mereka disini ?!

mereka disini ?!
kemping dan sedikit rahasia tentang dunia ini


__ADS_3

 malam berganti pagi waktu telah tiba, saatnya untuk melakukan hal yang telah di rancang beberapa hari yang lalu oleh kepala sekolah.


 {09.00} 


kalian telah sampai di sekolah dan menunggu yang lain. sambil nunggu yang lain kalian nyantai dulu di warung yang di pinggir parkiran sambil jajan.


 " bak! beli mie satu !" seru seorang laki laki.


"bak es teh satu ya!"


"teh baso nya tiga !" ucap hilda dengan jari yang menunjukan angka 4.


"aduh kau pesan berapa sih 3 atau 5 jarimu 5 loh"


"itu 4 bego"


"eh "


tak lama teteh baso datang dengan membawa pesaan mereka.


"baso spsial ta*k datang ini pesanan neng 9name), hilda dan,,, mas mas yang tampan ini"


"makasih teh btw nama nya udin" seru (name) yang melihat ke arah sasuke. membuat sang empuh kesal.


"heh nama ku sasuke ya! bukan udin" sayang nya ucapan nya di hiraukan oleh semua nya.


"kalo neng itu ?" ucap sang teteh menunjuk kearah sakura.


"itu sakura"


"oh kalo aa yang ituh"


"itu naruto"


"wah itu teh teman kamu, bagus deh jadi neng hilda dan neng (name) gak berdua terus"


"saya tidak dianggap teh?" ucap lenzo yang tiba tiba muncul di samping hilda membuat nya tersedak.

__ADS_1


"uhk uhk uhk" hilda menepuk nepuk dadanya di bantu oleh naruto yang menepuk nepuk pundaknya.


" dari mana lu muncul anjir!" seru (name) yang terkejut.


"eh jang lenzo teteh kira ujang bareng temen mu"


"temen mana teh ?" ujar lenzo sambari mengangkat alis.


"ituh" teteh menunjuk sekelompok anak yang memakan baso dengan absur, yang dua makan dengan barbar yang satu lambat yang satu terburu buru, membuat lenzo menatap datar mereka sementara trio ninja melihat mereka dengan bingung dan aneh.


"angap saja bukan "lenzo melihat ke arah (name) yang sedang makan dengan tenang.


"semua udah ada ?" tanya sakura.


"udah nih kata pak harto di suruh berangkat duluan " ucap sasuke seraya melihat wa.


setelah makan kalian pun pergi ke tempat kemah duluan karena kalo nunggu yang lain kan sangat lama, di perjalanan kamu dan hilda merasa mual untung ada sakura yang mengobati kalian selama di perjalanan,setelah sampai kalian berdua di suruh untuk istirahat sementara yang lain mulai membangun tenda.


"dirikan tenda itu dengan benar Naruto " ucap mu sembari melihat ke arah Naruto yang memainkan palunya.


"haik " ucap Naruto sembari menahan rasa takut, kamu ber alih melihat sakura yang sedang membantu Hilda memasak, lalu melihat Sasuke yang sedang mencari kayu bakar dengan lenzo.


"3 hari aku denger ada oni yang tersisa disini "ucap Hilda sembari mencoba masakannya, em pas ,batin Hilda sembari melihat ke arah makanan tersebut


"oni ? jangan bilang kalo makhluk itu masih banyak " ucap mu kaget sembari melihat ke arah Hilda dengan sedikit melotot tak percaya.


"ie mereka tersisa 10-40 lagi yang tersebar kebanyakan dari mereka sudah menyatu dengan manusia dan perkiraan sisanya iblis liar" ucap Hilda sembari melihat mu, kamu menghembuskan nafas lega dan ada sedikit kekhawatiran bagaimana tidak khawatir kalo iblis yang seharusnya musnah masih berkeliaran ?.


