
Merina menatap wajah Fatih dengan ekspresi tidak terbaca. Sekarang Fatih tahu kalau ia hanyalah ibu angkat nya, lagi lagi air mata itu mengucur tanpa izinnya.
Merina kembali merasakan pedih tak kala mengingat buah hati nya yang telah tiada.
"Bu...!"
Seru Fatih mendekati Merina dengan perlahan lalu duduk di samping nya.
"sekarang kamu tahu, kalau ibu hanya orang lain !"
Cetus Merina menunduk menyeka air matanya.
"Ibu kehilangan anak setelah melahirkan, sempat depresi karena ibu sangat menyayangi Padil yang pergi seminggu setelah di dunia."
Merina tertegun saat tangan Fatih merengkuh tubuh nya.
"jangan katakan aku orang lain, Aku besar oleh keringat dan kasih sayang ibu. Bagi Fatih ibu adalah segalanya meskipun aku tidak lahir dari rahim ibu, tapi Cinta kasih mu yang menjadikan aku lebih dari anak mu, Bu. Fatih sayang sekali sama ibu !"
Ujar Fatih membuat Merina menangis tergugu.
Fatih termenung sambil memeluk Merina. Entah kenapa keadaan begitu rumit, kenyataan nya ia adalah anak dari saudara Micel yang berasal dari sang ayahnya. Ia dan Alexa adalah saudara sepupu, tapi mereka berstatus suami istri.
Lalu bagaimana ia menghadapi permasalahan itu ?
Micel sendiri pergi pamit pergi setelah Yudhoyono menjelaskan tentang masa lalunya bersama luvita, Yudhoyono juga meminta maaf pada Fatih karena ia sang ibu pergi dengan ironis.
Sebenarnya beberapa waktu yang lalu Yudhoyono juga sempat mencari Fatih, seseorang memberi informasi bahwa luvita meninggal setelah melahirkan. Namun setahun hingga Lima tahun lamanya ia melupakan anak laki laki itu dan fokus pada keluarga nya, namun siapa sangka dua puluh tahun kemudian ia di pertemukan dalam keadaan seperti ini.
Fatih ingin marah, namun ia lebih memilih untuk menerima semua itu dengan lapang dada, apa yang harus ia tuntut sedangkan selama dua puluh lima tahun ini, ia hidup dengan limpahan kasih sayang dari Merina dan alfat. Apa yang harus ia sesali?
"kamu siap untuk membantu Adzkia ?" tanya Merina mendongak ke arah Fatih yang masih memeluk nya.
Fatih melepaskan pelukannya lalu mengangguk. Siapa yang sangka perempuan yang ia sukai justru adiknya sendiri. Jika tidak ada kejadian apa-apa mungkin saja ia dan Adzkia sudah menikah. Namun seperti itulah jalan cerita yang tuhan rangkai agar adik kakak itu tidak menikah.
Fatih menoleh ke pintu yang terbuka, lalu Adzkia kan Tika menyembul masuk. Kedua nya sama sama diam saling bersitatap.
Yudhoyono sudah menjelaskan semua nya pada Adzkia dan Tika.
dua perempuan itu menangis mendengar apa yang Yudhoyono sampai kan. Kia tidak menyangka keadaan ini, ia dan Fatih ternyata adik kakak.
Fatih melangkah menghampiri Adzkia yang menangis menunduk kan wajah nya.
"Dek...!" seru Fatih berjongkok di hadapan Adzkia yang terisak.
__ADS_1
"Kamu harus sembuh ya !"
Adzkia mengangguk lalu memeluk Fatih sambil menangis.
Alexa menghentikan langkahnya melihat adegan memilukan itu, dan tiba-tiba saja nafas nya tersengal merasa kan pedih melihat kedua saling mendekap erat. Alexa tidak tahu apa-apa dan ia beranggapan kalau Fatih memang masih menginginkan Adzkia.
"Alexa...!"
Seru Merina membuat Fatih melepaskan dekapannya. Semua menoleh ke arah Alexa dengan mata nya memerah menahan air mata yang tidak boleh turun tanpa izin dari nya.
Alexa memundurkan tubuhnya lalu keluar dari ruangan itu kemudian berlari.
