Menikah Dengan Sepupuku.

Menikah Dengan Sepupuku.
berkorban.


__ADS_3

Beberapa hari berlalu...


Setelah mengetahui kalau Fatih tidak berada di Indonesia, Alexa menolak Denis yang mengajak nya pergi ke Indonesia.


Alexa tetap berdiam diri menunggu informasi dari sang ibu yang sudah berjanji akan membantu nya.


Denis sendiri memutuskan untuk langsung pergi ke Amerika saat lagi lagi Alexa menolak nya, Padahal ia memang berniat membantu Alexa, tapi sepertinya Ia enggan menerima hingga kembali menutup ruang untuk nya.


Denis sendiri sudah membicarakan masalah tentang perjodohan mereka yang tidak perlu di lanjutkan.


Karena Alexa tetap pada pendiriannya dan Ia juga tidak ingin memaksa.


Denis pikir lebih baik melanjutkan pendidikan ke Amerika.


Fernando menghampiri Micel yang tengah duduk di kursi meja rias menggunakan gaun malam berwarna merah muda.


"Tumben sekali kau berdandan seperti ini ?"


Tanya Fernando memindai wajah cantik istri nya itu.


"Sebagai istri yang baik bukan kah hal ini yang harus aku lakukan."


Jawab Micel dengan setengah hati.


Sebenarnya ia melakukan hal itu karena hendak merayu Fernando agar ia tidak terlalu keras pada Alexa.


"Apa yang kamu mau ?"


Tanya Fernando pahami maksud istri nya, Ia tahu pasti Micel menginginkan sesuatu.


"Kau pasti meminta aku agar merestui pernikahan Fatih dan Alexa."


cakap Fatih membuat Micel tertegun sejenak.


"Mic, Alexa masih sangat muda. Seharusnya ia memikirkan masa depan nya. Bukan malah berkutat dengan cintanya pada Fatih. Kau tahu kan mereka itu saudara sepupu, apa nanti kata orang ?"


Cakap Fernando memberikan pemahaman bahwa semua ia lakukan untuk kebaikan Alexa.


"kalau mereka bukan sepupu bagaimana ?"


Sergah Micel memutar tubuh nya mengikuti langkah Fernando.


"Saat ini yang aku inginkan hanya melihat Alexa kuliah, dia harus menjadi dokter seperti aku !"


Sanggah nya lalu pergi ke kamar mandi.


Lima belas menit kemudian Fernando kembali dengan menggunakan piyama tidur nya.


"Tapi mereka saling mencintai Mas, kau tahu kan bagaimana rasanya terpisah dari orang yang kita cintai?"


Sambung Micel. Ia ingin Fernando membiarkan Alexa memilih jalan hidup nya sendiri.


"Kau tahu kan William hampir menikah dengan Alias jika aku tidak melarang dan sekarang justru adik nya yang menikah dengan salah satu keluarga mereka.


Sebenarnya apa yang kamu mau Micel ?"


"Aku hanya ingin kamu membiarkan Alexa dengan Fatih. Alexa masih bisa kuliah seperti keinginan kamu. dan aku mohon biarkan Alexa bersama suaminya. Tak perduli dengan Omongan orang."

__ADS_1


Fernando menghela nafas panjang lalu menatap Micel dengan tajam.


"Baiklah kalau kau memaksa, aku tidak akan meminta Alexa untuk menjadi seperti keinginan ku. Kau boleh mengatur nya dan segera aku urus perceraian kita !"


Jawab Fernando lalu pergi ke ruang ganti pakaian.


Micel tertegun sendiri lalu menatap Fernando yang pergi meninggalkan kamar setelah mengganti pakaian.


"Hh ..."


Desah Micel memejamkan mata nya yang berair.


Sebenarnya bukan ini yang ia harapkan, tapi seperti itu lah Fernando. Ia tidak segan segan untuk melepas kan sesuatu yang menentang nya dengan keras.


Tak ada jalan lain selain berjalan sendiri, namun Michel akan membuktikan pada Fernando bahwa Ia bisa membuat Alexa menjadi seorang dokter meskipun ia tetap melanjutkan pernikahan nya dengan Fatih.


Lekas Micel mengganti pakaian nya dan menelpon Yusuf meminta nya untuk segera mengatur keberangkatan nya ke Canada.


