Menikahi Idolaku

Menikahi Idolaku
Melelahkan


__ADS_3

Pagi hari terdengar suara kicauan burung dan desiran angin yg nyaman akupun terbangun dari tidur ku.


"Hoamm...tidur ku sangat nyaman" sambil meregangkan tubuh.


Akupun mandi dan segera turun ke dapur untuk membuat sarapan pagi


Beberapa menit kemudian


"Akhirnya selesai."


"Huh sudah jam setengah 8 aku harus bersiap siap untuk bekerja" melihat jam lalu bergegas ke kamar."


Duk duk duk"suara langka kaki ku yg terburu buru"


"Hei...kau mau kemana hei..hei!!" terdengar suara V yang memanggil ku dengan keras.


"Yaaa!!! aku punya nama tau kenapa kau terus memanggil ku hei hei hei" bentakku dengan emosi.


"Yaaa!!! kenapa kau emosi lagipula kau tidak pernah memberitau nama mu, jadi aku memanggil mu apa" jawabnya sinis.


"SAVIORI!! nama ku saviori ingat baik baik, kau bisa memanggiku savi."


"Aku rasa nama itu terlalu bagus untuk mu aku akan memanggilmu panda saja" ucapnya.


"Panda wah...apa karna aku imut, omoo kau lucu sekali hihihi." aku yang pede.


"Bukan, itu karna kau bodoh kau itu bodoh bahkan lebih bodoh dari panda. "ucapnya spontan dengan raut wajah yg datar.


"Ahhh seharusnya aku tidak percaya dengan kata kata itu, seharusnya aku sudah yakin didalamnya pasti ada sesuatu yang menjengkelkan." jawab ku dengan muka kesal.


"Huh! rasanya ingin sekali aku memukul wajahnya yang datar itu huh!! kau harus sabar savi tahan tahan tahan"Batin ku.


"Heh Kau seharusnya sudah tau dari awal" ucap V.


"Huh sudahlah aku tidak ingin berdebat denganmu sekarang aku sudah telat, aku sudah menyiapkan sarapan pagi, aku pergi dulu."kata ku sambil melangkah pergi.


"Hei! panda...kau belum menjawab ku, kau mau kemana."teriaknya


"Aku ingin bekerja di kedai cofee, kau tidak tidak mengaji ku tuan jadi aku harus bekerja paling tidak untuk membayar keperluan hidup ku. Aku pergi dulu" jawab ku di depan teras.


"Huh...benar juga aku tidak memberinya gaji, hmm mungkin sebaiknya aku memberinya gaji kalau di bekerja keras" guman V


Aku terburu buru untuk kehalte bis sesampainya di halte bis aku langsung menaiki bis yg mengarah ke tempat kerjaku.


Skip sampai di halte berikutnya


akupun turun dari bis dan hendak menyebrang. Tiba tiba ada seorang nenek nenek yg pingsan saat menyebrang jalan, sontak aku dan penjalan kaki yang ada disana langsung mengotong nenek tersebut ke pinggir jalan.


"Nek...nek sadarlah" ucapku sambil mengoyangkan badannya.


Aku pun memberikan pertolongan pertama pada nenek tersebut.


Beberapa menit kemudian


akhirnya nenek itu pun sadar dan dia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.


"Wah hebat,nona apa kau seorang dokter?" salah satu pejalan kaki yg bertanya pada ku.


"Ahh iya aku dokter muda, sedang tahap magang hehe." jawabku senyum


Skip

__ADS_1


akupun berlari dengan cepat berharap tidak akan terlambat.


"Huh sial sepertinya aku akan telat."gerutu ku sambil terus berlari.


Sesampainya di kedai aku langsung masuk aku pun membuka pintu, dan terlihat seorang pria tampan berdiri didepan ku. Ya dia adalah bos sekaligus pemilik kedai cofee tersebut.


"Hem...sudah jam berapa sekarang?" tanya nya dengan nada dingin.


"M..maaf bos tatadi ak.."belum sempat aku menjawab dia sudah terlebih dulu memarahiku.


"Sudahlah tidak ada alasan, ini baru hari kedua mu bekerja tapi kau sudah telat" ucapnya pada ku


"M..maaf boss"ucapku menunduk merasa bersalah.


"Aku tidak ingin ini terjadi lagi, kau harus mendisiplinkan waktu mu. Mengerti!" ucapnya.


"I iya bos saya janji hal ini tidak akan terulang lagi." jawabku masih menunduk.


"Memang seharusnya begitu, kalau tidak kau akan aku pecat!."


"B baik bos saya mengerti." jawabku mengangguk.


Dringggg dringggg terdengar suara handphone dari saku celana sky


"Halo...ada apa, huh ada apa dengan nenek. Baiklah aku akan segera kesana." jawab sky dari balik handphonenya.


"Ada apa bos, kenapa kau terlihat gelisah?" tanya ku.


"Ahh bukan apa apa, kau jagalah toko, aku ad urusan penting." ucapnya.


