
Jalanan di kota jakarta memang sangat macet di tambah lagi panasnya terik metahari yang sangat menyengat sampai ke pembuluh nadi.
Mentari yang tak sabaran menunggu lampu merah itu,mulai bersungut sungut.
"panas banget,macet lagi" kata mentari ke pada tukang ojek.
"iya neng,mau gimana lagi. Dengan padatnya jumlah penduduk di sini membuat kendaraan semakin bertambah juga" ucap pak ojek.
Mentari yang mendengar ucapan pak ojek hanya mengangguk pelan sambil berkata.
"iya pak,pagi hujan siang panas"
"iya neng,di tambah lagi macetnya jalanan."
Percakapan pun berhenti ketika lampu merah berubah menjadi lampu hijau.
Mentari dan fahmi berpisah di jalan ketika ojek mereka datang.mereka berdua susah menghabiskan waktu 2 jam di toko buku tersebut dan mereka pun akhurnya pulang ke rumah masing masing.
Karna tidak mau ibunya mentari tau klo ia tadi tidak masuk sekolah akhirnya sesampainya di depan gerbang. Mentari akhirnya bertekat untuk masuk dari jendela kamarnya. Karna berhubung kamarnya berada di belakang dekat dengan dapur agar tidak ketahuan.
Pelan pelan mentari membuka jendela kamarnya sambil menyelinap masuk.
Posisi jendelanya tidak terlalu jauh untuk di panjat.syukurlah mentari yang setiap hari rajin membuka jendela nya setiap pagi,tidak menyulitkan dia untuk masuk kedalam kamarnya.
Praaaakkkkk.....terdengar suara barang yang terjatuh.ternyata pot bunga tersenggol.
"aduh gawat,bisa ketahuan gue. Giman ini?"
Cepat cepat mentari masuk agar tidak ketahuan.
"huufff..... Akhirnya selamat juga. " ucap mentari sambil cepat cepat menutup jendela kamarnya.
Ibu mentari yang mendengar suara itu dari dalam rumah langsung keluar dan mencari asal suara itu berada.
"suara apa tadi itu ya?" ucap ibunya dalam hati.
Ibunya terkejut ketika kucing tiba tiba saja berlari lewat dari depat ibunya.
"kucing sialan,buat jantung saya mau copot saja" ucap ibunya sambil mengelus elus dadanya.
"rupanya kucing kurang ajar ini yang menjatuhkan pot bunga saya.awas aja klo saya ketemu lagi sama kucing itu,akan saya beri pelajaran" kata ibunya sambil mengomel sendiri.
"aduhh,hampir saja ketahuan.untung aja ada kucing itu,kalo tidak ibu akan curiga" ucap mentari dalam hati.
Terdengar suara telpon berbunyi membuat mentari terkejut. Di lihatnya ponsel tersebut dan ternyata ada panggilan masuk dari nomor baru.lalu dia pun mengangkatnya.
__ADS_1
"hallo maaf ini siapa ya?"
"hallo mentari,ini aku fahmi"
"fahmi? Ada apa ya kamu telpon aku?"
"aku mau tanya kamu aja apa kamu udah sampai ke rumah atau belom"
"aku udh sampe rumah kok" ucap mentari sambil berbaring di tempat tidurnya.
Mereka akhirnya berbincang bincang agak lama di telepon.dan telpon mereka akhirnya berakhir ketika ibunya mentari memanggil dari luar kamar nya.
"mentari..... Mentari...."
"iya bu sebentar" ucap mentari dari dalam kamarnya.
"fahmi,udh duluya ibu manggil aku soalnya. Bye." ucap mentari mengakhiri telponnya.
"Okey... Okey" ucap fahmi sambil mematikan telpon.
Mentari pun keluar kamar dan menemui ibunya.
"ada apa bu?" tanya mentari
"ada apa..... Ada apa..... Lama bangat kamu keluar,kamu kirain saya radio rusak rusak apa"
"maaf bu,tadi mentari habis ganti baju di kamar mandi jadinya gak dengar"
"alahhh alasan,lain kli kamu lakukan itu. Ibu akan hukum kamu. Mengerti?"
"iya bu" ucap mentari sambil mengangguk.
"udah sekarang kamu pergi ke tempatnya ibu melly yang ada di jalan.mekar untuk mengambil baju yang saya jahit seminggu yang lalu.tapi ingat bajunya jangan sampai lecet atau rusak.kamu akan tau akibatnya"
"iya bu" ucap mentari sambil pergi untuk mengambil jahitan baju ibunya.
Di perjalanan mentari berpapasan dengan fahmi.
"fahmi"
"ehh,,mentari mau kemana" tanya fahmi
"mau ke jalan mekar mau ngambil jahitan baju ibu ku."
"oh ya? Rumah ku juga arah sana,gimana klo kita bareng bareng jalan ke sana?"
__ADS_1
"yaudah ayolah" sambil berjalan.
"memangnya ke rumah siapa ngambilnya? Mana tau aku kenal dan bisa nunjukin rumahny" tanya fahmi.
"kerumah siapa tadi ya,aku lupa? Kata mentari sambil berpikir"
"ohhh iya aku ingat! Ke rumah ibu melly. Kamu kenal gak?"
"ohh ibu melly,aku kenal kok. Rumah nya lebih dulu sampai dari pada rumah ku. Nanti aku bisa kasih tau di mana rumahnya"
"makasih ya,oyaa kamu tadi dari mana?" tanya mentari.
"habis dari bengkel,mau ngecek apa motor aku sudah selesai atau belum di perbaiki"
"ohhh,,,,iya nya"
Karna berjalab sambil berbincang bincang membuat perjalanan mereka gak terasa akhirnya sampai juga di tempat tujuan.
"kita udh sampai" kata fahmi
"yang mana rumah nya" tanya mentari.
" rumah nya yang bercat warna putih itu"
"oh itu,"
"kalo gitu aku duluan ya" ucap fahmi
"sekali lagi makasih ya udh mau nganter aku"
"iya sama sama"
Akhirnya mereka berpisah di jalan.
Tak lama kemudian mentari pulang ke rumah.
"ini bu baju nya udah selesai" kata mentari kepada ibunya.
Sambil mengambil bajunya,ibu nya berkata.
"bajunya gak ada yang lecet kan?" kata ibunya
"gak ada bu"
"yaudah sana" kata ibu nya menyuruh pergi.
__ADS_1
Mentari pun masuk ke dalam kamarnya dan mengambil tas sekolahnya untuk mengerjakan tugas tugas yang di berikan oleh guru nya 3 haru yang lalu.
Karna mentari merasa lelah telah menyelesaikan tugasnya akhirnya ia memutuskan untuk tidur sebentar untuk melepaskan kantuknya.