
~#~
Kepalaku!"Batin Zhang sambil terus memganggi kepalanya
Brukk!....
Tuba-tiba Qisheng terjatuh dan langsung berlutut
Ibu Suri"Ada apa ini Qisheng?"
Qisheng"I..itu permaisuri pingsan!"
"Apa?!"Kaget semua orang
Ibu Suri"Tabib istana!,seseorang panggilkan tabib istana!"Perintah Ibu Suri
~KediamanZhang~
Semua orang beserta Zhang,Wang dan Ibu Suri,semuanya sudah berada disana sedangkan Li-en masih belum sadar ditempat tidur dengan wajah yang pucat sambil menunggu tabib istana meriksa Li-en
Ibu Suri"Tabib bagaimana keadaan Li-en?,apa dia baik-baik saja?,atau dia dalam keadaan yang buruk?,mengapa dia bisa seperti ini?,apa ada orang yang berniat mencelakainya?"Banyak pertanyaan yang diberikan oleh Ibu Suri hingga membuat Zhang agak kesal
Zhang"Bu!,Li-en hanya pingsan bukan sekarat"Tekan Zhang semakin pusing memikirkan keadaan Li-en dan kepalanya yang terasa sangat pusing
Qiaofeng"Yang mulia minumlah obat ini"Sambil memberikan sebuah kapsul
Zhang"Apa ini"
Qiaofeng"Yang mulia permaisuri yang menyuruh saya memberikan ini,karena ia melihat sepertinya anda sedikit pusing"
Tanpa pikir panjang Zhang langsung menelan obat itu tak lama kemudian Zhang sudah merasa agak mendingan
Ibu suri"Bagaimana keadaan Li-en tabib?"
Tabib"Selamat yang mulia!"Sambil bersujud
Ibu Suri"Ada apa ini"
Tabib"Selamat yang mulia!,karena permaisuri sedang mengandung katurunan kaisar yang mulia"
"Apa!"Kaget semua orang disana
__ADS_1
"Selamat yang mulia kaisar!"Ucapan selamat dari semua orang kecuali Wang yang masih belum menerima kenyataan bahwa Li-en sedang mengandung anak Zhang
Li-en"Ughh.."Li-en tersadar sambil memegangi kepalanya
Li-en"A..ada apa ini?"
Ibu Suri"Selamat sayang!"Gembira Ibu Suri sambil memeluk Li-en
Li-en"Se..sebenarnya ada apa ini?"Tanya Li-en masih Linglung
Ibu Suri"Sebentar lagi kau akan menjadi seorang Ibu!"
Li-en"Aku!,Ibu?"
Wang"Tidak!,aku tidak setuju,itu pasti salah"
Ibu Suri"Apa yang kau maksud pangeran Wang?"Tanya Ibu Suri dengan nada kesal
Wang"Yang mulia,Pasti tabib itu salah memeriksa,cepat periksa lagi!"
Plak!...
Tiba-tiba selir Zhe langsung menampar Wang
Wang"Ibu"
Li-en"Sebenarnya pangeran,saya sangat bahagia akan kedatangan bayi didalam rahimku,kau tidak perlu sampai melakukan ini pangeran"
Wang"Tapi..."
Zhang"Benar Wang apa kau akan merelakan Ibu mu yang telah mengurusmu dan membesarkanmu dari kecil?"
Wang"Aku.."
"Benar hanya ibu yang paling menyayangiku dikehidupan ini meskipun ada beribu wanita terbaik didunia ini,tetap ibulah yang paling terbaik menurutku"Batin Wang
Wang"Kaka!,ampunilah aku"Sambil bersujut dibawah kaki Zhang tetapi Zhang langsung memapahnya
Zhang"Tidak apa Wang"
Kasim"Yang mulia,sesuai perjanjian pangeran kedua mengaku kalah dengan itu berarti ia akan dicabut gelarnya sebagai pangeran"
__ADS_1
Ibu Suri"Ini terlalu..."
Wang"Tidak bu!,ini keputusan yang benar,aku mohon cabut saja gelarku dan kirim aku dan ibuku keperdesaan yang asri itu sudah sangat cukup bagi kami"
Kasim"Yang mulia ini...."
Zhang"Laksanakan!"
Kasim"Baik yang mulia"
Selir Zhe dan Wang"Terimakasih banyak yang mulia!"
~EsokHariMengantarSelirZhe~
Ibu Suri"Apa semua barangnya sudah siap?"
kasim"Sudah yang mulia"
Selir Zhe"Kakak!"
Ibu Suri"Selir Zhe,aku minta agar kau jaga diri baik-baik disana"
Selir Zhe"Tenanglah kakak"
Jin"Huaaaa...,kakak aku akan merindukanmu"
Rengek Jin kepada Wang
Wang"Tenanglah aku akan sering-sering mengirim surat untuk kalian semua"
Zhang"Jagalah dirimu baik-baik bersama selir Zhe"
Wang"Baik kak,dan maafkan aku"
Li-en"Ini semua bukan salahmu pangeran"
Wang"Terima kasih kak,dan aku jamin aku akan membawa hadiah yang banyak jika keponakan ku sudah lahir"Canda Wang
Selir Zhe"Ayolah Wang!"
Wang"Ah!,aku harus pergi daa"
__ADS_1
"Da!"Jawab semua orang
~Dan pada akhirnya mereka hidup bahagia selamanya~