Menikah Dengan Sepupuku.

Menikah Dengan Sepupuku.
sepucuk surat.


__ADS_3

Alexa mengikuti langkah Denis yang tengah memilih kucing anggora untuk Momo, peliharaan mereka berdua. Mungkin kali ini ia akan pulang terlambat, dan Alexa sengaja melakukan hal itu. Ia ingin tahu sampai dimana kepedulian Fatih. mengingat kini kia tinggal bersama mereka.


Alexa termenung sendiri, kedua orang tua nya mengatakan bahwa weekend ini mereka akan pulang. Sang ayah adalah pemilik salah satu rumah sakit di Jerman, Ia tidak bisa meninggalkan nya begitu saja, karena William tidak memiliki kemampuan dalam bidang medis.


"Apa sebaiknya ikut pulang dengan mereka ?"


Denis memperhatikan Wajah Alexa tampak murung, entah apa yang mengganggu pikiran nya.


lekas Denis menghampiri nya.


"Ngelamun?" tanya Denis membuat lamunannya buyar.


Alexa melangkah meninggalkan Denis yang menatapnya lekat.


"Aku lapar !" ujar Alexa membuat Denis tersenyum lalu mengikuti langkah Alexa.


Kedua nya berjalan di pusat perbelanjaan kota, tempat itu juga menyediakan kuliner dengan beragam makanan.


Alexa berhenti di sebuah kedai yang menjual burger, Ia langsung memesan nya satu.


"dua dong, masa aku enggak ?" ujar Denis membuat Alexa terkekeh.


Alexa tertegun mengingat dulu saat bersama Denis, mereka juga selalu jajan bareng.


"Biar aku yang bayar !" ujar Denis lalu mengambil kedua makanan itu. saat bersamaan Fatih juga tengah keluar bersama Kia. Mereka juga tengah mencari jajanan. Fatih memperhatikan Alexa yang tengah berjalan beriringan dengan seorang pria, seperti nya pria yang kemarin saat ia menjemput Alexa di kampus. Keduanya duduk di kursi lalu menyantap makanan yang sudah berada di tangan.

__ADS_1


Fatih tidak tahu kenapa tiba tiba rasa cemburu muncul begitu saja, apakah hati nya memang menginginkan Alexa. Sayang ia tidak bisa mengingat apapun.


"bang aku mau pergi ke sana!" ajak kia melangkah pergi membuat nya menjauh dari Alexa. Terpaksa Fatih menuruti keinginan kia dan membiarkan Alexa bersama pria itu.


selesai makan Alexa memutus kan untuk pulang, waktu juga sudah sore.


"mau aku anterin ?"


tanya Denis mengulas senyum.


"enggak, aku pulang sendirian !" ujar Alexa lalu berlari kecil meninggalkan Denis yang mematung memperhatikan nya.


satu jam berlalu Alexa sampai di rumah, Alexa menghentikan langkahnya saat melihat Fatih dan kia tengah bermain hamster. Alexa tertegun dengan nafas tersengal, lekas ia memundurkan langkahnya lalu pergi meninggalkan rumah itu. Fatih menoleh pada pintu gerbang yang bersuara, seperti seseorang keluar dari gerbang rumah nya, namun Fatih tidak melihat siapa.


Alexa berjalan sambil menghubungi sang ayah, Lekas Alexa berlari kecil mencari taksi yang lewat.


"Alexa, ingin ikut pulang !" ujar Alexa membuat Fernando tertegun.


"sekarang kamu dimana?" tanya Fernando lekas keluar dari apartemen kemudian turun ke bawah.


Sepuluh menit kemudian Alexa sampai, gegas Fernando memeluk Alexa.


**


Menemukan mu dalam keadaan tidak mencintai ku adalah hal yang menyakitkan, aku tahu kau melupakan ku bukan karena sebuah kesengajaan. Namun tetap saja aku meringis pedih karena tidak lagi berada di benak mu.

__ADS_1


Aku menghindari sesuatu yang membuat kita terikat tanpa keinginan, aku pikir kedekatan kita tidak akan tumbuh kembang menjadi cinta, namun waktu membuat aku mencintaimu sepihak.


Aku memang bukan seorang yang kamu impikan, kenyataan sepelik apapun tidak membuat kita keluar dalam lingkaran persaudaraan, tapi kita adalah satu dalam ikatan pernikahan.


Akhir akhir ini begitu menyesakan, aku berusaha semaksimal yang aku bisa, memberi mu tanpa berharap menerima.


Keadaan menyandera aku dalam kelam, dingin nya malam masih aku rasakan sendiri. Aku tersadar bahwa jarak adalah yang terbaik untuk kita. Sampai kamu benar benar mengingat siapa aku ? Hal apa yang mengharuskan kita terikat rasa.


**


Fernando memberikan sepucuk surat untuk Fatih, Alexa berada di apartemen bersama Micel.


Merina menghela nafas panjang lalu menoleh ke arah Fatih yang tidak bergeming membaca surat dari Alexa.


"apa kita tidak bisa membicarakan nya langsung !?"


"Alexa itu masih sangat muda, ia bahkan belum genap dua puluh tahun. Pemikiran nya masih labil dan belum matang. tentu saja aku tidak bisa membiarkan Alexa di sini. Kau memang suami nya, tapi seorang suami yang tidak mengingat istri nya hingga cinta itu pun lenyap. Aku tidak yakin Alexa bahagia. Kalian juga saudara sepupu kan, akan lebih baik kalau kalian bercerai saja !" ujar Fernando lalu pergi meninggalkan Kediaman alfat.


Fatih tidak tahu apa yang membuat Alexa berubah drastis seperti itu ? Tadi pagi ia terlihat baik baik saja, dan bukan kah ia habiskan waktu senja bersama teman nya ? Lalu apa salah nya ? Bukan kan sebelum nya mereka sudah sepakat untuk tidak saling menuntut.


Fatih menghempas kan tubuh nya di sofa lalu memijat kepalanya yang terasa pusing dan nyeri.


"Fatih sudah nak, biarkan keadaan reda dulu. Nanti ibu akan bicara dengan Tante Micel." ujar Merina lalu mengajak Fatih masuk ke dalam kamar kemudian memberikan nya obat pereda nyeri.


Bersambung...

__ADS_1


Terima kasih 😍


__ADS_2