
Sesampainya Ryu di lapangan di hutan dia langsung mempelajari jurus langkah halilintar.Saat mempelajarinya dia terlalu memaksakan dirinya dan membuat Liya cukup khawatir,berkali-kali dia jatuh karna salah langka tapi dia selalu mencoba terus dan tidak menyerah,
__ADS_1
Sudah satu bulan Ryu mempelajari jurus langkah halilintar siang mau pun malam dan akhirnya dia menguasainya Liya tidak lupa juga mengucapkan selamat kepada tuanya dan menjelaskan kepada tuanya "tuan ku,jurus langkah halilintar ini membuat tubuh mu ringan sehingga kau bisa berlari dengan sangat cepat bahkan bisa berlari 1000 kilo meter dalam sekejap mata!" Ryu yang sangat senang dengan kehebatan jurus yang di pelajari nya sampai berlompat girang,dan dia terpikir dan berkata kepada Liya "Liya apakah ada jurus lain? selain jurus langkah halilintar?" Liya tersenyum dan berkata "tentu ada tuan ku!" Liya mengeluarkan sebuah jurus lagi dan memberikan kepada tuannya dan dia mengatakan "itu namanya jurus tinju angin dan yang satunya jurus pukulan halilintar,jurus pukulan halilintar bersangkutan dengan langkah halilintar!" Ryu yang mendengarnya langsung mempelajari jurus tinju angin terlebih dulu,saat mempelajarinya Ryu merasa sedikit susah karna dia harus mengatur angin dan dirinya karna dia harus menyatukan dirinya dan elemen angin itu.
__ADS_1
sudah dua bulan lama nya akhirnya Ryu bisa menggunakan jurus pukulan halilintar dan tinju angin,Liya berkata kepada Ryu "tuan jurus tinju angin hanya bisa mendorong dan membuat orang terpental,sedangkan jurus pukulan halilintar bisa di gunakan untuk membunuh orang!" Ryu yang mendengarnya hanya mengangguk.
__ADS_1
Ryu pulang ke desa yu dengan membawa dua ekor rusa tanduk pedang,saat Ryu berjalan ke arah rumah makan semua mata tertuju padanya semua penduduk berbisik-bisik melihat Ryu yang bisa menangkap rusa yang sangat cepat itu,Ryu meletakkan rusa itu di atas meja dan berkata "apa rusa ini bisa di tukar dengan makanan!?" pemilik warung mengangguk dan segera menyediakan makan untuk Ryu,saat makan hampir siap tiba-tiba Reyhan datang dan menendang meja makan yang di tempati Ryu,Ryu marah dan memandangnya dengan tatapan yang sangat menakutkan,Reyhan menyuruh anak buahnya untuk menghabisi Ryu,saat mereka menyerang Ryu,Ryu mengambil kuda-kuda dan bersiap menggunakan tinju angin saat mengeluarkan tinju angin semua anak buah Reyhan terpental sampai keluar rumah makan Reyhan yang melihat nya mulai ketakutan dan lari menghampiri kudanya dan pergi secepat mungkin di perjalanan Reyhan kawatir karna dia sering membully Ryu dulu saat masih kecil dan dia berfikir kalo Ryu pasti akan membunuhnya.dan tiba-tiba Ryu berada di belakang Reyhan dalam waktu kurang satu menit semua penduduk desa terkejut dan berkata "apa kah dia manusia atau dia itu monster!?",Reyhan terjatuh dan berada di dekat pamannya dia segera bersembunyi di belakang pamannya itu Ryu yang melihatnya ingin maju dan menghabisinya tapi Liya menghentikannya dan dia berkata kepada Ryu "tuan kamu gak kan bisa mengalahkannya apa lagi orang di sekitarnya berada di tingkat pendekar tuan pasti kalah!" karna mendengar perkataan Liya Ryu mundur dan kembali ke tempat dia berlatih saat kembali Liya memberikan dua jurus kepada tuannya dan menyuruh tuannya agar bisa mempelajari jurus tersebut Liya memberikan jurus bayangan ilusi dan jurus pukulan api pembunuh,sudah satu bulan berlalu tapi Ryu hanya mempelajari jurus bayangan ilusi,besoknya Rai berburu lagi dan menangkap rusa lagi dia membakar daging rusa itu,di sisi lain ada seorang gadis remaja yang sedang kelaparan saat mencium aroma daging rusa yang di bakar oleh Ryu gadis itu berlari dan mengambil bagian paha rusa tersebut sepontan Ryu marah dan berkata "hei kamu siapa main ambil makanan orang?" gadis itu menjawab dengan gaya seorang bangsawan "nama ku stela!" Ryu mengangguk dan berkata "kenapa kau mengambil makanan ku ha!?" stela menjawab "aku lapar" Ryu yang merasa kasiahan membiarkan dia makan,setelah selesai makan Stela bertanya kepada Ryu "namamu siapa?" Ryu menjawab dengan santai "nama ku Ryu" Stela melihat Ryu dari atas sampai bawah dan berkata "apa kau pandai bela diri!?" Ryu berkata dengan muka yang agak kelam "tentu saja aku seorang bela diri emang kenapa?" ,Stela tersenyum manis dan berkata "kalo begitu lawan aku tunjukkan kehebatan mu pada ku" Ryu menjawab "kamu tentu kan kapan kita bertanding,akan aku layani kamu" Stela langsung menentukannya "baiklah kalo begitu besok siang di sini!" Ryu menerima dengan senang hati "baik la!".
__ADS_1