
Pagi Hari
"Hoamm..nyenyak sekali aku tidur, aku harus segera menyiapkan sarapan."
Beberapa Menit Kemudian
"Tuan...sarapan anda sudah siap."
"Hemm. Kenapa tuan tidak menjawab, apa dia masih tidur? aku harus membangunkannya" Berjalan ke kamar V
"Tok..tok.. tok"mengetuk pintu
Aneh kenapa tidak ad respon
"Krak.. "membuka pintu
"tuan..apa kau ada didalam. Huh kemana dia? Dia tidak ada dalam."
"Huh kemana dia pergi. Pagi pagi sudah menghilang! Hem kamar ini sungguh sejuk, Aroma tuan bahkan terasa diruangan ini." mengelilingi kamar
"Hei! apa yang kau lakukan?." berjalan keluar dari kamar mandi
"Huh! tuan.."menengok kebelakang.
"Aaaaa...."berteriak kencang
"Hei! apa otakmu sudah rusak kenapa teriak seperti itu? buat kaget saja."sambil mengeringkan rambut.
"Otakmu yang sudah rusak! Kenapa kau tidak pakai baju dasar mesum!"jawab ku sinis.
"Aku baru saja mandi tentu tidak pakai baju. kau sendiri kenapa ke kamar ku?.Ah.. aku tau kau pasti mau mengitipku kan?"
"Kau gila! untuk apa aku mengitipmu! Aku hanya ingin memberitaumu kalau sarapannya sudah siap."
"Tapi kau tidak menjawab ku kira kau mati."
"Sudahlah.. aku tidak ingin berdebat denganmu!" jawab V sambil Membuka handuk.
"Hei apa kau tidak tau malu aku masih disini dan kau.."Menutup mataku dengan tangan.
"Kau sendiri masih berdiri disini, sebernarnya siapa yang mesum?"ucap V Songong
"a..aku. Ah sudahlah aku akan kebawah."jawabku malu dan berjalan menjauh
"Hei tunggu dulu."Tiba tiba V menghentikan ku.
"Ada apa?" sambil menutup mataku
"kemarilah bantu aku keringkan rambutku.Kenapa diam saja."
"Apa kau tuli? kemarilah bantu aku mengeringkan rambut ku.
"Hei aku bukan pembantumu kau tidak punya hak menyuruhku."
V berjalan mendekati ku memojokkanku ke tembok dan bicara di telingaku.
"Wanita apa kau lupa semenjak kau memecahkan vas ku,kau sudah menjadi pelayanku. Yang berarti akulah bosmu dan kau harus menuruti keinginanku."
"Dasar pria sialan..lain kali aku akan memecahkan vas itu dikepala mu dasar brengsek!" gerutuku dalam hati.
"Hem aroma rambutnya sangat wangi dan segar, sangat lembut."kata ku dalam hati sambil mengeringkan rambu V dengan handuk.
Beberapa Menit kemudian
__ADS_1
"Hei wanita apa kau sudah siap?"tanya V sambil menungguku di depan.
"Iya.. aku akan turun."jawab ku terburu buru.
"Kau lama sekali."ucap V
"Iya tadi aku sedang menyiapkan sesuatu" berjalan mendekati V.
"Yasudah ayo masuk, aku akan mengantarmu."balas V
Mobil Pun Berjalan
"Berhenti aku turun disini saja"ucapku sambil turun dari mobil.
"Terimakasih Sudah mengantarku."
"Iya berhati hatilah."Balas V menjalankan mobilnya.
"Huh...akhirnya sampai di RS,"Guman ku sambil berjalan masuk ke RS
Beberapa Jam Kemudian
Nona Saviori..
Nona Saviori..
Terdengar suara speaker RS yang memangil nama ku. Akupun langsung bergegas menuju ke sumber suara.
"Maaf.. apakah anda Saviori"tanya salah satu suster."
"Iya saya Saviori."Jawab ku dengan gugup.
"Baiklah. Ini surat terima anda, Mohon tanda tangan terlebih dahulu."ucap suster tersebut.
"Iya nona.. anda diterima disini"jawab suster itu dengan senyum ramah.
"Puji Tuhan aku diterimaa."ucap syukur ku dengan gembira.
"Baiklah nona. Setelah ini saya akan mengantar kan anda kepada Dr.Dean . Beliau akan membantu anda dalam magang hari pertama, Mohon anda ikuti saya."ucap suster itu sambil menunjukan jalan.
"Tok..tok.. tok"mengetuk pintu.
