
Malam harinya , Amel tengah berada di kamar Aira dengan membacakan cerita sebelum tidur.
Setelah Aira tertidur dia berjalan ke arah kamar miliknya dan Alex.
"apa mas Alex belum pulang" lirihnya ketika melihat kamarnya yang masih dalam keadaan sama
Amel bergegas mengambil handphone dan mencoba menghubungi ponsel Alex tapi tidak ada respon sama sekali. semua chatt yang Amel kirimkan pun juga tidak ada satupun yang masuk.
Amel segera membersihkan diri dan mengganti pakaian nya dengan piyama tidurnya.
setelah itu dia berjalan keluar.
"pak maaf, apa mas Alex tadi belum pulang?" tanya Amel ke satpam yang sedang berjaga
"oh belum Bu, pak Alex belum pulang"
"baik, Terimakasih"
Amel tidak tau harus menanyakan keberadaan sang suami kepada siapa, karna Alex pun keluar tanpa berpamitan ke dia.
Karna badan Amel juga terasa capek, dia merebahkan diri di kamar tidur dan tidak lama dia tertidur.
****
Keesokan harinya, Amel bangun seperti biasanya. Dia mandi , membersihkan kamarnya dan berjalan ke dapur untuk memasak.
"pagi bi" sapa Amel
"pagi nyonya, ada yang bisa saya bantu nyonya?"
"tidak bi, boleh saya bantu memasak?"
"boleh nyonya, jika tidak merepotkan"
"tidak papa, oiya Bi. jangan panggil nyonya, panggil saya Amel saja" ucap Amel tersenyum dengan tangannya mengupas bawang
"Saya tidak enak nyonya"
"tidak papa bi"
__ADS_1
"saya panggil non Amel saja ya, jika ada nyonya besar dan tuan Alex .saya panggil non Amel nyonya" ucap bibi dengan hati-hati
"baik, itu lebih baik"
Bukan tanpa sebab Amel meminta bibi untuk tidak memanggil dengan sebutan 'nyonya' ,toh dia bukan siapa-siapa. Jangan karna dia menikah dengan Alex dia pantas dipanggil nyonya.
"semalem mas Alex belum pulang ya Bi" tanya Amel di sela-sela kegiatannya
"tuan Alex?"
"he'em"
"Pulang tuh non, mobilnya ada didepan. tapi ,baru pulang tadi shubuh" ucap bibi dengan menatap Amel yang juga tengah menatapnya
"oh ,begitu Bi. terimakasih" Amel memutuskan tatapannya ke bibi dan melanjutkan pekerjaannya dengan menahan nyeri di hatinya.
Setelah acara memasak selesai, Amel menata masakan di meja dan tidak lama mama Sandra turun.
"Loh nak, kamu bantu bibi masak?"
"iya ma, semoga mama suka ya"
"pasti suka, Alex dan Aira mana?"
Ceklek..
'ternyata mas Alex tidur disini' batin Amel
"Aira sayang, ayo bangun nak. sudah pagi" ucap Amel dengan pelan
Alex yang tengah memeluk Aira pun melepaskan pelukan ke sang putri dan ikut membangunkan Aira.
Aira yang sudah bangun segera digendong Amel dan ia mandikan.
Alex yang sudah sadar akan kehadiran Amel pun tidak mengucapkan sepatah katapun, bahkan menyapanya saja tidak.
Setelah selesai memakaikan pakaian dan menguncir rambut Aira, Amel membangunkan Alex untuk ikut sarapan.
"Aira ,kita bangunkan papa dulu ya"
__ADS_1
"iya ma"
"papa, ayo bangun" ucap Aira dengan mengguncangkan lengan Alex
"nak, pelan-pelan kalau bangunin. nanti papa kaget"
"iya mama"
"mas, mas. ayo bangun, sarapan. sudah ditunggu mama di bawah"
"Aira makan dulu ya nak, papa masih ngantuk" ucap Alex dengan suara serak
Amel yang mendengar jawaban Alex pun merasa kehadirannya tidak di pedulikan.
'ada apa ini' batin Amel
"ma, papa masih ngantuk" ucap Aira dengan menggoyangkan lengan Amel
"oiya, yauda sekarang Aira turun sama mama ya, kita sarapan"
"let's Goo" ucap Aira dengan rona yang bahagia
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
RECOMMENDED cerita novel karangan author lainnya.
Rahim sewaan tuan muda (End)
Idol terkenal itu kekasihku (End)
Berawal dari perjodohan
Sambil menunggu cerita novel ini Up , kalian bisa baca di novel karangan ku lainnya yaaa 🤗
Jangan lupa tinggalkan jejak 🤏
__ADS_1
Kalian bisa follow, like , comment (positif) , Vote.
Terimakasih dan jangan lupa selalu bahagia ❤️