
Fatih sejak tadi memperhatikan Alexa yang diam tidak bersuara dan memilih memalingkan wajahnya melihat ke arah jalanan.
"Mau cari makan ?!"
Tawar Fatih lalu Alexa menggeleng kan kepalanya.
"Kamu kenapa ?"
Tanya Fatih merasa Alexa sedikit aneh.
"Tidak apa-apa!"
jawab Alexa dengan acuh, jujur saja ia kesal mendengar Fatih mengatakan tidak mungkin jatuh cinta pada nya, Alexa pun berpikir bagaimana kalau dia berencana untuk membuat Fatih jatuh cinta pada nya.
"Kamu marah sama Abang ?"
Fatih penasaran lalu menoleh ke arah Alexa sekilas.
"hum, Bang walau bagaimanapun aku ini istri kamu, dsn dan kamu tidak boleh mengatakan hal hal yang membuat aku sedih !"
Alexa berpikir untuk melancarkan rencana nya, tak peduli apa jadinya nanti namun Alexa ingin membuat Fatih jatuh cinta pada nya.
"Memang aku mengatakan apa ?"
Tanya Fatih melupakan perkataan nya saat bersama Alisa.
Alexa mengerucut kan bibirnya dan tidak perduli dengan pertanyaan Fatih.
Tak lama mereka sampai di rumah dan Alexa langsung masuk ke dalam rumah tanpa menunggu Fatih.
pria itu tertegun melihat Alexa yang melengos pergi begitu saja, Fatih keluar dari mobil dengan santai lalu masuk ke dalam rumah.
Fatih mencari keberadaan Alexa dan ternyata ia langsung masuk ke dalam kamar.
"Hum.....!" gumam Devin lalu masuk ke kamar nya.
Besok ia harus mencari sekolah untuk Alexa, dan entah ada urusan apa hingga Fernando menunda kedatangan nya ke Jakarta, Alisa pun merahasiakan nya dari Fatih.
Malam telah larut dan tiba tiba saja hujan deras turun mengguyur kota itu, Alexa yang sudah tertidur membuka mata nya saat petir menyambar dengan keras.
"Ah....!"
jerit Alexa terdengar oleh Fatih hingga membuat ia terbangun dari tidurnya lalu beranjak menghampiri kamar Alexa.
"Alexa, apa kamu baik baik saja !"
Tanya Fatih terkesiap saat Alexa membuka pintu dan langsung menubruk nya.
"Aku takut....!"
Seru Alexa memeluk tubuh Fatih.
"Tidak apa-apa Alexa...!"
Jawab Fatih lalu mendorong sedikit tubuh Alexa.
"Kenapa ? aku tidak boleh memeluk mu ?"
Tanya Alexa menatap wajah Fatih lalu melengos pergi masuk ke dalam.
__ADS_1
"Bukan seperti itu tapi Abang ?!"
Cakap Fatih berpikir untuk mencari alasan.
"Kau paham tentang peraturan menikah tapi kau mengabaikan aku, walau bagaimanapun aku istri mu !"
Ujar Alexa membalikkan ucapan yang selalu Fatih sodor kan.
"Ya maafkan Abang Alexa...!"
Sahut Fatih lalu duduk di samping Alexa.
"kembali lah tidur dan Abang akan menjaga kamu di sini !"
Sambung Fatih duduk di kursi belajar.
Alexa mengangguk lalu kembali merebahkan tubuhnya di ranjang nomor tiga itu, tidak terlalu besar dan juga kecil namun cukup lah untuk berduaan.
Lama kelamaan Fatih mengantuk dan tanpa sadar naik ke ranjang itu, hujan masih turun dan beberapa kali petir menyambar membuat keduanya terkejut hingga saling berpelukan erat.
Pagi...
Alexa membuka mata nya dan termangu menatap tangan yang melingkar di pinggang nya, tubuh nya terasa hangat karena pelukan Fatih yang begitu erat.
Hujan sudah mulai reda namun terlihat rintik rintik nya masih tersisa menyisakan rasa dingin yang tidak biasa nya, Indonesia memang memasuki masa penghujan tak jauh berbeda dengan negara nya yang kini tengah masuk musim dingin bersalju.
Alexa nyaman berada dalam dekap hangat tubuh Fatih hingga melanjutkan kembali tidur nya.
