Merangkai Butir Cinta

Merangkai Butir Cinta
Bab 3 = Sebuah Impian


__ADS_3

"Baiklah adik-adik untuk pembelajaran BTQ (Baca tulis qur'an) kali ini dicukupkan saja, marilah kita tutup pengajian kali ini dengan bacaan hamdalah dan kifaaratul majlis bersama-sama."


Tak terasa tiga bulan sudah syahla mengabdi dipesantren Al - Barokah, dan hari ini adalah hari pertama Syahla mengajar, setelah sebelumnya Syahla mengikuti pelatihan kurikulum selama tiga bulan.


Setelah selesai mengajar, Syahla pun keluar kelas menyusuri koridor pesantren, namun saat beberapa langkah berjalan, seorang perempuan memanggil dengan suara tersenggal senggal.


"Syahlaaa... tunggu...aku..." Ucap perempuan itu


Syahla pun menoleh kebelakang


"Ana..ada apa kok lari lari gitu." Jawab Syahla


"A..aku..mau minta bantuan kamu Syah." Ucapnya dengan napas tak beraturan


"Oke Ana, akan ku bantu, tapi tenang dulu yaa, atur dulu napasmu." Jawab syahla simpati


"Aduh Syah.. darurat nih, panggilan alam." Ucapnya sambil memegangi perutnya


Duuuuttttt.....


"Ish Ana ... kamu mah kentut sembarangan."ucap Syahla


"aduh maaf ya syah, hihi..." ucapnya, lalu Ana pun memberikan kunci motor, uang dan selembar kertas kepada Syahla


"Ini Syah tolong kamu belikan ini di apotik yaa."


Lalu Ana pun bergegas menuju toilet


"Tapi Ana..." teriak Syahla


"Terimakasih sebelumnya Syah, maaf yaa aku kebelet."


Teriaknya dan berlalu menuju toilet


Syahla berucap pelan dan menggelengkan kepalanya sambil tersenyum


"Ana...Ana"


Sebenarnya Ana ingin fokus dengan perkuliahannya, tapi karena amanah kakeknya yaitu kiyai Abdulloh, Ana pun bersedia mengajar, bahkan Syahla pun diizinkan mengajar, tapi mereka pun masih tetap mengaji tentunya dengan bimbingan kiyai Abdulloh dan Ustadz Utsman.


...*  *  *...


Perjalanan sepuluh menit telah ia lalui, akhirnya Syahla sampai di apotik, Syahla pun memarkirkan motornya, namun saat hendak turun, Syahla tak sengaja melihat seorang Ibu paruh baya sedang mengambil handphone ditasnya, yang secara bersamaan dompetnya ikut terjatuh.


Syahla segera menghampiri Ibu itu, berniat untuk memberitahunya.


"Assalamu'alaikum, Bu maaf itu dompet Ibu jatuh, dekat kaki Ibu." Ucap Syahla

__ADS_1


"Wa'alaikumussalam Alhamdulillah YaAlloh, Jazakillah ya nak sudah bantu Ibu." Ucap Ibu itu seraya mengambil dompet di dekat kakinya


"Iya Bu sama - sama, kalau gitu saya pamit dulu." Ucap Syahla lalu berbalik arah menuju apotik


"Eh tunggu Nak." Ucap Ibu itu saat Syahla berlalu dari hadapannya


Namun, saat bersamaan terdengar dari belakang seorang laki laki memanggil.


"Ibu..." ucapnya


Syahla dan seorang ibu yang belum diketahui namanya itu menoleh ke asal suara


"Rayyan..." ucap ibu itu


"Bu maaf, Rayyan telat jemput Ibu." Ucapnya


"Iya nak ga papa, tapi tidak biasanya kamu telat jemput Ibu, kenapa nak?" ucap Ibu keheranan


"Tadi Rayyan ngisi bimbingan dulu sebentar Bu, tapi Ibu gapapa kan.?"


Ucapnya penuh perhatian


" gapapa nak Ibu baik baik aja.?" Ucap ibu itu


"Alhamdulillah, ya sudah Bu kita pulang ya."ucapnya


Deg...


Dibalik pohon, Syahla terpaku melihat pemandangan yang jarang sekali ia lihat, ia sungguh kagum melihat seorang laki laki yang begitu memuliakan ibunya, ia pernah dengar tausyiah Ustadz bahwa untuk mencari laki laki yang baik, lihatlah cara dia memperlakukan ibunya, apabila ia memperlakukan ibunya dengan baik, kelak ia akan memperlakukan istrinya dengan baik pula.


