tidak bisa Li-en"


Zhang mencium kening Li-en dan membuat semua orang disana melongok


"Sudahlah aku tak bisa menghindar"Batin Li-en


Li-en"Baiklah tetapi kau harys hati-hati disana"


"Aku harus tetap berakting agar sandiwara ini cepat berakhir"Batin Li-en


Zhang"Baiklah!!"


Zhang"Kalau begitu,pengawal berangkat!"


Pengawal"Baik yang mulia"


Fu"Yang mulia tunggu"


Zhang"Ada apa lagi?"


Fu"Aku mendengar bahwa suami istri harus melakukan hubungan malam pertama tapi kita belum melakukannya lagipula ini pernihakahan kita dann..."


Zhang"Apakah itu penting?"Tanyanya dengan wajah dingin


Zhang"Pengawal berangkat!"


"Apa dia cinta huh cinta apanya!"Batin Li-en dengan wajah yang kesal tetapi dilubuk hatinya entah mengapa terasa senang mendengar perkataan Zhang


Orang A"Benar aku cuma mendengar bahwa kaisar hanya menghabiskan malam pertamanya dengan permaisuri"


Orang B"Iya..iya aku juga dengar adik sepupuku adalah pelayan permaisuri juga dia saat itu bersama pelayan lainnya melihat dengan mata kepala mereka sendiri bahwa kaisar telahtidur dengan permaisuri"


Orang C"Hengg... Atas dasar apa dia meminta kaisar tidur dengannya?"


Orang D"Kalau disimpulkan kerajaan Qing statusnya tidak lebih tinggi dari perdana mentri bukan?"


Orang A"Iya benar!"


Semua orang berbisik


Fu"Huhuhu... Ayah aku begitu malu" Rengeknya


~MalamHari~


Li-en"Bagaimana keadaan ayahku?"

__ADS_1


Zhang"Dia baik-baik saja tabib kerajaan sudah mengobatinya dan para pemberontak itu telah kusingkirkan"


Li-en"Ohh..."Katanya sambil menyemil makanan


Zhang"Oh iya!,ini aku menemukan buku diperpustakaan kerajaan,baca dan pelajari isinya"Sambil memberikan buku yang sedikit usang


Li-en"Buku apa ini?"Tanya Li-en penasaran


Zhang"Itu bagus untuk melatih kekuatan Dewi bulanmu"


Li-en"Benarkah?"


Zhang"Tentu!Tapi aku penasaran bagaimana kau bisa memiliki kekuatan dewi bulan ditubuhmu sedangkan kekuatan dewi bulan hanya dimiliki oleh keturunan dewi bulan?"


Li-en"Mana ku tahu"


Zhang"Haiihh... Sudahlah baca bukunya besok saja kemari dan bantu aku ganti baju"


Li-en"Hah! Mengapa harus ak.."


Zhang"cepatlah tak usah membantah!"


Li-en"Iya..iya"


Bebrapa menit kemudian mereka berdua berganti baju menggunakan hanfu yang tipis


Li-en"Slesai!"


Zhang"Tidurlah"


Li-en"Iya..!"


Tiba-tiba


Grepp...


Zhang langsung memeluk Li-en dari belakang meraba perut datar Li-en lalu ia m*nci*m leher jenjang Li-en


Li-en"Mpphh... A..apa yang kau lakukan"


Zhang"Diamlah! Dan menurut saja apa yang aku lakukan"


Li-en"Ah... Mphh..."


Li-en"He..hey tanganmu kau taruh di..dimana?"

__ADS_1


Zhang tersenyum nakal dan terus melanjutkan permainannya


__ADS_2