mereka disini ?!

mereka disini ?!
perencanaan


__ADS_3

POV (name)


" sial gue telat " batin ku teriak sambil berlari di lorong sekolah, ini semua salah Hilda pake ngajak begadang semalam, aku berlari dengan kecepatan tinggi di lorong tak lama aku melihat Hilda yang sedang berlari juga menuju lapangan.


POV hilda


aku berlari di lorong menuju lapangan tak lama aku mendengar suara langkah kaki yang sama dari belakang, kerena penasaran aku melihat asal suara itu ternyata (name).


"HILDA kau telat juga " ucap (name) yang menyeimbangi kecepatannya dengan ku.


"ya begitu lah " ucap ku


" balap? yang kalah traktir yang menang gimana?" tantang (name) pada ku, menarik lumayan hemat uang jajan jadi aku memutuskan untuk menerima.


"tidak " ucapku ini mulut kenapa seh.


"gimana kalo yang kalah traktir + harus beli kuota selama 1 bulan ke yang menang ? " ujar (name) .


" yok gas " ucapku sambil Tersenyum lumayan kuota gratis, aku menambah kecepatan ku begitu juga (name), kecepatan kami kini seperti motor balap ? ah entahlah.


POV (name)


kini kami berlari dengan cepat, pokoknya aku harus menang sih lumayan traktir Ama kuota, kami sudah biasa seperti ini kecepatan lari kami hampir melebih motor balap kata pak Harto dan yang lain.

__ADS_1


dulu kami sering latihan turun gunung dengan cepat ya seperti tanjiro saat latihan, lalu mengelilingi gunung dengan cepat wajar sih kami ikut latihan yang di ajarkan oleh pak Harto secara khusus.


kini aku yang memimpin dan Hilda berada di belakangku, kami hampir sampai ke lapangan, walaupun lumayan agak jauh.


"HILDA!! (NAME)!!! ADA YANG TAU MEREKA DI MANA ? "aduh suara pak harto sampai kedengaran sampai sini dong, padahal jarak kami masih cukup jauh.


POV author


(name) kini menambah kecepatannya dan begitu juga dengan Hilda.


POV Harto


ini anak kebanggaan gue mana dah udah di panggil panggil kagak ngejawab atau mereka telat ?, aku mencoba memanggil nama mereka lagi.


"HADIR PAK " jawab Hilda dan (name) yang berlari memasuki lapang.


"ternyata mereka telat " batin ku.


"BAIK LAH KARENA SEMUANYA TELAH HADIR BAPAK AKAN BERITAHUKAN BAH WA 2 HARI LAGI KITA AKAN MENGADAKAN KEMPING DI HUTAN YANG PENUH ONI ITU" "Plak"ucap ku terpotong karna di tampar oleh Karina yang berada di belakang ku, aku hanya miris mengusap bekas tamparan keras itu sungguh sakit.


" yang bener goblok lu kira ini dunia kny !? "ucap Karina dengan nada malas, aku hanya cengengesan ya siapa tau gitu ada oni/iblis di gunung itu kek di anime.


" hehehe iya iya " ucap ku dengan cengengesan.

__ADS_1


POV author


"kenapa aku punya sahabat/kepsek/guru ke dia " batin Karina, (name), dan Hilda yang sudah lelah.


"LUPAKAN SOAL ONI KARENA 2 HARI LAGI KITA KEMPING JADI NANTI SENIN DATANG KESINI DAN SABTU MINGGU GUNAKAN WAKTU ITU UNTUK MEMBELI PERLENGKAPAN, ISTIRAHAT" teriak pak harto, dan dijawab dengan anggukan kecil dari semua orang.


...----------------...


" woiii Naru Sasu saku hil belanja yokkk buat " ucap (name) dengan semangat.


" Yok lah gas " ucap Hilda, sakura naruto dan Sasuke dengan semangat.


"tar siapa yang bayar ? " ucap sakura pasal ia lupa bawa uang yang di berikan (name).


"santai biar gue yang traktir belanja makanan " ucap Hilda sembari mengeluarkan đź’ł ekhm - semua yang melihatnya dengan senang hati dan tersenyum.


" kalo soal barang biar gue Ama nenek gue " ucap (name) sembari tersenyum.


" oke btw soal nenek mu (name) umurnya berapa?" tanya Naruto dengan penasaran.


"emm 109? " jawab (name) dengan santai, semetara nss(Naruto, Sasuke, sakura) terkejut hey ayo lah mana ada orang hidup setua itu di tambah orang itu awat muda, wah kalo ada pemerintah harus memberikan penghargaan padanya-_-.


" padahal fisiknya terlihat muda " ucap Naruto Sasuke dan sakura, yang masih tidak nyangka umur karina begitu tua.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2