
~#~
Kasim"Yang mulia kaisar tiba..!!"
Ibu Suri"Tunggu!!"
Ibu Suri"Jangan biarkan kaisar masuk suruh dia berlutut sampai aku menyuruhnya berdiri"
Orang yang mendengar perkataan ibu suri kaget dan penasaran sebenarnya apa yang membuat ibu suri marah kepada kaisar hingga menyuruh kaisar berlutut diluar
Kasim"Ma..maaf yang mulia kaisar ibu suri menyuruh anda berlutut diluar dann..."
Zhang"Baiklah!"
Zhang pun berlutut dan ibu suri sengaja memaksa Li-en untuk berbincang agak lama agar Zhang menunggu lama kemudiann...
Li-en"Hamba izin pamit yang mulia ibu suri,semoga anda mendapatkan mimpi yang indah"
Ibu Suri"Hahh... Aku tidak meminta mimpi indah aku hanya meminta agar aku kelak mendapatkan cucu secepatnya"Ibu Suri menatap Li-en dengan tatapan yang penuh harapan sedangkan Li-en hanya tersenyum canggung kemudian dia keluar,diluar dia melihat Zhang yang masih berlutut Li-enpun memberikan selimut yang ia gunakan
Sett...
Li-en"Pakailah ini cuacanya dingin"
Zhang"Apa kau perduli denganku"
Li-en"Jika kau sakit aku yang akan sibuk mengurusmu"
Hanya itu kalimat yang mereka dua ucapkan lalu Li-en pergi meninggalkan Zhang
Ibu Suri"Zhang! Kau..!"
Zhang"Saya yang mulia ibu suri"
Ibu Suri"Hahh... Sudahlah aku mengantuk kau bisa mengunjungiku besok kembalilah sekarang cuacanya sangat dingin"
Zhang"Baik yang mulia"
~KeesokanHarinya,Malam~
Kasim"Yang mulia kerajaan Qing mengirimkankan surat mereka setuju mencalinkan anaknya sebagai selir tingkat2"
Zhang"Hengg... Bagus umumkan hal itu dan acara pelantikan selir akan dirayakan 3hari lagi"
Kasim"Ba..baik yang mulia"
~KediamanIbuSuri~
Brakk...
__ADS_1
Ibu Suri"Apa!"
Ibu Suri"Mengapa upacaranya secepat itu!"
Li-en"Tenanglah bu..,kaisar memiliki hak untuk mengangkat siapapun menjadi selirnya bu"
Ibu Suri"Haiihh... Kau ini kaisar memang memiliki hak akan hal itu tapi anak seperti putri Fu sangatlah cerewet,dia sangat sombong dan manja keras kepala pula banyak orang mengira dia adalah orang yang lembut dan ceria padahal ia hanya seekor serigala berbulu domba,lagi juga kekaisaran Qing hanya kekaisaran kecil dan lemah akan serangan dari kekaisaran lainnya"Li-en hanya sedikit tersenyum melihat tingkah ibu suri
"Uh!,mengapa dadaku sangat sesak"Batin Li-en sambil memegangi dadanya
~TakSelangBerapaLamaKemudian~
Li-en"Hamba pamit yang mulia"
Ibu Suri"Baiklah"
~Diperjalanan~
Dukk...
Li-en"Awwhh.."
Qisheng"Heyy.. Apa kau punya mata,apa kau tidak melihat yang kau tabrak adalah permaisur"Omel Qisheng sambil memapah permaisuri
Lee Hao"Ma.. Maafkan hamba yang mulia permaisuri"
Lee Hao langsung memeluk Li-en hingga membuat Li-en kaget
Grepp..
Li-en"Eh!!"
(Li-en dan Lee Hao dulunya adalah teman baik banyak orang yang menjodohkan mereka berdua tetapi karena Lee Hao mengikuti jejak ayahnya yaitu menjadi kepala militer karena itu ia terpisah dengan Li-en saat kembali ia dengar Li-en sudah menikah tetapi ia tidak bertanya dan tidak tahu Li-en menikah dengan siapa,yang ia tahu kaisar sudah menikah saat itu)
Tiba-tiba dari belakang
Zhang"Ehemm...!!"
Li-en"Ah!! Yang mulia"Kagetnya sambil mendorong Lee Hao
Bukk...
Lee Hao"Awwhh..."
Zhang"Sepertinya permaisuri sangat menikmati Pelukannya tadi"
Li-en"Ah! Ti..tidak yang mulia
"Hengg... Gara-gara orang ini aku jadi disalah pahami oleh Zhang"Batin Li-en kesal
__ADS_1
"Tidak! Tidak boleh aku harus membujuknya suapaya aku tidak tidur dilantai"Batin Li-en cemas
Li-en"Yang mulia ha..hari semakin malam bagaimana kalau kita kembali dan tidur bersama"Katanya gemetaran sambi tak sadar
"Tunggu a..aku bilang apa tadi!!"Batin Li-en tak karuan
Zhang"Baiklah permaisuri yang memintanya"
Glekk...
"Tamat riwayatku!"Batin Li-en
~KediamanLi-en&Zhang~
Zhang"Pergilah tidur"
Zhang yang raut wajahnya sedikit kesal pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri tetapi Li-en yang menyadari itu membuntutinya dan ia ingin menjelaskan sebenarnya apa yang terjadi tapi...
Li-en"Heii.. Apa kau masih marah ak.."
Byurr...
Li-en jatuh tersandung dan masuk kedalam bhat up yang ukurannya besar itu,dia jatuh tepat didepan Zhang wajahnya lebih dulu masuk kedalam bhat Up hingga membuat baju bagian depannya basah dan menjadi terlihat kebetulan Li-en menggunakan hanfu berwarna biru muda yang agak tipis
Glekk...
Suara Zhang menelan salivanya melihat bagian depan Li-en yang nampak basah
Li-en"Awwhh..."Li-en langsung berdiri namun naasnya ia langsung ditarik oleh Zhang hingga ia duduk diatas pangkuan Zhang kemudian Zhang membalikan tubuh Li-en dan...
Li-en"Mmpphh..."
Tiba-tiba Zhang langsung m*nci*m b*b*r merah muda Li-en,dan tangannya tidak hanya diam tangannya memb*k* satu persatu kain yang menempel ditubuh Li-en
(Dann... Terjadilah adegan 21+ disana😂😂 hanya air yang menjadi saksi bisu adegan romantis itu*Kalo enggak percaya tanya ama airnya*wkwkwk lanjoot...)
Keesokan harinya semua orang sedang sibuk menyiapkan pesta untuk pelantikan selir baru sedangkan Li-en masih beristirahat didalan kamarnya
~UpacaraPelantikanSelir~
Kasim"Keluarga kerajaan Qing tiba...!!"
Putri Fu"Wahh... Ayah istana kekaisaran Zhang sangat besar!"
Kaisar Qing"Tentu saja!,ini semua akan menjadi milikmu,kau hanya perlu mendapatkan kasih sayang dari kaisar"
Katanya sambil berbisik
Putri Fu"Hemm... Baik ayah"
__ADS_1