Diam diam Michel mendapatkan informasi dari seorang tentang keadaan Fatih yang ternyata mengalami kecelakaan.


Micel juga tahu kenapa ia tidak bisa menghubungi mereka itu karena diam diam Fernando memblokir akses komunikasi mereka.


Entah bagaimana reaksi Alexa jika mengetahui kalau Fatih mengalami kecelakaan dan sampai saat ini Fatih belum sadar kan diri.


*


Pagi....


Seperti biasa Micel menyiapkan sarapan untuk mereka, namun kali ini tidak untuk Fernando. Pria itu tidak kembali setelah percakapan mereka semalam.


"Alexa lusa kita akan pergi ke Canada !"


"Canada ?"


Micel mengangguk lalu memberikan nya roti bakar yang sudah di olesi selai stroberi.


" Fatih sudah pulang ke Canada, xan dan lusa kita akan pergi !"


Jawab Micel mengulas senyum kecil.


"benarkah ? Apa ayah sudah mengizinkan kita ?"


Micel mengangguk.


Ia tak akan memberi tahu Alexa jika mereka sampai berpisah karena hal itu.


Fernando memang egois dan ambisius, mungkin dengan cara seperti itu ia sadari mana yang lebih berarti di banding kan dengan bisnis nya itu.


Bukan karena tidak cinta, tapi justru melepaskan menjadi pilihan.


Micel ingin memberikan ruang pada suami nya itu untuk menelaah seberapa berarti nya ia untuk Fernando.


"Bu...!"


Seru Alexa membuyarkan lamunannya.


"Alexa masih tak percaya dengan hal itu, benar ayah tidak keberatan kalau Alexa pergi ?"

__ADS_1


Michel mengangguk.


"Ya, tapi kamu harus tetap kuliah Alexa. Kamu akan tetap menjadi seorang dokter seperti keinginan ayah mu !"


"Ya,bu... Alexa mau !"


Jawab Alexa dengan antusias.


Biarlah ia berkorban untuk putri nya, Fatih adalah keponakan nya dan bagi Micel tidak masalah mereka menikah. Mungkin semesta yang sudah mengatur nya.


Michel memperhatikan raut wajah Alexa yang cerah, mendung itu seakan pergi saat ia memberikan pencerahan.


Semoga keputusan ini adalah yang terbaik untuk mereka.


Michel juga tidak tahu apa tanggapan Merina nanti, namun ia akan meyakinkan saudara nya itu bahwa mereka berhak bersama.


"Bu, lalu kemana ayah ?"


Tanya Alexa sadar bahwa pria ambisius itu tidak berada di meja makan bersama nya.


"Ayah mu sedang ada urusan. Kita hanya akan pergi berdua saja Alexa !"


jawab Micel dan di anggukan oleh Alexa.


**


Merina memang sudah sampai di Canada beberapa hari yang lalu.


Saat ini Fatih masih terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Merina tak pernah sehari pun meninggal kan Fatih.


"Bagaimana kalau saat sadar Fatih menanyakan Alexa ?"


Tanya alfat duduk di hadapan istrinya.


"Aku tidak mau memikirkan hal itu dulu karena sampai saat ini Fatih masih belum sadar !"


Ia sebenarnya tidak mempersoalkan pernikahan mereka, tapi Fernando ?


Entahlah Merina juga bingung.


Namun saat ini ia ingin fokus pada kesembuhan Fatih.


"Kemungkinan Alexa pasti bertanya tanya kenapa Fatih tidak datang menyusul nya Bu !"


"biarkan saja yah, saat ini ibu hanya memikirkan Fatih anak kita !"


Jawab Merina menoleh ke arah Fatih yang masih terpejam.


Alisa sendiri tetap tinggal bersama suami nya di Indonesia.


Ia tidak ikut ke Canada sebab kesibukan suami nya, ia harus tetap mendampingi dan mengurusi buah hati mereka yang kini berusaha lima tahun.


Alisa hanya sesekali menelpon menanyakan kabar Fatih, lepas dari itu ia tidak pernah henti mendoakan Fatih.


Alisa juga kaget dan tidak menyangka mengetahui kalau Fatih sebenarnya hanya adik angkat nya, namun seperti halnya Merina. Alisa juga begitu menyayangi Fatih seperti adik kandung nya.


Bersambung...

__ADS_1


Terimakasih yang sudah mampir 😍😍😍


__ADS_2