
"Aku tidak sengaja mendengar percakapan mu dengan dokter Fernando !"
Cakap Tika membuat Yudhoyono tertegun sejenak mengingat semua itu.
sebenarnya Tika tidak ingin membicarakan hal itu terlebih dahulu, namun mereka sudah sampai di Canada dan Yudhoyono masih menyembunyikan hal itu.
siapa anak yang Yudhoyono maksud?
"Aku hanya ingin Adzkia sembuh. Mungkin keadaan akan lain saat kamu mengetahui tentang aku yang sebenarnya, dan semua itu terjadi pada masa lalu ku yang kelam. Kau tahu bukan aku seperti apa Tika ?"
jawab Yudhoyono lalu menceritakan kejahatan nya di masa lalu hingga membuat seorang wanita bunuh diri.
Berat rasanya mengungkapkan kesalahan nya di masa lalu, namun semua memang harus jelas. apa lagi sekarang Fatih sudah sadar dari koma nya.
Tika menyeka air matanya mendengar cerita tentang jati diri suami nya di masa lalu. Ia sungguh tidak menduga jika ada seorang anak yang ternyata darah daging Yudhoyono.
"Aku minta maaf kalau kenyataan ini membuat kamu kecewa, tapi sungguh aku pun saat itu berusaha untuk mencari nya sebelum bertemu menikah dengan mu, namun kabar terakhir nya ia mati bunuh diri."
Cakap Yudhoyono berjongkok di hadapan Tika.
"Ya, tapi bagaimana caranya memberi tahu Adzkia jika ternyata ia dan Fatih itu bersaudara.!"
Tutur Tika membuat Yudhoyono tertegun kembali. Padahal saat itu juga Adzkia mendengar semua itu dari balik pintu. Mereka hendak pergi ke rumah sakit dimana Fatih di rawat.
Adzkia semakin kecewa mendapati kenyataan bahwa Fatih adalah kakak nya, lalu bagaimana dengan cinta nya ? sekali lagi ia terpatahkan oleh keadaan.
Lekas Adzkia keluar dari apartemen tanpa memberi tahu mereka yang masih berbicara di dalam.
Adzkia berjalan pelan menuju balkon apartemen tersebut, lagi lagi darah mengucur pada hidungnya.
Adzkia juga merasa pusing dan begitu lemas.rasanya kunang kunang hingga ia merasa hendak terjatuh ke bawah.
"Hai, apa yang kamu lakukan?!"
Seru seorang pria menarik tubuh Adzkia yang hendak jatuh ke bawah.
"Ah...!"
desah Adzkia tertegun melihat seorang pria dengan jas berwarna putih.
"Aku...!"
Seru Adzkia lalu tidak sadar kan diri.
__ADS_1
***
Fatih memperhatikan Alexa yang tengah bersiap-siap hendak pergi ke kampus. kemeja kotak-kotak di padukan dengan rok panjang berwarna hitam serta pasmina nya berwarna senada dengan rok tersebut.
Fatih memalingkan wajahnya saat Alexa menoleh ke arah nya, Ia pura pura cuek tidak memperhatikan Alexa.
Perempuan yang kata nya istri nya itu tampak cantik dan memikat. Semalam Fatih tak henti memandang wajah nya yang tenang dalam lelap.
"Aku mau pergi ke kampus sekarang, sebentar lagi juga mama datang !"
Ujar Alexa mendekati Fatih.
benar kah pria ini tidak mengingat nya sama sekali ?
Fatih menatap wajah cantik Alexa lekat, keinginan mengingat wanita ini begitu kuat. Namun ia tidak kuasa karena keadaannya belum stabil.
"hum...."
jawab Fatih membuat Alexa sedikit manyun, dan hal itu membuat Fatih gemas. Namun lagi lagi ia mengingat Adzkia.
Alexa melengos pergi tanpa berkata lagi, hanya bibirnya yang berwarna pink yang mengerucut.
Dari jendela Fatih memperhatikan Alexa, lalu tersenyum sendiri.
Ia ingin sekali tahu apa yang menyebabkan mereka terikat pernikahan, bertanya pada Merina dan beliau mengatakan bahwa ia dan Alexa itu menikah sebelum kecelakaan itu terjadi.
Tak lama datang Merina dan alfat masuk ke dalam membuyarkan lamunannya.
"Fatih, Alexa sudah berangkat ?" tanya Merina pada Fatih yang langsung mengangguk.
