MENEMBUS TINGKAT DEWA

MENEMBUS TINGKAT DEWA
LALA DAN CHELSEA


__ADS_3

Dua jam berlalu akhirnya beberapa orang tumbang karena tidak sanggup lagi tapi Rai dan Ryu masih belum tumbang apa lagi berkeringat sedikit pun,tiga jam berlalu beberapa orang tumbang lagi,tujuh jam seterusnya tinggal enam orang yang bertahan tak lama kemudian salah satu dari mereka tumbang sedang kan temannya masih bertahan dan menoleh ke seorang perempuan lalu temennya yang tumbang itu berdiri "hey kalo sudah tidak kuat sudah jangan di tahan mau kaki mu patah!?" saat temannya mendorong temannya dengan satu jari orang itu langsung tumbang lalu mereka berdua menoleh ke arah Rai dan Ryu "waa mereka berdua sangat kuat mereka dari tadi kuda-kuda tapi tidak letih atau pun berkeringat aku sangat kagum dengan mereka!?" lalu temannya membawa temannya ke kantin untuk makan lalu Rai menoleh ke arah Ryu "hey Ryu latihan langkah halilintar memang bagus kan kita bisa melakukan kuda-kuda lebih lama lagi bahkan sampai besok kita masih kuat!" Ryu menoleh ke arah Rai "benarkah?" Rai mengangguk.


Beberapa jam kemudian guru pembinanya datang dan melihat mereka berempat yang masih tahan "nampaknya murid perguruan matahari biru akan memiliki banyak murid hebat!" beberapa menit kemudian Ryu mengajak Rai pergi ke tempat dua perempuan yang sedang melakukan kuda-kuda Ryu menyapa mereka "Hay namaku Ryu dan ini sahabat ku Rai nama kalian siapa?" perempuan itu hanya melihatnya saja lalu seorang perempuan menjawabnya "nama ku Chelsea dan ini kakak ku Lala!, salam kenal juga!" Rai hanya menoleh dan memalingkan wajahnya dia diam dan saat Rai diam Ryu berbicara dengan Lala "hey Lala kita main taruhan gimana kalo kau bisa menahannya lebih lama aku akan memberikan mu Pill energi! bagaimana!?" Lala mulai membuka mulut "apa Pill energi kamu serius memilikinya!?" Ryu mengangguk Lala tersenyum dan mengangguk "baiklah apa peraturannya?" Ryu menjelaskan peraturannya "peraturannya begini kalo kamu menang aku akan memberikanmu Pill energi tapi jika kamu kalah kamu harus mencium ku!?, berani gak?" Lala mengangguk "baik la aku tidak akan kalah!" Rai mulai bosan dan dia berdiri guru pembimbing itu merasa heran dengan Rai padahal dia belum berkeringat atau pun terlihat letih tapi mengapa dia berdiri.Rai pergi dan melihat mereka sambil duduk di depan mereka Chelsea melihat Rai yang belum berkeringat ataupun letih malah ikutan duduk di samping Rai, Rai melihat ke arah Chelsea dan merasa tidak nyaman jadi dia agak menggeser sedikit saat Rai menggeser Chelsea melihat Rai dengan wajah yang kurang senang beberapa jam kemudian Rai merasa semakin bosan dan berbaring di tanah sambil menunggu di antara Ryu dan Lala ada yang kalah beberapa jam sudah berlaru sekarang sudah larut malam Rai sudah hampir tertidur lalu Ryu menoleh ke arah Lala yang sudah tidak tahan tapi masih memaksakan diri keringat dingin mengguyur tubuhnya karna merasa kasian Ryu sengaja mengalah dari Lala dan memberikan pill energi kepada Lala saat memberikan pill kepada Lala Lala sedikit angkuh kepada Ryu "sekarang kau lihat kan siapa yang hebat kalo kau mau bertaruh lagi carilah aku aku akan melayanimu!" Ryu hanya mengangguk lalu dia membangunkan Rai yang sedang tertidur karna gak mau bangun Ryu mengangkat dan melempar Rai ke udara saat melempar Rai ke udara Rai terbangun dan berputar di langit beberapa kali lalu mendarat dengan sangat kuat tidak lama kemudian senior mereka datang "perkenalkan nama ku Kiria!" Ryu memberi hormat kepada Kiria "nama ku Ryu dan ini sahabat ku Rai dia memang sedikit dingin tapi jika sudah berteman mungkin dia akan hangat!?" Kiria melihat Ryu "oiya Ryu caramu merayu Lala tadi menarik juga ya tapi kalo kau tidak mengalah mungkin kau akan menjadi yang paling lama!" Ryu hanya tertawa lalu Kiria menawarkan mereka makan di kantin elite awalnya Ryu menolak lalu Rai berlari ke arah Kiria "kantin elite ayo aku juga lapar menunggu dia kuda-kuda untuk merayu Lala tadi!" Kiria melihat Rai dengan serius "dan kamu tadi Rai kenapa kamu berenti padahal kamu bisa bertahan lebih lama lagi!?" Rai menggaruk kepala nya "oo.. itu aku merasa bosan saja karna Ryu menggoda perempuan tadi" Kiria tersenyum ke arah Rai "dan juga nampaknya adiknya Lala suka kepada mu?" Rai melambaikan tangannya "mana mungkin kalo aku liat-liat mereka anak bangsawan!?" Kiria mengangguk "kau benar Rai Lala dan Chelsea adalah anak seorang bangsawan yang sangat hebat!" Rai mengubah topik pembicaraan mereka"yasudah kak senior bilang tadi ingin mentraktir kami kan!?,ayok dan di mana kita mau makan?" Kiria menunjuk kanting elite di seberang tempat pelatihan "di sana kantin elite!" Ryu mengangguk sedang kan Rai berlari karna kelaparan "tunggu apa lagi ayok kak senior,Ryu!" Kiria berteriak ke arah Rai "panggil aku Kiria saja jangan pakek kak senior!" Rai mengancungkan jempolnya "oke Kiria!".


__ADS_2