Fatih terperanjat melihat jam menunjukkan pukul sembilan pagi, Ia langsung beranjak dari ranjang dan membuat Alexa kaget.
"Apa sih bang ?"
ujar Fatih berlari kecil keluar dari kamar nya.
Alexa mengikuti langkah Fatih yang tergesa-gesa lalu menyiapkan pakaian untuk Fatih yang kini berada di kamar mandi.
"Bang, aku sudah siapkan pakaian kamu ?"
Ujar Alexa tertegun melihat tubuh Fatih yang atletis serta perut nya yang siscpak.
"Terimakasih Alexa....!"
Alexa mengangguk lalu membalikkan badannya saat Fatih memakai pakaian nya.
"Nanti siang kalau pekerjaan luang Abang minta izin untuk Carikan sekolah kamu !"
Ujar Fatih lalu mengeringkan rambut nya dengan handuk.
"ya sudah...!"
jawab Alexa lalu pergi keluar terlebih dahulu.
Fatih tertegun melihat beberapa panggilan masuk dari assisten nya, Fatih lupa kalau siang ini aku meeting penting dengan orang Korea.
"Abang berangkat sekarang ya, nanti Abang hubungi Kamu !"
Ujar Fatih langsung pergi meninggalkan Alexa sendiri di rumah.
Alexa menaikkan alis nya sendiri sambil berpikir, mungkin Fatih tidak akan kesiangan jika tadi saat bangun ia tidak tertidur lagi.
__ADS_1
Tapi Kenyamanan itu yang membuat Ia enggan beranjak.
Kemungkinan besok atau lusa ia sudah harus memulai aktivitas sekolah nya, dan tentunya ia harus bangun pagi-pagi.
Alexa kembali mengunci pintu kemudian mandi dan setelah itu ia akan membuat sarapan.
Pukul sepuluh Fatih sampai di kantor, dan ini hari pertama nya terlambat setelah satu tahun bekerja di perusahaan itu.
Fatih langsung masuk ke dalam ruangan nya dan melihat Rio tengah mengurusi berkas pekerjaan nya.
"Pak Fatih anda sudah datang ?"
Ujarnya melihat Fatih masuk.
"Ya, Rio aku kesiangan !"
Fatih langsung duduk di kursi dan mengambil semua laporan tentang pekerjaan yang berada di Depok.
"Ya, tadi pak Yudhoyono menanyakan pak Fatih !"
Ujar Rio membuat Fatih menepuk keningnya sendiri, gegas Fatih menghampiri ruangan CEO itu.
"Fatih....!"
Seru Yudhoyono saat Fatih masuk ke dalam ruangan nya.
"Maaf pak saya kesiangan karena....!"
Fatih tertegun mengingat pagi bersama Alexa, untuk pertama kalinya ia lolos sholat subuh karena tidur sambil memeluk perempuan.
"Ya sudah tidak apa-apa, untuk hari ini saya kasih toleransi tapi untuk kedepannya jangan sampai terulang lagi !"
Cakap Yudhoyono dan di anggukan oleh Fatih.
Setelah itu Fatih kembali ke ruangan nya setelah selesai memberikan laporan kerja.
"Rio tolong kamu carikan Sekolah SMA sekitar komplek perumahan ku!"
Ujar Fatih duduk di kursi nya.
"Siap tapi untuk siapa pak ?!"
Tanya Rio tidak paham.
"Sepupu ku, dia baru datang dari luar negeri dan hendak sekolah di Jakarta !"
Jawab Fatih tertegun mengingat semalam.
Kedua nya tidur bersama saat hujan turun dan hal itu membuat nya begitu nyenyak hingga melewati subuh dan kesiangan berangkat ke kantor.
"Astaga Alexa...!"
gumam Fatih mengingat sikap polosnya, Ia bahkan bersikap biasa saja saat mereka terbangun dengan keadaan sedekat itu.
Alexa juga dengan sigap nya menyiapkan pakaian untuk nya, anak itu ?
Rio tertegun melihat Fatih yang tersenyum sendiri, beberapa waktu berlalu ia melupakan sosok perempuan yang selalu berada dalam benaknya, dan keberadaan Alexa seketika membuat Fatih lupa, selain itu Adzkia Juga tidak ada kabar setelah malam itu, entah apa yang terjadi pada nya ?
bersambung..
__ADS_1
terima kasih yang sudah mampir 😍😍😍