Menjadi Ibu Sambung Putri CEO

Menjadi Ibu Sambung Putri CEO
Bab 54


__ADS_3

"Ada apa sayang? kenapa tiba-tiba menangis?" tanya Alex dengan mengusap punggung Amel yang ada di pelukan nya.


"cerita sama suami juga perlu loh sayang, jangan apa-apa dipendam sendiri. kita mah membuka lembaran baru bukan? jadi ceritakan apa yang menjadi beban mu" ucap halus Alex


"anak yang ada di foto itu"


"Dia kenapa sayang?"


"Itu a-ku mas" tangis Amel kembali pecah setelah mengatakan hal tersebut.


Alex tidak bisa merespon, dia cukup terkejut dengan apa yang ia dengar.


"Jadi, apa anak Bu Nia itu kamu sayang?"


"mungkin mas, jika Bu Nia mengatakan anak yang ada di dalam foto itu anak nya, berarti memang benar aku adalah anak nya"


"Oke, sekarang menangis Lah. tidak papa jika ingin menangis, setelah itu kita bisa membahas ini dengan fikiran lebih jernih"


"Aku sudah tidak bisa menangis mas, aku tadi hanya menangis karna kaget, bukan menangis bahagia" ucap Amel dengan menatap alex


"Kenapa seperti itu sayang? dia ibu kandung mu bukan?"


"tapi, dia yang sudah mengantarkan aku ke panti bukan mas?" Amel menitikkan air mata


"Mungkin benar ,Mungin tidak sayang. kita tidak tau apa yang sebenar nya terjadi dulu ,sehingga orang tua mu meninggalkan mu disana. yang pasti, Bu Nia sangat mencintai dan menyayangi kamu"


"Jika dia sayang, kenapa dia tidak membawa ku mas? kenapa dia hanya membawa lembaran-lembaran foto ini?"


"Kenapa dia tega menyakiti putri yang ia kandung sendiri? aku tidak meminta untuk di lahirkan atau hadir di dalam kehidupan mereka kan mas? mereka mungkin yang meminta kepada sang pencipta untuk aku hadir di tengah-tengah mereka. kenapa disaat aku hadir, kenapa disaat itulah mereka membuang ku?" tangis Amel kembali pecah.


"Sayang, jangan keraskan hati mu. lembutlah sedikit.hmm?"

__ADS_1


"Aku tidak bisa makan, aku di hina, aku caci maki oleh teman-teman ku, apa orangtua ku tidak memikirkan sejauh itu mas?"


"apa memang semua sosok orang tua yang ada di dunia ini hanya ingin menyakiti anak nya dengan cara seperti ini? Dengan mereka membiarkan hidup sendiri dan menyelesaikan masalah sendiri bukanlah itu sama halnya dengan mereka menyakiti anak nya?"


"Katakan mas, kasih sayang seperti apa yang orangtua ku punya untuk ku? aku terlalu sakit dengan masa lalu ku mas, apa mereka tau. aku hampir di per**** oleh preman-preman saat aku bekerja di pasar?"


"Apa mereka tau setiap malam aku kedinginan hanya bisa berselimut kan malam?"


"apa mereka tau jika untuk makan saja aku harus mengeluarkan keringat selama 6jam"


"Tidak kan mas? lantas, kasih sayang seperti apa yang mas katakan tadi?"


"Hanya selembar foto yang di dapat selama aku di panti? bahkan aku meninggalkan panti saat aku masih sekolah dan saat kita melihat foto-foto tadi, aku kira itu hanya saat umur ku menginjak 6tahun"


Alex tidak ingin menyela keluh kesah yang Amel alami selama ini. Alex mungkin tidak tau bagaimana rasanya, tapi setelah mendengar semua itu. relung hati nya seperti diiris oleh pisau tajam. sangat menyakitkan.


"Sudah sayang? boleh mas bicara?"


Amel diam..


"bukankah pelajaran paling berharga adalah masa lalu?"


"Maka dari itu, jadikan masa lalu kamu sebagai pelajaran bukan ajang balas dendam. Kita akan menjadi orangtua dan pastinya kamu pribadi tidak mungkin menyakiti anak kamu seperti yang orangtua kamu lakukan bukan?"


"hmmm" dehem Amel


"nah, maka dari itu kamu dan aku harus belajar dari masa lalu. jika orang dari masa lalu itu hadir di kehidupan kita sekarang atau masa depan, sambutlah mereka dengan hangat, ulurkan tangan indah mu ini untuk memeluk mereka. dengarkan apa yang akan mereka katakan, setelah itu bisikkan kata-kata jika kamu sudah memaafkan mereka"


"tapi, aku belum bisa memaafkan mereka mas. ini terlalu sakit" lirih amel


"Iya mas paham, memaafkan memang tidak semudah membuat kesalahan. tapi, apa kamu tidak ingin mencoba mengobati luka mu itu dengan orang yang telah menggoreskan luka tersebut?"

__ADS_1


"Mungkin diposisi Bu Nia atau ayah mu saat itu tidak mudah, bisa jadi mereka sedang berada di ujung masalah hingga membuat kamu di titipkan di panti"


"kenapa selama itu?"


"Tanyakan ke Bu Nia ya, ayo mas antar. mas akan temani kamu, sembuhkan luka itu secepatnya sayang. jangan membuat luka itu berakhir dengan penyesalan"


"mau ke bawah sekarang?"


"iya mas, temani aku. tapi, tolong jangan hakimi aku atau paksa aku untuk menerima semua itu dengan cepat" ucap amel


"iya, mas tidak akan membuat mu tertekan. ayo istri cantik nya mas"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Haii.. jangan lupa kunjungi cerita author lain nya ya..


• RAHIM SEWAAN TUAN MUDA (end)


• IDOL TERKENAL ITU PACARKU (on going)


• IBU SAMBUNG PUTRI CEO (on going)


Berikan juga dukungan kalian, berupa.


Like..


Comment...


Vote...


Follow...

__ADS_1


dan tambahkan ke daftar favorit bacaan kalian.


terimakasih ❤️


__ADS_2