"krakk.."membuka pintu dan masuk kedalam.
"permisi Dokter, saya membawa salah satu mahasiswa yang akan mengikuti Internship disini."
"Ahh baiklah" jawab Dr.Dean sambil tersenyum melihat ku
"Nona. Ini adalah Dr.Dean beliau yg akan membantu anda disini" ucap suster tersebut memperkenalkan.
"Kalau begitu saya permisi untuk pergi." ucap suster itu sambil melangkah pergi.
"Perkenalkan Dokter saya Savior yang akan magang disini mohon bantuannya." kataku sambil membungkuk hormat.
"Baiklah..kamu sudah tau nama saya bukan" "Saya Dr. Dean spesialis bedah untuk hari pertama, saya akan membawa kamu untuk melihat lihat Rs ini."
"Iya..Baiklah Dokter. "jawab ku dengan semangat
"Panggil saya Dean saja."balas Dokter itu.
"Wah Dokter Dean sangat tampan dan juga lembut, badannya tinggi dan tubuh yang berisi serta kulit putih bersih manambah pesona yang luar biasa."gumanku yang sangat senang bisa bertemu Cogan.
Setelah Itu
__ADS_1
"Wah!rumah sakit ini sungguh luas dan bagus, semua fasilitasnya lengkap dan bersih."ucap ku memberi nilai
"Ini minumlah.Kamu pasti lelah setelah melihat lihat tempat ini."kata Dean sambil memberi Minuman.
"Wah caranya memberiku minum sungguh sangat tampan, tidak hanya tampan dan pintar dia juga perhatian."gumanku sambil bengong.
"Hei ri..ri...."ucap Dean sambil melambaykan tangan nya di depan wajah ku.
"a.. ahh..m..maaf Dean." jawabku kaget
"hehe tidak apa apa, lain kali jangan suka bengong nnti takutnya kesambet loh."Dean sambil tersenyum ."
"a..iya Dean."jawabku dengan menunduk malu.
"Sial kenapa aku bertingkah konyol didepannya sangat memalukan."gumanku
"Baiklah untuk hari sudah cukup, kita akan melanjutkannya dipertemuan selanjutnya."Ucap Dean.
"Baiklah. Terimakasih untuk hari ini."balas ku
Berjalan Menuju Rumah
"Ahh rumah masih jauh dan aku sudah kelelahan belum lagi menyiapkan makanan tuan. Akhh! aku tidak bisa berhenti memikirkannya."
"Dia membuat ku bekerja tanpa uang gaji! dan sekarang aku pun aku harus pulang jalan kaki."
"Huh kalau saja aku tidak kecopetan mungkin hidupku tidak akan menderita, dasar pencopet sialan lihat bagaimana aku akan membunuhmu kalau aku menemukanmu."Kemarahanku yg tidak bisa dipendam lagi.
Melihat Sebuah Toko Coffe
"Huh apa ini?lowongan kerja,gaji 5 Dollar sebulan. Huh aku sangat beruntung, setidaknya ini bisa dipakai untuk uang jajan,dan ongkos berpergian. "masuk kedalam toko.
"Permisi apa disini ada lowongan kerja?"tanya ku pada orang yg ad dikasir
Wah tukang kasir ini tampan sekali walaupun tidak putih namun kulitnya bersih eksotis ditambah dengan aura senyum manis.Sungguh beruntung kalau aku bisa bekerja disini jadi aku bisa melihat pemandangan indah." aku dengan pikiran nakal ku
"Sebentar nona saya periksa dulu! "balas tukang kasir itu.
"Nona. Ada satu lowongan disini apakah anda mau menerimanya?"
"Ah...iya saya akan menerimanya"jawab ku sigap.
"Siapa namamu? "tanya tukang kasir itu.
"Namaku Saviori"jawabku dengan semangat.
"Pria ini tampan tapi sayang dia sangat dingin."gumanku kecewa.
"Baiklah kamu sudah bisa bekerja hari ini."
"Terimakasih tuan..."
"Panggil saja aku sky"
"Ah baik tuan sky."
Ahh akhirnya selesai hari ini cukup banyak pembeli, huh Dimana tuan sky?
"Ri ini gaji pertama mu."ucap Sky sambil memberikan amplop berisi uang.
"Wah secepat itu kah? Terimakasih tuan Sky"
"Saya lihat kerja mu bagus jadi saya berikan hari ini, sekarang sudah cukup kamu bisa datang lagi besok."
__ADS_1
"Terimakasih tuan kalau begitu saya pamit pulang dulu."