"tunggu Alexa...!"
seru Merina dan alfat keluar hendak mengejar Alexa, Merina yakin kalau Alexa pasti salah paham. Sebab ia tidak mengetahui apa yang terjadi dengan mereka.
Alexa berlari dengan cepat entah kemana. Yang ada dalam pikiran nya adalah menjauh pergi dari ruangan Fatih, tiba tiba saja langkah nya oleng dan menabrak seseorang.
Bug...
"Ah....!"
Alexa terkesiap saat ia terjengkang ke belakang, namun dengan cepat pria itu menarik tubuh Alexa agar tidak terjatuh.
Seru seorang pria tersebut yang ternyata adalah ayahnya, Fernando.
"Ayah...!" lirih Alexa lalu dengan sigap menangkap tubuh tegap itu.
Fernando tertegun mendengar Isak tangis putri nya itu, entah apa yang membuat Alexa menangis seperti itu.
"Ada apa Alexa ?"
tanya Fernando memegang pundak putri nya.
"Bawa Alexa pergi dari sini yah !"
pinta Alexa lalu menarik tangan Fernando keluar dari rumah sakit itu.
Alfat menghela nafas panjang saat tidak berhasil mengejar Alexa. Gegas ia menghubungi Micel, namun tidak ada jawaban. Lekas ia mengirim pesan memberi tahu tentang Alexa yang salah paham melihat Fatih dan Adzkia.
*
"kamu harus sembuh ya dek !"
__ADS_1
Alexa dengar betul penuturan Fatih pada perempuan itu, dan Alexa yakin kalau itu Adzkia.
Ia ingat raut wajah perempuan itu berada pada bingkai foto yang berada di kamar Fatih.
Alexa merasa pedih dan hatinya sakit melihat Fatih memeluk erat perempuan itu, mungkin benar jika Fatih mengharapkan Adzkia. Perempuan yang sebelumnya menjadi calon istri nya, bahkan saat amnesia pun Fatih masih mengingat nya, sedangkan ia terlupakan begitu saja.
"Maaf kan Alexa yah !"
lirih Alexa membuat Fernando menoleh. Fernando baru saja menemui teman nya yang bertugas di rumah sakit itu, ia baru sampai di Canada dan berniat mencari Micel dan Alexa.
"Kalian tinggal di mana !?"
Tanya Fernando mengusap kepala putri nya itu. "sebenarnya apa yang terjadi Alexa ?" tanya Fernando yang tidak mengetahui apa apa seperti Alexa.
Alexa menoleh ke arah ponselnya yang berdering. Terlibat Micel menghubungi nya.
"sayang Kamu dimana ? Kita harus bicara nak !"
Ujar Micel saat Alexa mengangkat telponnya.
"Alexa bersama ayah bu, saat ini biarkan Alexa tenang dulu !"
"ya, ibu paham nak. Tapi ada hal yang harus kamu tahu !"
"ya, Alexa akan bicara dengan ibu nanti !"
jawab Alexa lalu mematikan panggilan telepon nya. Micel hanya menghela nafas panjang menatap ponselnya yang mati.
"Ayah, apa yang terjadi dengan ayah dan ibu ?"
tanya Alexa menoleh ke arah Fernando yang menepikan mobilnya di depan sebuah restoran.
"jarak untuk menyadarkan apakah cinta itu masih ada atau tidak !"
jawab Fernando menghela nafas panjang lalu bersandar pada kursi mobil.
Ia ingin kembali namun ragu saat mengetahui kedekatan Micel dengan Yussuf, Fernando merasa senang saat mengetahui kalau Alexa menempuh pendidikan kedokteran di universitas terbaik di kota itu.
"Sayang, kamu harus tahu kalau Fatih dan Adzkia itu saudara kandung. Mereka kakak beradik, kamu harus dengar cerita ibu nak !"
Micel lekas mengirim pesan pada Alexa sebab khawatir jika Alexa berbicara pada Fernando tentang kesalahpahaman tersebut, ia tidak ingin usaha nya membawa Alexa pada Fatih hanya sia sia jika pada akhirnya Alexa pergi bersama Fernando.
Micel tak tahu mengapa tiba tiba Fernando ada di tengah tengah mereka, keadaan akan kembali sulit jika Fernando kembali menguasai putri nya. untuk apa ia bersusah payah jika ujung ujungnya ia kembali kalah telak.
__ADS_1
Bersambung..