Menjadi Ibu Sambung Putri CEO

Menjadi Ibu Sambung Putri CEO
Bab 53


__ADS_3

"Apa Bu Nia disini sendiri tidak papa? kami akan mencarikan karyawan untuk menjaga toko. tapi, saat malam. apa tidak papa jika Bu Nia tidur sendiri?"


"Tidak papa nak Alex, ibu berani kok sendiri. yang penting kalian disana baik-baik dan jika ada masalah, pesan ibu hanya satu. selesaikan masalah itu secepatnya jangan di pendam sendiri atau membuat keputusan sendiri"


"Ibu bukan nya ingin menggurui nak, ibu hanya belajar dari pengalaman. jangan sampai anak kalian nanti yang akan menjadi korban nya, sama seperti anak ibuk" lanjut Bu Nia dengan menitikkan air mata.


"Bu Nia punya anak?" tanya Amel


"Iya nak, tapi karna perceraian ibu dan mantan suami ibu dan kami mencari senang nya sendiri, anak ibu yang menjadi korban nya"


"Inalillahi, apa meninggal nya sudah lama buk?"


"Ibu tidak tau anak ibu masih hidup atau sudah tiada nak Lia, yang ibu tau. ibu dulu pernah menitipkan nya ke panti dan sekarang panti itu sudah pindah entah ke daerah mana. mulai saat itu ibu lost contack dengan pengurus panti tersebut"


"Yang sabar ya buk, semoga ibu segera bertemu dengan anak ibu dan ibu bisa anggap Lia anak sementara ibu kok, kan Lia juga besar di panti" Guyon Amel


"Oh ya? maafkan ibu nak, ibu tidak tau"


"Tidak papa Bu, Lia sudah menerima hidup Lia. jadi, Lia harap ibu tidak menaruh penyesalan yang mendalam ya. penyesalan hanya akan membuat ibu sakit"


"apa ibu punya foto anak ibu sewaktu kecil?" tanya Amel kembali.


Alex dan Roy hanya melihat interaksi dan percakapan Bu Nia dan Amel.


"Ada nak, bahkan saat dia di panti ibu juga masih menyimpan foto nya"


"Nah, foto ini bisa untuk mencari anak ibu. Meskipun hasil nya hanya beberapa persen sih, yang paling utama ibu punya foto masa kecil nya"


"Apa mas Alex bisa bantu Bu Nia untuk mencari anak nya mas?" tanya Amel tiba-tiba


"Bisa saya bantu sebisa nya Bu, boleh saya lihat foto anak ibu dan nama panti yang merawat anak ibu?"


"Boleh nak sebentar, ibu ambilkan ya"


.

__ADS_1


.


"ini nak, nama panti asuhan nya ******" ucap Bu Nia dengan memberikan foto tersebut.


Alex dan Roy mengamati foto yang sudah sedikit buram tersebut. banyak foto yang ada disana.


Tanpa mereka semua sadari, Amel diam mematung dan melihat ke arah Bu Nia dengan dalam.


"Sayang, ini foto anak Bu Nia" ucap Alex dengan memberikan foto tersebut ke Amel.


"Sayang" tegur Alex karena Amel mengabaikan ucapan nya dan hanya melihat Bu Nia tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


"Nak Lia, ada apa?"


"hmmm? tidak"


"apa mas?"


"ini foto anak Bu Nia"


tes..


tes..


tes..


air mata Amel bercucuran tanpa bisa ia tahan.


Perasaan yang entah apa rasa nya ia rasakan, sakit, kecewa dan bahagia menjadi satu. bahkan ia tidak bisa mengungkapkan rasa yang ada di hati nya saat ini.


Amel menangis tersedu-sedu.


Alex berusaha menenangkan tangisan istri nya yang ia sendiri bahkan tidak tau penyebab tangisan itu apa.


Roy hanya menduga, jika mungkin Amel kenal dengan anak di dalam foto tersebut. tanpa, ia bisa mengucapkan sembarang kata.

__ADS_1


Bu Nia ,hanya menatap dengan tatapan bingung.


"Sayang, ada apa? apa kamu mengenal anak ini?" tanya Alex pelan.


"Sayang, jangan menangis. ceritalah" bisik Alex


"aku mau ke kamar" lirih Amel


"Ya udah ayok ke kamar" Alex membopong Amel dan membawa nya ke kamar.


"Bu Nia , Roy saya pamit ke atas dulu ya. nanti kita sambung pembahasan ini lagi" pamit Alex dengan di angguki oleh kedua nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Haii.. jangan lupa kunjungi cerita author lain nya ya..


• RAHIM SEWAAN TUAN MUDA (end)


• IDOL TERKENAL ITU PACARKU (on going)


• IBU SAMBUNG PUTRI CEO (on going)


Berikan juga dukungan kalian, berupa.


Like..


Comment...


Vote...


Follow...


dan tambahkan ke daftar favorit bacaan kalian.


terimakasih ❤️

__ADS_1


__ADS_2