MENIKAH DENGAN TUAN SEMPURNA

MENIKAH DENGAN TUAN SEMPURNA
TENTANG KANIA ANGELINA


__ADS_3

Setelah Kania, menyuruh asisten pribadinya mencari data tentang istri Panji. Wanita cantik nan seksi ini melepas gaun yang dikenakannya begitu saja.


Tampak pahatan sempurna terpampang. Tubuh tinggi semampai. Kulit putih mulus tanpa cacat. Buah dada yang bulat, tidak begitu besar juga tidak begitu kecil. Dengan pu***g merah jambu. Bokong yang sekal dan berisi. Kaki jenjang dan paha mulus. Ditambah dengan pinggang ramping dan perut yang rata.


Kania menatap tubuhnya secara intens di cermin besar. Ia nampak puas dengan apa yang ada di dirinya.


"Katakan. Apa aku tidak cantik?" tanyanya sambil mengangkat dagu.


"Ti-dak Nona. Anda sempurna," jawab serempak ketiga asisten rumah tangganya.


"Apa kurang menarik?" tanyanya lagi, sambil memutar kedua buah dada dengan masing-masing tangannya.


"Ti-dak Nona ...," jawaban masih serempak walau mulai bernada takut.


"Jika memang begitu. KENAPA PANJI SAMA SEKALI TIDAK MELIHATKU!" teriaknya tidak terima.


Ketiga asisten rumah tangga Kania hanya terdiam dan tertunduk. Mereka mundur perlahan menjauhi majikan cantiknya itu.


"BANG$**!" teriak Kania lagi.


Prank!


Cermin besar di mana ia berpose tadi hancur berantakan secara tiba-tiba. Tidak tiba-tiba sih. Tampak Kania berdengkus. Napasnya naik turun.


"Hufh ... hufh ... hufh ...!"


Ternyata wanita cantik dan seksi itu baru saja melempar cermin besar itu dengan ponsel yang tadi digenggamnya.


Tidak hanya cermin yang hancur. Ponsel mahalnya juga hancur.

__ADS_1


"WATI!" teriaknya lagi.


"Ss-Saya Non ...," seorang asisten bernama Wati maju selangkah.


"TELPON KALIA. MINTA DIA BELIKAN PONSEL TERBARU!" titahnya berang.


"I-iya Non," jawab Wati sambil tertunduk.


"BILANG SAMA DIA. YANG LIMITED EDITION!" teriaknya lagi.


Wati pun mengangguk. Segera ia menelpon asisten pribadi majikannya dan mengatakan apa yang diinginkan olehnya.


"Su-sudah Nona," ujar Wati sambil menunduk dan meletakkan ponsel di kantong apron miliknya.


Kania melangkah anggun menuju kamar mandi. Ketiga assiten rumah tangga itu menghela napas lega. Lalu dengan sigap mereka membersihkan puing-puing kaca dengan cekatan.


Mereka harus melakukannya dengan cepat. Jika mereka tidak mau mendapat masalah dari majikan cantiknya itu.


"Sudah bersih ... lalu ponselku?" ia bermonolog.


Netranya berkeliling mencari benda pipih nan canggih itu.


"Ah ... ada di sana," ujarnya lagi sambil melihat nakas, di mana ponselnya tergeletak.


"Pintar juga mereka, tidak asal membuang ponselku," ujarnya lagi-lagi bermonolog.


Kania memakai mini dress warna putih motif bunga sakura. Sangat cantik dan pas di tubuhnya.


Wanita itu merapikan rambut merah burgundynya. Menghiasnya dengan bandana yang dilapisi kain hitam bertahtakan kristal swarosky ukuran acak. menambah glamor penampilannya.

__ADS_1


Hanya merias wajahnya flawless. Kania sangat cantik.


Kania mencari high helss warna dusty pink. Tapi, ia tahu jika ia belum mempunyai sepatu itu.


"Aku lihat sepatu itu di sebuah katalog. Ah ... mana dia,"


"WATI! WATI!" teriaknya.


Si empunya nama datang dengan napas terengah-engah. Tampaknya ia berlari sekencang mungkin untuk memenuhi panggilan majikannya.


Kania menatap pembantunya itu dengan kening berkerut. Acuh. Dia pun bertanya.


"Mana katalog fashion yang aku baca kemarin?!" tanyanya dengan ketus.


Wati nampak berpikir sejenak, lalu ia teringat. Dengan tergesa ia langsung mengambil katalog yang diinginkan oleh majikannya. Katalog itu tepat berada di samping meja riasnya.


Padahal jika Kania mau menoleh sedikit saja. Maka ia tak perlu berteriak memanggil asisten rumah tangganya itu.


Tapi, itu lah dia. "Aku majikan di sini. Semua harus sesuai mauku. Jika tidak ada yang sudi bekerja dengan caraku. Silahkan angkat kaki, tanpa uang sepeser pun!"


"Dan jangan harap kalian bisa bekerja di tempat lain. Aku jamin kalian akan menganggur seumur hidup kalian!"


Begitulah ancaman yang wanita itu berikan kepada semua pekerja di rumah.


bersambung...


uh oh... sombongnya...


boleh kk kasih like, live and vote yaa.

__ADS_1


makasih


__ADS_2