
"Boleh aku tau siapa namamu nona?" ucap jimin menujulurkan tangannya.
"Nama ku Savior, kau bisa memangilku savi" ucapku.
"Nama yang cantik."
"Ahh..terimakasih." jawab ku tersenyum malu malu.
Tak terasa aku dan jimin berbincang bincang sampai malam jam 10 Tepat.
DISISI LAIN
Taehyung terus mengerutu berdiri di balik pintu masuk utama, Yap dia sedang menunggu ku pulang.
"Huh!" ucap V kesal Yg terus menarik dan membuang nafasnya kasar.
"Panda bodoh! apa dia tidak tau sekarang sudah sangat malam kenapa dia belum pulang juga, lihat saja kalau dia sudah pulang, aku akan habis habisan memarahinya." ucap V kesal.
BACK TO JIMIN DAN ME
"Ah...maaf nona boleh aku bertanya sesuatu.?"
"Tentu..tanya kan saja" jawab ku senyum.
"Itu.Maaf sebelumnya tapi tadi aku tidak sengaja mendengar mu mencaci maki Taehyung" ucapnya pelan seraya tersenyum.
"Ohh...itu anu" ucap ku gugup.
"Gawat sepertinya aku terlalu keras dan bersemangat mencaci maki Taehyung, dan sekarang sahabat nya tau.Apa yg harus ku katakan padanya."Batin ku.
Jimin tersenyum melihat ku menunggu aku menjawab pertanyaanya.
"Em...itu sebenarnya aku tinggal dengan Taehyung, dan aku tidak bisa tidur akibat ulahnya," ucap ku.
Mendengar itu Jimin membulatkan matanya menatap ku.
"Tidak bisa tidur? apa Taehyung melakukan sesuatu Padamu?" ucap jimin.
"A..anu iitu " jawab ku gugup.
"Apa yg dia pikirkan? Huh gawat ku rasa dia ambigu dengan apa yg aku katakan Tadi "Batin ku.
"B..bukan, jadi...." Akupun menceritakanya semuanya pajang lebar pada jimin.
"Begitu rupanya, jadi sekarang kau tinggal dan bekerja dirumahnya" ucap jimin
"Bukan bekerja, lebih tepat nya membayar hutang"
"Hahaha kau sangat lucu."ucap jimin sambil meminum minumanya."
"Hehe" akupun hanya tersenyum dan melihat jamku yg mengarah pukul setengah 11.
"Huh..sudah hampir setengah malam aku harus harus segera pulang, aku belum menyiapkan makan malam. Huh sepertinya dia akan mengomel Padaku." ucap ku panik.
"Mau ku antar?"ucap jimin menawarkan tumpangan.
"Bolehkan?"
"Tentu saja, lagipula kau kemalaman karna berbincang bincang dengan ku, ayoo."ucap jimin menarik tangan ku."
Skip Sampai.
__ADS_1
Disisi lain, V sudah sangat kesal karna aku tidak kunjung pulang.
"Ini sudah keterlaluan, aku harus mencarinya sekarang" ucap V yg ingin pergi mencari ku.
Aku membuka pintu rumah dan melihat V yg tengah bergegas ingin keluar.
"Aku pulang..."kataku sambil membuka pintu.
Aku melihat V yg raut wajahnya terlihat sangat kesal.
Gawat sepertinya dia akan mengomeli ku habis habisan malam ini.
"T..uan apa kau sudah makan "tanya ku melihat V.
"Yaaa....panda dari mana saja kau? kau tau sekarang jam berapa huh? kenapa kau baru pulang?" tanya V bertubi tubi Padaku.
"Mm...maaf Tuan , tadi aku terlalu lama berbincang bincang jadi lupa waktu."
"Haa! alasan macam apa itu, panda kau...."
ucap V terhenti karna ad suara yg memanggilnya.
"Taehyung-ahh" ucap jimin yg tiba tiba masuk.
"Jimin.!" ucap V menoleh ke arah jimin."
"Apa yg membawamu tengah malam kesini?" tanya V pada jimin.
"Panda aku akan mengurusmu nanti!." ucap V seraya menemui jimin.
"Ah..jimin? apa kabar mu apa kau baik baik saja?"
"Aku baik baik saja, emm... aku hanya ingin bertemu dengan mu, dan aku tidak sengaja bertemu dengan Savi jadi aku sekalian mengantarnya."
