Menikahi Idolaku

Menikahi Idolaku
pertama bertemu denganmu


__ADS_3

Akhirnya tiba dimana kamu menemuiku dan melamar ku, Aku sangat bahagia ketika kamu memasangkan sebuah cincin dijari manis ku.


"tok tok tok...savi bangun udh siang ini."


Terdengar ibuku mengetuk pintu untuk membangunkanku.


"Aihh mimpi ku yang indah."


gerutuku yang kecewa kehilangan mimpi yg sangat kuingin mimpikan.


"Nama ku saviori Aku adalah anak lulusan kedokteran yg besok akan pergi ke korea untuk melanjutkan pendidikan terakhir ku yaitu Internship di RS korea aku juga adalah pengemar berat Bts, Aku sudah lama menjadi Army yang ingin sekali bertemu dengan biasnya"


"Riri sini bantu ibu bersihkan ikan!!" teriak ibu ku.


"iya buu." jawabku


Setiap ada waktu luang aku selalu membuka ig untuk melihat informasi tentang Bts hehe.


"Omgg ganteng banget suami gua."haluku yang tak terobati.


besok adalah waktu dimana aku akan melanjutkan pendidikan terakhir ku.


"Pa..ma..Riri berangkat dulu ya, Riri minta Doa dari papa dan mama."


"Iya sayang, Papa dan mama akan selalu mendoakan kamu. Semangat lah kelak kamu akan menjadi orang yg membanggakan bagi kami"


"Dadah..."Melambaykan tangan ku sambil melihat orang tuaku dari belakang kaca jendela mobil.


Ketika sampai dibandara aku langsung check-in dan duduk di kursi dekat jendela pesawat, Disamping ku ada cowok yg memakai masker hitam aku melihat dari atas sampai bawah."Wah kayaknya ganteng nih." Terlintas pikiran nakal dikepalaku.


Pesawat sudah mendarat, aku membawa barang ku dan segera turun kruukk... terdengar dari perutku.


"sebaiknya aku cari makanan dulu." pikir ku


Aku membeli makanan dan duduk didekat taman, Ada 2 orang menghampiriku menyayikan sebuah lagu untukku, Aku hendak memberikan uang pada mereka,tiba tiba mereka membawa tas ku pergi


"Tolong..tolong.."


teriaku, Tidak satupun orang menolongku.Aku megejarnya sialnya aku jatuh saat mengejarnya dan tak dapat jejaknya.


"Huaa.. hape, passpor dan Atm ada di tas bagaimana ini, aku harus segera memblokir Atm ku dulu aku harus ke kantor polisi."


Setelah berjam jam Kemudian


"Baiklah nona serahkan semuanya pada kami. Kami akan menemukan pencurinya" ucap seorang pak polisi.

__ADS_1


"Baiklah Terimakasih." jawabku


"Sial.. Aku kesini untuk pendidikan bukan untuk kecopetan,Huaa...bagaimana nasib ku seterusnya ah sudahlah lebih aku mencari tempat untuk tidur dulu


Aku berjalan sambil merenungi nasibku.


Tiba tiba ad seseorang yang mendorong ku ke tembok dan menutup mulutku.


"hmpp."rontaku yg ingin melepaskan diri


"Sial!! aku bertemu orang jahat sekarang apakah aku akan mati ? teriak ku dalam hati.


" Tidak ! aku tidak boleh disini."


"akhh... kenapa kau mengigit tangan ku?" ringgis orang yang menutup mulut ku


"Kemana dia pergi ayo kita cari dia" ucap salah satu dari segerobolan wanita yg terdengar dari kejauhan


Ini adalah kesempatan ku "Heii dia ada disini hmm."orang itu menutup mulut ku lagi dengan kuat


"Shutt... bisakah kau diam."sambil membuka maskernya


"Ha daebak kau adalah.... "ucapku sambil tidak percaya


"hei tunggu apakah kau akan pergi begitu saja tanpa mengucapkan terimakasih sungguh tak tau sopan santun"ucap ku dengan nada sinis.


"Terimakasih ? hei apa aku tidak salah dengar kau hampir saja membuatku ketahuan oleh mereka"ucapnya


"ku kira kau tadi orang jahat. Tapi Bagaimana pun juga aku telah menyelamatkanmu jadi kau harus berterimakasih padaku" gerutuku


"Baiklah Terimakasih! sudah kan? kalau begitu aku pergi dulu." ucapnya sambil berjalan menjauh.


"Tunggu dulu apakah begitu caramu berterimakasih sungguh tidak tau sopan santun."ucapku marah.


"kurasa kau bukan ingin meminta ku mengucapkan terimakasih melainkan kau mengingkan hal yg lain."ucapnya sambil mendekat


Glek.. sambil menelan ludah aku gemeteran melihat matanya yang tajam mendekatiku.


Dia memojokkan ku tembok dan mendekatkan wajahnya


"lalu apa yang kau mau dariku ."ucapnya di telingaku


Karna ketakutan aku memukul wajahnya dengan kepala ku sehingga iya berteriak


"akhh.. hei apakah kau bodoh."ucapnya kesakitan sambil memegang wajahnya

__ADS_1


"Ma..maafkan aku, aku sungguh tidak sengaja."


"Huh sudahlah." ucapnya kesal.


"apa maumu cepat katakan? "


dengan sedikit gugup aku memberanikan diri untuk bicara.


"Emm bisakah kau memberiku tempat tinggal"dengan ekspresi imut berharap dia mau.


dengan tegas di mengucapkan


"tidak bisa!! tidak kah kau punya tempat tujuan?"


"Hei aku baru saja di copet, uang dan hapeku hilang alamat yg ingin ku datangi juga tertulis di hpku, aku tidak tau harus kemana sekarang. Lagipula aku sudah membantumu kau harus membalas budi tau!"


"tidak! aku rasa meskipun kau sudah membantuku ucapan terimakasih sudah cukup untukmu."ucapnya dengan tegas


"Hei tidakkah kau begitu jahat kepada seorang gadis."


"Baiklah kalau itu yang kau mau"ucap ku dalam hati.


"Akhhh perut ku perutku sakitt.. akh.. tolong


"Hei wanita apa kau mau mencoba menipuku! heh tidak mungkin."


"Akhhh perut ku perutku sakitt.. akh.. tolong"dengan nada yg lebih keras.


"Heii kau jangan bercanda" dengan wajah cemas


"A aku tidak bercanda kumohon tolong aku"


hehe berhasil menipu dia


"baiklah aku akan membawamu kerumah sakit" balas V


a apa raut wajah ku langsung berubah


"t..tidak! aku tidak mau kerumah sakit lebih baik aku mati disini daripada Kerumah sakit akhh."


"Kau kesakitan jangan menolak"


"tapi aku tak mau kerumah sakit aku takut disuntik kumohon jangan bawa aku kesana "sambil merengek dan meronta.


tidak ada pilihan lain aku harus membawa dia pulang dasar wanita merepotkan!

__ADS_1


__ADS_2