
"nah gitu dong,jdi kan kamu gak masuk angin lagi.
"makasih ya bajunya.nanti aku pulangin kok"
"iya gpp" ucap fahmi.
Seketika jantung fahmi berdebar debar karna baru kali ini mentari berkelakuan baik ke fahmi.
"aduh kenapa ya kok jantung ku berdetak kencang ya" ucap fajmi dalam hati sambil memegang bagian dadanya.
"woyy.... Kok bengong sih" kata mentari kepada fahmi
Sontak fahmi tekejut di buatnya.
"ehh,maaf"
"haaaa.... Maaf untuk apa" ucap mentari
"ehhh.....emmmm gpp kok! Yaudah yuk kita tulis surat dulu baru kita antar" kata fahmi
"ayo lah tapi kita cari tempat yang nyaman ya"
"beres" sambil berjalan ke arah wartek"
"bu kami boleh duduk sebentar ya di sini sambil nunggu hujan reda.boleh tidak bu" ucap fahmi kepada pemilik wartek.
"iya gpp kok nak"
"makasih ya bu" ucap mereka serentak.
Berselang waktu terdengar suara perut mentari.
"suara apa tuh?" tanya fahmi
"emmmm..... Emmmm....." sambil menunduk malu
"itu suara perut kamu ya?" tanay fahmi.
"heeeee,,iya fahmi." ucap mentari malu.
"kamu lapar ya? Yaudah pesan aja aku yang bayar deh"
"gak usah fahmi,aku nanti makan di rumah aja"
Ucap mentari.
__ADS_1
"yaudah gpp kok,minta aja kamu gak usah takut aku bayarin deh" ucap fahmi kembali menawarkan.
"yang bener nih?"
"iya,masa aku boong sih"
Lalu kemudian mentari memesan makanan dan menyantapnya dengan lahap makanan tersebut sampai habis.
"udah selesai makanny?" tanya fahmi
"udah kok"
"nggk mau nambah lagi?"
"gak usah fahmi aku udah kenyang kok,makasih ya"
"iya sama sama"
Kembali fahmi merasa senang karna ini kedua kalinya mentari bertrima kasih pada fahmi.
"oh iya,surat kamu sudah selesai belom?" tanya fahmi.
"sedikit lagi"
"yaudah aku tungguin deh"
"kayaknya hujannya sudah surut deh rii"
"ehhh iya udah reda"
"gimana suratnya udah selesai?" tanya fahmi
"udah kok" jawab mentari
"fahmi ternyata baik juga ya?" ucap mentari dalam hati.
"oyy melamun aja,ayok kita anter suratnya"
Kemudian mereka berdua berangkat ke sekolah.
"selesai juga urusan kita ya" ucap fahmi sambil menyodorkan telapak tangannya untuk bertos.
"Tos" ucap mentari sambil menyodorkan telapak tangannya juga membalas.
"jadi kita kemana nih sekarang?" tanya fahmi.
__ADS_1
"emmmm... Gak tau" kanya mentari sambil mengetuk ngetuk pipinya dengan jari nya.
"gimana kita ke toko buku aja" ucap fahmi
"ayok,aku juga mau melanjutkan membaca novelku"
"kamu suka baca novel juga?" tanya fahmi
" iya suka banget,kalo beli nya aku gak punya cukup uang,jadi aku cuman membacanya aja." ucap mentari
"siapa penulis novel yang kamu kagumi"
Mentari pun memberitahu satu persatu penulis novel yang dia sukai.
"wahhhh.... Banyak juga ya! Aku juga ada salah satu penulis novel yang kamu sebutkan tadi" ucap fahmi
"oh ya?
"iya,BDW kenapa kamu suka membaca novel?"
"sebenarnya sudah lama aku pengen jadi penulis novel terkenal,tapi aku minder" ucap mentari menjelaskan.
"kenapa harus minder?"
"kamu bisa kok,klo kamu mau nanti aku cariin deh situs tempat untuk menulis karya novel sendiri.kamu bisa menulis dan menyurahkan apa yang bada di pikiran kamu"
"yang benar? Emangnya ada ya situs tempat menulis novel?"
"ya adalah mentari."ucap fahmi
Karna senangnya mentari dengan spontan memeluk fahmi.
Fahmi semakin deg degan karna perlakuan mentari kepadanya.
"ehh maaf fahmi,aku gak sengaja.itu karna aku terlalu senang"
"iya gpp mentari"
Dalam hatinya fahmi sangat senang dan membuat hatinya berdebar debar begitu kencang.
"yaudah yuk kita langsung aja ke toko bukunya"
"ok" dengan gembiranya mentari berjalan sambil menggandeng fahmi.
"aduhhhh,,,,,sepertinya jantung fahmi benar benar mau copot"
__ADS_1
Dengan senangnya fahmi ikut menggengam tangan mentari.
Melihat kelakuan mereka berdua seperti orang berpacaran,tapi mereka sangat senang karna dapat membuat mentari tersenyum. Dan berjalan ke toko buku bersama sama.