"Iya...aku tidak sengaja bertemu dengannya, kami berkenalan dan berbincang bincang hingga kami lupa waktu, jadi jangan omeli dia." ucap jimin.
Taehyung menoleh ke arahku dan aku langsung memalingkan wajah ku ke arah lain.
"Baiklah panda, aku akan memaafkan mu untuk hari ini, tapi tidak untuk selanjutnya apa kau mengerti" ucap V.
"Baik tuan."balasku.
"Sekarang buatkan aku makan malam, aku lapar."
"Baiklah tuan aku akan menyiapkannya sekarang."
Lalu V mengajak jimin untuk mengobrol di pinggir kolam.
"Huh untung saja jimin membantu ku kalo tidak, mungkin aku sudah habis habisan di omeli tuan. Baiklah sebaiknya aku segera memasak" kataku semangat.
Skip memasak
"Mmm...Savi masakan mu sungguh nikmat"
kataku memuji diri sendiri sambil mencicipi sup rumput laut buatan ku.
V Dan jimin masuk dan berjalan ke arah dapur.
"Panda apa makanannya sudah siap? " tanya V.
"Ahh...sudah tuan"Balas ku.
__ADS_1
"Jimin ayo kita makan aku sudah lapar" ajak V pada jimin.
Makan malam.
"Mmm....Savi ini sangat Enak, kau sangat pandai memasak" ucap jimin memakan supnya.
"Benarkah! hehe kurasa kau terlalu berlebihan" ucap ku malu malu.
"Ini sungguh enak Savi...Benarkan taehyung" tanya jimin pada V.
"Kurasa kau terlalu berlebihan jimin, rasanya biasa saja."jawab V datar.
"Haiss...kurasa lidah mu bermasalah." balas jimin.
Selesai makan malam
seperti biasa aku membersihkan meja dan mencuci piring yg kotor, Dan jimin juga membantuku.
"Jimin aku bisa mengerjakannya sendiri, ini merepotkan mu." ucapku sambil mencuci piring.
"Tidak apa apa, ini tidak merepotkan, aku tidak enak hanya makan dan kau yg mencuci piringnya." balas jimin.
"Hehe Baiklah Terimakasih ya. Oh iya terimaksih kasih juga karna kau aku jadi tidak diomeli Taehyung."
"Tidak masalah." deselingi senyum manis khas jimin.
Skip selesai mencuci piring.
Karna sudah larut malam, jimin pun izin pulang padaku dan V.
"Taehyung-ahh Savi.. terimakasih untuk makan malamnya ini sudah terlalu malam aku harus segera pulang."ucap jimin.
"Baiklah hati hati dijalan sering sering lah berkunjung." ucap aku dan V.
"Tentu, dah... " jawab jimin berjalan keluar.
Setelah itu aku Dan V pun kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat.
Hari sudah sangat malam aku sangat mengantuk terlebih aku tidak bisa tidur malam kemarin karna V.
Dikamar ku
"Siall..aku masih belum bisa tidur padahal aku sudah sangat mengantuk." ucap ku resah.
"Besok weekend, tapi tetap saja aku ingin tidur yg Tenang malam ini, Huaaa bagaimana ini."
aku mencoba berbagai cara agar bisa tidur, seperti minum susu dan berjalan jalan agar aku bisa tidur tapi tetap saja, aku tidak tertidur.
"Huaa...otak!! aku mohon biarkan aku tidur kalo tidak kulitku akan kendur dan tidak imut lagi kumohon kumohon." ucap ku mengedor pelan kepala ku ke tembok.
Mataku sudah sangat merah dan rambut ku sangat berantakan, aku sudah terlihat seperti zombi.
sudah jam 3 pagi dan aku masih belum bisa tidur, aku sudah kehilangan kesadaran.Aku berjalan seperti orang mabuk yg berjalan tanpa arah.Tanpa kusadari aku masuk kekamar V.
"Hemm ruangan ini sangat nyaman." ucapku berjalan ke tempat tidur V.
V sudah sangat terlelap dalam mimpinya tanpa dia sadari aku sudah tidur tepat disampingnya.
Tangan ku memeluk pinggang V yg menghadap membelakangiku.
"Wahh boneka ini terlihat seperti manusia dan dia punya aroma yg sangat hangat aku jadi ingin tertidur." bantinku.
__ADS_1
Akupun terlelap menengelamkan wajah ku ke punggung V yg sangat nyaman dan tanpa sadar akupun mulai menjelajahi alam bawah sadar ku.