"hum, padahal ibu bawakan ia sarapan dan bekal makan siang !" sambung nya lalu mengemas barang barang Fatih sebab siang ini mereka akan kembali ke rumah. Namun tiba tiba seseorang masuk ke dalam ruangan tersebut dengan tergesa gesa.
"Tolong aku..!" ujar Yudhoyono membuat Fatih dan keduanya terpaku.
"Ada apa yud ?" Tanya alfat menghampiri Yudhoyono yang langsung duduk tersungkur.
"Adzkia butuh sumsum tulang belakang, dan hanya Fatih yang bisa memberikan nya. Sekarang keadaan nya semakin drop. Dokter mengatakan kalau Adzkia harus segera operasi."
cakap Yudhoyono membuat Fatih tertegun. kenapa harus dia ? Ada apa ini ?
"tolong aku Al... aku tak akan mengambil Fatih dari kalian, tapi aku mohon tolong anak ku !"
Alfat mengangguk lalu menceritakan hal sebenarnya pada Fatih, bahwa sebenarnya ia dan Adzkia adalah saudara kandung. Dan kenyataan nya adalah Fatih adalah anak Yudhoyono. Tahu kah siapa perempuan yang meninggal karena bunuh diri itu? Ia adalah anak dari Keluarga ayah Micel.
__ADS_1
Micel juga sempat tak percaya karena Luvita menghilang dari keluarga, saat terakhir yang ia dapatkan adalah luvita meninggal karena bunuh diri. Namun Micel tidak tahu kalau luvita usai melahirkan anak. Dan ternyata itu adalah Fatih. tetap saja lingkaran tersebut membuat Fatih dan Alexa berstatus saudara.
Micel tak bermaksud menguping pembicaraan mereka di dalam ruangan, ia datang untuk mencari putri nya. namun yang ia dengar adalah tentang kenyataan yang cukup rumit dan menyangkut saudara dari ayah nya.
"jadi anda yang sudah membuat luvita kehilangan arah ?"
tanya Micel membuat mereka membeku.
"luvita itu saudara dari ayah ku, dan kamu sudah menghancurkan hidup nya !"
sergah Micel terisak membuat Merina beranjak mendekati nya.
Pagi ini sebuah kenyataan pahit terungkap, kejahatan yang hingga saat ini Yudhoyono sesali namun ia berlutut memohon pada Fatih agar menolong Adzkia sebab waktu nya tidak banyak lagi.
Fatih sendiri bingung, ia terluka mendapatkan kenyataan dimana ia bukan anak Merina, dan lagi ia dan Alexa tetap saudara sepupu dari keluarga Micel.
"Aku mohon Fatih !"
Yudhyono kembali memintanya pada Fatih.
"bantulah nak, sebab beliau lah yang memberikan darah nya saat kamu sedang membutuhkan banyak darah !"
Michel tertegun menatap Yudhoyono mengiba, netra nya beralih pada Fatih yang ternyata anak luvita.
"Baiklah kalau itu bisa membuat Adzkia sembuh, saya tidak melihat kesalahan anda di masa lalu, tapi saya melihat Anda sebagai seorang dimana darah nya mengalir pada tubuh saya."
Jawab Fatih lalu alfat menemui dokter membicarakan hal itu.
"Maaf kan saya ibu Micel !?"
Ujar Yudoyono menyesali kesalahan nya di masa lalu.
Michel hanya terdiam sebab keluarga dari sang ayah sudah lama tiada, sementara Merina merupakan kerabat dari sang ibu yang juga telah berpulang.
"Kamu sabar !"
Michel terisak menatap wajah Fatih. Hal yang benar-benar tidak terduga oleh nya. jika bukan anak luvita maka Alexa dan Fatih bukan saudara sepupu, tapi kenyataannya masih saja mengikat.
Namun ia berusaha tabah atas segala ketentuan yang tuhan tetapkan. Saat ini yang terpenting adalah Fatih segera mendonorkan sum sum tulang belakang nya untuk Adzkia.
Dokter tidak mempersoalkan hal itu, sebab itu hanya operasi biasa untuk Fatih, keadaan nya juga sudah pulih tinggal ingatan nya saja yang harus terus ditingkatkan.
***
__ADS_1
Bersambung..
Terimakasih yang masih setia. Dukung selalu author ya. jangan lupa like dan komentar 😍