Syahla pun beranjak dari tempatnya, kemudian berlalu menuju apotik.


...*  *  *...


Sepulang dari apotik, Syahla memasuki asrama dan merebahkan badannya di kasur kesayangannya, asrama berukuran 4 kali 4 itu di huni oleh Syahla dan Ana


"Assalamu'alaikum." Ucap Syahla sambil membuka pintu asrama


"Wa'alaikumussalam, sobatku Syahla Aisha Azzahra yang cantik nan..."ucap Ana belum selesai


"Stop... aku itu butuh air minum, bukan kata kata mu, Anaa." Ucap Syahla sedikit kesal dan langsung merebahkan badannya di kasur


"Ish..ish..ish..nasib baik di sambut bidadari cantik." Ucap Ana yang berkutat dengan buku-bukunya


"Eh Syah makasih yaa, tadi udah bantuin aku." Lanjutnya


"Iya sama-sama." Ucap Syahla kemudian ia merubah posisinya menjadi duduk

__ADS_1


"Ana aku mau tanya, kamu pernah ga mengagumi seseorang?" Lanjutnya


"Pernah Syah, tapi bodohnya aku berharap pada selain-Nya, hingga harapan itu berujung kekecewaan, sesak rasanya, mulai saat ini bahkan sampai selamanya aku akan menggantungkan harapanku hanya kepada Alloh, karena aku yakin bahwa berharap pada Alloh akan berakhir indah."ucapnya


"MaaSyaaAlloh Ana." Ucap Syahla


"Eh Syah kenapa kamu tanya soalan itu?" Tanya Ana


"Ga papa Ana, aku cuma nanya aja." Jawab Syahla


"Apa jangan jangan kamu sedang jatuh cinta sama seseorang yaa?"ucap Ana penasaran


"Ish..enggalah Ana." Jawab Syahla simple


"Jangan Bohong dong Syah, aku pun selalu terbuka sama kamu, ayo dong cerita pliss." Ucap Ana memelas


"Iya iyaa..tapi aku cuma kagum aja Ana ga lebih, memang saat ini aku sedang mengagumi seseorang karna akhlak yang ada pada dirinya, dia begitu menghormati dan memuliakan ibunya, sampai terbesit dalam hatiku semoga dia yang jadi pendamping hidupku, tapi apalah mungkin, aku tak sebanding dengannya, mungkin dia ingin menikah dengan seseorang yang kriterianya sholeha, cantik, juga pendidikannya tinggi." Tutur Syahla


"Jodoh itu Alloh yang atur, Syah. Dan ingat tidak ada yang tidak mungkin jika Alloh menghendaki." Ucap Ana


"Iya Ana aku percaya, tapi saat ini aku hanya bisa melangitkan semua do'a-do'aku, apapun takdir yang menghampiriku aku akan ikhlas menerimanya." Ucap Syahla


"I agree with you Syah, karena hanya do'a yang mampu mengubah segalanya dari pasrah menjadi indah." ucap Ana


"MaaSyaaAlloh perfect sobatku ini." Ucap Syahla memuji


"Alhamdulillah, Hamasah untuk kita."ucap Ana semangat


"Ana, besok pagi acara penyambutan Guru baru ya?"tanya Syahla


"Iya Syah, kata bibiku sih beliau itu dosen di Universitas Ilmu Tarbiyyah, dan disini pun ngajar nya cuma hari jum'at dan sabtu aja." Tutur Ana


"Oh begitu."ucap Syahla


"Satu lagi Syah, dia itu masih muda loh, sholeh lagi, dia pun belum menikah, pokoknya cocok deh sama kamu."goda Ana


"Ish Anaa..kebiasaan deh kalau liat laki laki, apa apa cocok deh sama kamu syah, Terus aja gitu." Ucap Syahla menggerutu


"Bercanda Syah hihi." Ucap Ana sambil mengangkat dua jarinya


"Udah ah aku mau Sholat dulu." Ucap Syahla sedikit kesal


Adzan Ashar berkumandang mereka pun melaksanakan kewajibannya.


...*  *  *...


...Alhamdulillah...

__ADS_1


...Tasikmalaya, 20 Juni 2022...


...Ig : finahanfh_...


__ADS_2