
Setelah membuka sepenuhnya pakaian atas milik Amel, Alex menata bantal di belakang punggung Amel untuk di jadikan nya penyangga.
"Cantik" ucap Alex dengan meraba pelan ******** Amel, tidak lupa Alex juga sedikit memelintir ****** Amel.
Amel hanya menatap sang suami dengan heran dan menahan suara-suara aneh yang akan keluar dari mulut nya.
"Sluurppp" Alex meminum seperti bayi yang sedang kehausan. tidak lupa satu tangan nya di pakai untuk meremas benda kenyal tersebut.
"Ssshhhh"
Alex meminum dalam waktu hampir 30 menit dan dalam waktu tersebut Amel berusaha menahan suara nya. sesekali suara itu keluar dan saat itu juga Alex tak segan-segan menggigit ****** Amel.
Saat ini Alex sudah selesai dengan aktivitas nya. dia merebahkan diri di samping Amel dengan memeluk pinggang Amel.
"Mas, tidak mandi? ini sudah siang"
"Aku malas mandi sayang"
"ih jorok, buruan bangun. segera mandi trus ayo kita sarapan" ucap Amel dengan memakai pakaian nya kembali.
"Hhaaaahh. Ya sudah, ayok mandi"
"Iya, aku siapin air hangat nya dulu"
"tidak usah sayang, pakai air yang ada nggak papa"
"terimakasih atas pemberian susu murni nya" ucap Alex dengan mencium pipi Amel, kemudian dia berjalan menuju kamar mandi yang terletak di lantai 1.
Setelah Amel selesai memakai pakaian nya kembali, dia pergi menuju dapur tempat terakhir diri nya diculik oleh sang suami pagi tadi.
"Bu Nia maaf, udah selesai ya?"
__ADS_1
"Iya nggak papa neng, ibu juga pernah muda" goda Bu Nia
"Hehe. ya sudah ayok kita sarapan buk"
"Tunggu suami kamu dulu, itu tadi nak Roy kata nya mau cari pakaian ke pasar"
"oh iya Bu"
***
Saat ini semua orang sudah berkumpul di depan tv untuk menyelesaikan sarapan mereka .
Hari ini Bu Nia memasak soto sapi dengan racikan bumbu yang sangat pas di lidah.
Rempah-rempah yang ada di dalam soto itu benar-benar membuat Amel melayang.
"Soto nya enak sekali Bu" puji Amel
"benarkah? syukurlah kalau neng Lia menyukai masakan ibu"
"Sayang, kamu sudah bilang ke Bu Nia .jika kita akan kembali ke kota?"
"Sudah mas"
"mungkin nanti aku akan buka lowongan pekerjaan, buat bantu-bantu Bu Nia jaga toko"
"Ya seperti itu juga boleh"
"tapi, apa boleh kalau aku sesekali main kesini mas?"
"Boleh, tapi jangan kabur. bilang dulu kalau kesini"
__ADS_1
"Iya mas Alex ku sayang" ucap Amel dengan mencium pipi suami nya yang membuat sang empu melebarkan senyuman nya.
Toko kelontong milik Amel ini tidak ada jam buka tutup nya. Jadi, jam buka toko nya saat ini benar-benar fleksibel.
Tidak lama, satu persatu pengunjung datang dan Alex yang melihat sang istri dengan gesit melayani customer benar-benar terpukau.
Padahal setau Alex ,Amel tidak ada basic menjadi pramuniaga. tapi, dia benar-benar mahir dalam melayani customer nya.
'apalagi melayani urusan ranjang' batin Alex dengan senyum Devils nya.
.
.
.
Sore hari nya. Amel, Alex ,Roy dan Bu Nia berkumpul di toko. karna saat ini cuaca sedang hujan dan toko juga sedang tidak ada pengunjung.
"Bu Nia, ada yang ingin saya katakan" ucap Alex membuka obrolan serius
"iya nak Alex, silahkan. ada apa nak?"
"Begini Bu, saya akan membawa Amel kembali ke Jakarta secepatnya. bukan karma saya tidak suka jika Amel disini bersama Bu Nia, melainkan saya ada pekerjaan yang tidak bisa saya tinggalkan terlalu lama dan saya akan kembali ke kota jika saya membawa Amel bersama saya" terang Alex
"iya nak Alex ,tidak papa . ibu akan menerima semua keputusan kalian, ibu hanya bisa mendoakan semua nya agar selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalani hidup"
"Apa Bu Nia disini sendiri tidak papa? kami akan mencarikan karyawan untuk menjaga toko. tapi, saat malam. apa tidak papa jika Bu Nia sendiri?"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Double up nih 🔥🔥
__ADS_1
Semoga suka dan jangan lupa berikan dukungan untuk author ya Kaka cantik..
Yang belum follow, follow dulu yuk 😙🤏