Mentari Surga

Mentari Surga
Ep-13


__ADS_3

Pembicaraan mereka berdua pun berhenti ketika ibunya mentari memanggilnya.


"fahmi undah dulu ya,ibu ku manggil aku"


"okey"


Cepat cepat iya mematikan ponselnya dan keluar menemui ibunya.


"dari mana aja sih kamu,dari tadi saya panggil gak nyahut nyahut"


"maaf bu" sambil menundukan kepalany.


"maaf.... Maaf..... Pekerjaan rumah sudah kamu kerjakan?" tanya ibunya.


"tinggal menggosok pakaian bu" ucap mentari kepada ibunya.


"trusss,knpa kamu masih belum kerjakan"


"iya bu,mentari akan kerjakan"


"udah cepat sana kerjakan! Ehhhh...tapi kalo pakaiannya belum selesai kamu gosok,jangan harap kamu boleh makan malam. Ingat itu!"


Lalu ibunya pergi,dan mentari pun mulai menyetrika pakaiannya satu per satu.


"gimana ini novel ku juga belum selesai,tapi kalo aku gk selesaikan gosokanku aku gak bakalan di bolehin makan malam apalagi masuk ke kamar." ucap mentari dalam hati.


Akhirnya bi ina datang untuk membantu mentari menyetrika.


"sini non biar bibik saja yang menggosoknya"


"gak usah bik,ini kan pekerjaan mentari. Nanti bik ina capek. Lagian nanti ibu marah klo liat bi ina yang menyetrika" jawab mentari.


"atau non mau bibik bantuin aja?" tanya bik ina


"iya bi mentari butuh bantuan bibik untuk menyiapkan gosokan ini. Karna mentari harus menyiapkan novel mentari juga bik. Bibik tolong bantuin mentari ya."


"iya non mentari"


Bi ina pun mulai membantu mentari,untung saja setrikaan ada 2 jadi mereka berdua dapat menyelesaikan nya dengan cepat.


°°


Dua jam kemudian pun berlalu gosokan mentari pun akhirnya selesai juga.


"akhirnya selesai juga ya bik,mentari capek bangat."

__ADS_1


"non mentari istirahat saja,bir bibik yang menyusun dan merapikannya"


"yang bener nih bik?" tanya mentari


"iya non,mendingan non makan dulu dan melanjutkan novel yang non bilang tadi,supaya selesai"


"makasih ya bik"


Mentari pun kedapur untuk mengambil makanan. Ibunya dan kakaknya saras sudah pada tidur.karna jam sudah menunjukan pukul 10:30 malam. Jadi mentari tidak takut untuk mengambil makanan.


"ahhhhh.....kenyangnya! Habis ini aku mau lanjutkan novel ku dulu" ucap mentari sambil berjalan ke arah kamarnya.


°°


Kata per kata pun iya tulis kembali sampai akhirnya karyanya sudah mencapai 3000 kata dan bahkan lewat.


"akhirnya selesai juga karya ku"


,tetapi mentari tidak yakin kalau dia bakalan menang.iya hanya bisa berdoa memohon kepada Allah agar karya nya dapat menjadi juara.


Sangkin lelahnya,iya melirik jam yang ada di ponselnya.sudah jam tiga subuh. Mentari pun akhirnya tertidur karna besok iya akan pergi ke sekolah.


°°


Seperti biasanya fahmi selalu menjemput mentari untuk bersama sama berangkat ke sekolah.


Suara ponsel mentari pun berbunyi,panggilan telpon dari fahmi.sepontan mentari terbangun,dan melihat sudah jam setengah tujuh pagi.dan iya pun mengangkat telpon fahmi


"hallo fahmi,sorry ya gue kesiangan bangun nih"


"haaaaaahhhh,elo belum baru bangun?"


"iya nih,kamu lagi di mana sekarang?"


"ya aku di tempat biasa nunggu kamu ini"


"aduh maaf ya aku belum siap siap ini,atau kamu duluan aja berangkat ke sekolah. Nanti aku naik ojek aja"


"udah cepatlah siap siap aku tungguin kok"


"makasih ya,oke aku beres beres dulu"


Iya pun mematikan ponselnya dan segera bersiap siap.


°°

__ADS_1


"kok bisa telat bangun sih?" tanya fahmi sambil memberikan helm kepada mentari.


"maaf ya udah nunggu lama,semalam aku harus menyelesaikan setrikaanku dulu lalu menyelesaikan novel ku" ucap mentari sambil memakai helm yang di berikan fahmi dan naik di atas motor.


"yaudah gpp!! untung aku telpon kamu,kalo nggk kamu bakalan terlambat"


"iya makasih ya fahmi,klo gak ada kamu pasti aku bakalan bolos sekolah karna telat"


"aku dengar tadi novel kamu udh selesai?"


"iya udah selesai sih,tapi aku takut kalo karya ku gak bakalan menang"


"menang atau kalah itu urusan belakangan,yang terpenting kamu sudah mencobanya"


°°


"kita udh sampai" ucap fahmi sambil memarkirkan motornya.


Mentari pun turun dan melepakan helm nya.


"untung saja kita gak telat,masih ada 5 menit lagi" ucap mentari sambil memberikan helm yg ia lepas tadi.


Fahmi pun menerima helm itu dan berkata kepada mentari.


"oh iya,loe tadi mandi gak?" tanya fami ke mentari


"ya mandilah gimana sih loe! Emangnya kenapa? Gue bau?"


"Padahal kan gue udh pakai parfum tadi pas mau berangkat" ucap mentari dalam hati


"gak bau sih,tapi loe gua liat liat jelek bangat,dekil lagi" ucap fahmi meledek mentari.


"apa tadi loe bilang? Ulang sekali lagi!" ucap mentari sambil mendekatkan delinganya ke arah fahmi


"gak ada siaran ulang" ucap fahmi sambil melepaskan helmnya.


"ihhhh,,,nyebelin! Enak aja loe bilang gue jelek dan dekil" sambil memukul lengan fahmi.


"ihhhhh,,,sakit tau".ucap fahmi sambil menjauhkan badannya.


"biarin,itu akibatnya udh ngatain gue jelek" ucap mentari sambil pergi meninggalkan fahmi.


"oyyyy,,,,,,tungguin gue"


"males.... gak mau!"

__ADS_1


Mentari pun semakin mempercepat langkahnya dan fahmi pun mengejar mentari yang sudah agak jauh.


__ADS_2