Mencintai Sahabatku

Mencintai Sahabatku
bermimpi


__ADS_3

blub.. blub..blub. tenggelam


'akh,... nafasku... tolong!! nadya disini, dibawah sini, siapapun tolong. mama, papa, irfan, aku di si...'. batin nadya.


gadis kecil itu terjatuh kedalam danau. nadya yang sangat menyukai kupu - kupu tengah mengejar kupu - kupu cantik dengan sayap lebar berwarna putih. karena terlalu fokus mengejar kupu - kupu itu, nadya tidak menyadari di depannya adalah danau yang cukup dalam bagi seorang anak kecil. apalagi saat ini usia gadis itu baru 10 tahun.


'seseorang,.. siapapun tolong'. nafas nadya semakin menipis, bahkan kedua paru - paru gadis itu telah kehabisan udara. nadya tidak bisa bernafas karena saat ini. ia merasa telah banyak meminum air danau tersebut.


"byur.... ". seseorang menjatuhkan dirinya masuk ke dalam danau, ia telah melihat seorang gadis kecil yang tengah ingin menangkap seekor kupu - kupu. akan tetapi sejurus kemudian gadis kecil itu terjatuh dan tidak bisa mengimbangi diri. seketika gadis kecil itu jatuh masuk ke dalam danau yang cukup dalam. ia yang melihat dari kejauhan segera berlari dan menjatuhkan tubuhnya kedalam air untuk menyelamatkan gadis tersebut.


ia menemukan gadis berkepang dua tengah meronta - ronta, sepertinya kaki kecil gadis itu terlilit oleh tanaman di bawah sana. dengan cepat ia menyelamatkan dan membawa tubuh gadis itu ke permukaan.


...bangun... sambil menepuk pelan pipi gadis kecil itu. karena tak ada reaksi dari sang gadis kecil .sang pria melakukan penyelamatan dengan memberikan nafas buatan dan menekan sedikit dada bagian kiri sang gadis beberapa kali secara beraturan. ...


tidak berapa lama setelah penyelamatan utama dilakukan,. akirnya nadya menyemburkan air yang telah memenuhi rongga dadanya. kedua mata nadya terbuka secara perlahan. ia menatap samar seseorang yang telah menyelamatkannya.


"terima kasih paman.. ". ucap gadis itu terbata, namun sejurus kemudian kedua mata berwarna gold itu kembali tertutup. karena rasa lelah membuat kesadarannya mulai hilang.


"tuan muda! anda tidak apa - apa? ". seorang pria tua berlari tergopoh - gopoh mendekati tuannya yang telah basah kuyup. bahkan baju putih yang di pakainya tampak sedikit kotor karna tanah di tepi danau yang sedikit liat. meskipun air danau tergolong jernih, akan tetepi tanah di sekeliling danau tersebut adalah tanah liat,sehingga baju sang pria yang tadinya putih bersih. tampak sedikit kotor di beberapa bagian.


pria tua itupun memberikan handuk kepada tuan mudanya.


" tuan muda, sebaiknya anda membersihkan diri terlebih dahulu. mengenai gadis kecil ini, saya akan memeriksanya. setelah itu saya akan mengantarnya pulang". ucap pria tua itu.

__ADS_1


hm... kemudian mengankat tubuh kecil itu ala bridal style menuju mansion miliknya.


bersihkan dan berikan ia makan. kemudian antar gadis kecil ini pulang. ucapnya kemudian ia sendiri berlalu pergi setelah meninggalkan sang gadis di salah satu kamar yang ada di mansion miliknya.


"baik tuan muda".


********


"ugh.. tol.. ng". lirihnya lemah. keringat dingin membasahi kedua pelipis nadya. wajahnya tampak pucat.


"nad... bangun" . ucap michael. tangan kirinya masih menggenggam tangan kanan nadya. sedangkan tangan kanannya kini tengah mengusap pelan peluh yang membasahi pelipis gadis itu.


perlahan nadya membuka kedua matanya. sehingga hazel berwarna gold itu terlihat. meskipun sedikit agak sayu.


" tadi lu pingsan nad, sekarang gimana? apa udah mendingan? ". nadyapun mengangguk.


"nad, lu makan ya? tadi dokter bilang. lu pingsan Karna ga sarapan, gue udah beli bubur kacang ijo tadi. gue minta tolong ke beni karena gue ga mau ninggalin lu sendiri tadi".


nadya hanya mengangguk, karena memang. kepalanya saat ini masih berasa pusing.


"gue suapin ya nad". nadya kembali mengangguk. sungguh, ia merasa lelah saat ini. apalagi untuk makan.


suapan demi suapan diberikan michael kepada nadya. pria itu dengan telaten menyuapi nadya. bahkan wajahnya terlihat tersenyum - senyum .

__ADS_1


'andai ini berlangsung selamanya nad, pasti gue pria yang paling bahagia didunia'. batin michael.


tiba - tiba suara pintu terbuka, bahkan langkah kaki seseorang kian mendekat ke arah ranjang pesakitan milik nadya.


" nad. lu ga apa - apa? ".ucap pria itu sedikit cangggung.


nadya yang melihat kehadiran irfan di hadapannya membuat mood gadis itu menjadi buruk.


"michael, gue udah kenyang. gue mau minum". michael pun menyodorkan segelas air yang telah ditambah isinya.


"habiskan ya nad". titahnya sambil menyodorkan gelas berisi air tersebut.


nadya menerimanya dan menghabiskan air itu hingga tandas tak bersisa. kemudian membaringkan tubuhnya ke tempat tidur lagi.


"gue mau istirahat. jangan ganggu keluarlah". tolaknya dan memunggungi michael dan irfan.


michael yang pahampun bangkit dari duduknya. kemudian menepuk pelan pundak irfan.


" lebih baik kita keluar. dia butuh istirahat bro". irfan yang menatap tubuh nadya yang membelakanginya mengangguk dalam diam, mengikuti saran yang michael katakan.


"gue keluar nad... istirahat yang banyak ya". ucap irfan, kemudian keluar menyusul michael.


nadya yang tadinya pura - pura memejamkan matanya kini kembali membuka mata. gadis itu enggan berbicara kepada irfan. meskipun saat ini, ia ingin menanyakan perihal mimpi yang barang kali pernah ia alami.

__ADS_1


'apa itu mimpi?' batin nadya.


__ADS_2