
~#~
Fu menghampiri Li-en lalu
Brukk..
Li-en"Awwhhh..."Rintih Li-en
Fu langsung mendorong Li-en dengan keras sehingga tubuh Li-en tersungkur kebawah dan Zhang yang melihat hal itu tiba-tiba langsung marah besar dan
Brakk..
Zhang langsung berdiri dan memukul meja
Zhang"Pengawal!, Bawa selir Fu keluar!"
Pengawal"Baik yang mulia"
Fu"Ka..kak Zhang a..aku tidak sengaja wanita ****** ini yang terjatuh sendiri aku..aku tidak berbuat apa-apa kak"Belanya sambil menangis tersedu-sedu
Zhang"Apa kau kira aku buta!"Bentak Zhang sambil memapah Li-en
Li-en"Tak apa Yang mulia mungkin adik Fu belum terbiasa dengan saya yang mulia tetapi taakan lama mungkin adik Fu bisa terbiasa dengan saya"Kata Li-en dengan nada yang lembut sambil tangannya merangkul tangan Zhang
Zhang yang melihat akting Li-en juga jadi ikut berakting
Zhang"Jadi hukuman apa yang pantas didapat oleh selir Fu permaisuriku"Sambil merangkul tubuh Li-en kedalam dada bidang Zhang
"Eh!"Batin Li-en
Li-en"Ya..yang mulia ba..bagaimana kalau anda saja yang me..memutuskannya"Jawab Li-en gemetar sambil mendorong tubuh Zhang agar menjauh tetapi ia malah ditarik semakin erat kedalam pelukan Zhang
Zhang"Baiklah kalau begitu permaisuriku"
Goda Zhang kepada Li-en hingga membuat wajah Li-en menjadi semerah tomat
"Di..dia sengaja kan"Batin Li-en
Zhang"Pengawal kurung selir Fu satu bulan karena telah melukai permaisuri"Perintah Zhang dengan wajah tegas
Fu"Ti..tidak kak kumohon"Rintih Fu
Zhang"Selir Fu sudah kubilang jangan memanggilku dengan sebutan "kak"
__ADS_1
Fu"Ya..yang mulia aku salah"Fu langsung dibawa kembali kekediamannya lalu dikurung dan tidak diperbolehkan keluar
Zhang"Apa kau puas permaisuriku?"Tanya Zhang sambil kembali bekerja
Li-en"Tentu!, Akhirnya aku bisa merasakan hidup tenang selama satu bulan"Katanya merasa puas dan senang
Li-en"Oh ya!,Kenapa tadi kau membantuku?"
Tanya Li-en penasaran
Zhang"Aku sudah bilang,aku tidak mau bonekaku disentuh oleh orang lain"Jawab Zhang acuh tak acuh
Li-en"Kau!!.."Geram Li-en
Li-en"Huh! Sudahlah aku akan kembali saja dan merayakan ketenanganku"Katanya semangat berbalik lalu meninggalkan Zhang sendirian sedangkan Zhang masih sibuk dengan pekerjaannya
~KediamanSelirChang~
Ji"Yang mulia!.. Yang mulia selir ada kabar baik!!.."Teriak pelayan Ji
Chang"Bisa kah kau tidak berteriak!"Bentak Chang yang merasa terganggu dengan teriakan Ji
Ji"Ah!..,Ma..maafkan hamba yang mulia selir"Kata Ji sambil berlutut dihadapan Chang
Chang"Huh!, berdirilah!"
Ji"Baik yang mulia"
Ji"Hamba mendengar bahwa selir Fu dikurung dikediamannya selama sebulan"
Chang"Selir Fu?!"
Chang"Selir Fu!,Putri kesayangan kerajaan Qing?"
Ji"Benar Yang mulia!"
Chang"Huh baguslah"Sambil tersenyum sinis
Chang"Tetapi mengapa dia bisa dikurung?"
Ji"Soal itu hamba juga tidak tahu yang mulia soalnya para pengawal dilarang memberitahukan soal kenapa selir Fu dikurung dikediamannya"Jawab Ji penasaran
Chang"Sudahlah kembali kekerjaanmu sana"
__ADS_1
Ji"Baik yang mulia"
Chang"Eh! tunggu!"
Ji"Ada apa yang mulia?"Tanya Ji
Chang"Kapan hukumanku akan berakhir?"
Ji"Emm..,Sekitar satu minggu lagi yang mulia"
Chang"Baiklah"
Ji"Hamba permisi yang mulia"Membungkuk lalu pergi meninggalkan Chang
~MalamHari~
~KediamanLi-en&Zhang~
Mereka berdua sudah bersiap untuk tidur
Li-en"Zhang!"Panggil Li-en
Zhang"Hemm..."
Li-en"Bolehkah aku bertanya?"
Zhang"Tanya apa?"
Li-en"Sebenarnya ada apa dengan tusuk konde itu?"Tanyanya sedikit takut akan bila Zhang marah kepadanya jika bertanya tentang tusuk konde itu
Zhang"Itu milik Huang'Er"
Li-en"Huang'Er?,Memangnya siapa dia?"Tanya Li-en penasaran
Zhang"Kau tak perlu tahu"
Li-en"Huh! Yasudahlah"Jawabnya kesal lalu memejamkan matanya
"Huang'Er!"
"Kak aku berharap kau tenang disana"Batin Zhang
BERSAMBUNG....
__ADS_1
########
Sejauhini adakah para pembaca yang bertanya :"Dimanakah Kun-kun?"