"Baik bos." jawabku.


Sky pun langsung pergi dengan mobilnya.


Hari ini toko lebih ramai dari sebelumnya akupun harus bekerja dengan extra karna aku hanya sendiri di kedai karna sky sedang ad urusan penting.


"Ini kembaliannya terimakasih, datanglah lagi." ucap ku pada pelanggan.


"Huh sungguh melelahkan dan sekarang juga sudah menjelang sore kenapa sky belum kembali juga ya huft." guman ku.


Drttt drttt drttt suara dari handphone yg ad didalam kedai


Huh apa ad pelangan "Halo selamat datang di..."


"Ini aku savi." ucap sky dari handphone.


"Ah iya, Ad apa bos." jawab ku


"Sekarang aku tidak bisa kembali ke toko, kalau sudah waktunya pulang kau tutup saja tokonya dan letakkan kuncinya di tempat biasa, mengerti?"


"Ahh baik bos."jawabku


Skipp waktunya pulang


"Huh...sungguh sulit mencari uang aku sangat lelah, ahh iya atm ku aku harus ke kantor polisi untuk menanyai informasinya" guman ku."


Skip kantor polisi


"Maaf nona tapi kami belum bisa menemukan pencurinya sekarang masih di tahap memcari informasi." ucap salah satu polisi yg ad disana.


"Haiss sungguh menjengkelkan."guman ku

__ADS_1


"Jadi kpn informasi itu dapat?" tanya ku.


"Kami masih belum bisa memastikan tapi kami akan berusaha sebaik baiknya."jawab polisi tersebut.


"Huh. Baiklah terimakasih pak, saya akan menunggu kabar baiknya." ucapku dengan pasrah.


Akupun pulang dengan tidak membawa informasi apa pun


Skip jalan pulang


"krekk" suara pintu yg terbuka.


"Aku pulang" ucapku sambil jalan masuk ke rumah.


"Oh panda kau sudah pulang" V yg hanya memakai handuk kimono.


"Aaaaaahhhhh,"teriaku.


"Yaaa apa kau gila kenapa kau berteriak" ucap V


"Yaaa! apa otak mu sudah rusak kenapa kau hanya memakai kimono? apa kau ingin merusak mataku huh ? "teriaku kesal.


"Hei ini adalah rumah ku terserah aku mau mamakai apa saja disini." ucap V santai


"Yaaa!!! apa otak mu sudah rusak aku ini wanita bagaimana bisa kau memakai kimono dihadapanku. " ucapku kesal


"Huh kau itu bukan wanita, kau itu panda bodoh tau, dan lagipula bukankah kau sudah pernah melihatnya." ucap V


"Huh...meskipun hari ini sungguh melelahkan aku sangat bersyukur masih bisa memiliki otak yang waras, baiklah kau bilang aku panda kan kau akan lihat seberapa bodoh panda ini" guman ku sambil berjalan mendekat ke arah V.


"Hei! hei! yaaa panda apa yg kau lakukan j jangan mendekat, yaaa panda" teriak V yg kesal sambil berjalan mundur menjauhi ku.


"Yaaa!!! panda apa kau sungguh bodoh yaaa"teriak V yg semakin kencang.


"yaaa oppa kenapa kau menjauh dariku, mendekatlah oppa aku ingin menikmati mu lebih dekat." ucap ku dengan nada yg menggoda.


"Huh yaaa!!! kuperingatkan kau jangan mendekat lagi" ucap V takut.


Tapi aku terus mendekat sampai akhirnya punggung V mengenai tembok, aku semakin mendekat dan hanya ad 3 cm jarak antara wajah kami. Dan tangan ku pun menarik kerah kimono milik V.


"Oppa kenapa wajah mu terlihat sangat takut aku hanya ingin menikmati mu saja Oppa." ucapku dengan nada lebih mengoda.


V hanya membulatkan matanya menatapku, lalu dia mendorong ku pelan, dan berjalan ke kamarnya.


"Pftthahahahaha wajahnya sungguh lucu saat ketakutan hahaha ini sangat menyenangkan hahaha" tawaku yg sudah tidak bisa di tahan lagi.


Akupun langsung pergi ke kamar dan mandi setelah itu memasak makan malam.


Skipp


Saat makan malam


"Tuan kenapa kau memakai baju yg tertutup"tanya ku pada V


"Diam dan makan saja makananmu" jawab V singkat.


"Pfthahahaha tuan apa kau berfikir aku bersungguh sungguh hahaha kau tau tuan wajah mu tadi sangat lucu." ucapku yg tidak bisa menahan tawa.


"Lebih baik kau diam atau aku akan membuat mu membayar apa yg kau makan dan kau gunakan dirumah ini." ucap V dengan kesal.


"Uhuk uhuk." aku pun seketika langsung diam mendengar kata kata V barusan.

__ADS_1


"Lihat saja Panda aku akan membalas mu lihat dan tunggu!!"Batin V


__ADS_2