" tapi ada 1 iblis yang sedang di incar karna dia bisa membuat iblis itu menjadi banyak seperti Marjan bedanya jika iblis itu memakan manusia ia akan meledak jadi mereka hanya mengincar hewan ternak "jelas Hilda dan membuat kalian kaget secara refleks melihat ke arah nya, hening beberapa saat sampai Hilda melanjutkan perkataannya.


"ya aku tau kalian kaget tapi sekarang pak Harto dan nek Karin sedang mencari iblis iblis liar itu ke seluruh dunia di tambah salah satu iblis itu kemungkinan besar mereka ada di gunung ini " ucap Hilda sembari menyajikan makanan yang telah jadi, kalian mendengar itu membulat dan menjatuhkan barang yang kalian pegang, "pang, brak, tring" suara suara benda yang kalian bawa, ya kalian syok mendengar nya.


"itu lah alasan kenapa kita di kirim ke beberapa tempat dan di beri pedang dan katana khusus tapi tenang saja iblis itu hanya memakan hewan bukan manusia di tambah hanya aku yang di sarankan untuk mencari mereka diantara kita jadi tenang aja dah makan dulu gih " ucap Hilda sembari duduk dan mulai memakan makanannya, kalian mematung sebentar lalu mulai mendekati nya dan ikut makan.


"tapi mengapa ada oni didunia ini' pertanyaan sakura membuat hilda, lenzo dan (name) terdiam.


"kami tidak tau itu sudah menjadi rahasia alam" lenzo melihat sakura dengan serius.

__ADS_1


...----------------...


siang hari kalian memutuskan untuk membagi tugas yang berkeliling untuk mencek sekitar aman atau tidak adalah lenzo dan kamu sementara yang bagian menjaga tenda kalian adalah Hilda dan Naruto ,sementara duo s mencari makan di sekitar.


POV (name)


ku lihat sekitar apa kah ada iblis atau tidak jika ada harus melaporkan nya ke Hilda, ku lihat lenzo yang di depanku dia lebih waspada dari biasanya apa karna iblis ? tapi ayo lah kata Hilda iblis sekarang hanya memakan hewan peliharaan bukan manusia.


"ne (nam kau cari kekiri dan aku ke sebelah kanan kita berpisah dan bertemu di kem ok " ucap lenzo tanpa menunggu jawabanku ia langsung melesat jauh ke arah tujuannya, ku menghela nafas lalu melanjutkan aktivitas.


POV sakura


oni ? maksud nya ada iblis di dunia ini ? seperti mungkin sudah lah ,batin ku sembari melihat kearah keranjang yang berisi jamur, ya aku dan Sasuke kebagian tugas mencari makan karna di sekitar banyak jamur jadi kami memutuskan untuk mengambil beberapa jamur yang bisa di makan.


"Sasuke itu jamur beracun jangan dibawa " ucap ku melihat Sasuke yang sedang ingin mengambil jamur beracun, Dania membalas dengan anggukan kecil.


"ne Sasuke apa kita bisa kembali ke tempat kita ? ah maksud ku ke dunia kita yang asli "ucap ku sembari melihat ke atas lalu menutup mata dan menghela nafas secara pelan pelan, Sasuke terdiam sejenak sebelum ia membalas.


"bisa mungkin meski hanya 1 persen tapi aku tidak ingin kembali disini aku mempunyai seorang yang sudah ku anggap keluarga "ucapnya sembari mengangkat keranjang yang berisi jamur lalu mendekat ku, ku buka mata dan melihat ke arah nya tatapan yang berbeda dari sebelumnya tatapan yang biasanya gelap tanpa tujuan hidup yang selalu dingin kini memancarkan sesuai yang berbeda, kehangatan ,rasa sedih , khawatir, senang ,bahagian dan hidup terpancar dari matanya.


ku tersenyum kearahnya ,ya kau benar disini ada 'dia' yang sudah ku anggap sebagai keluarga ku ,batin ku Sasuke melihat ku tersenyum ikut tersenyum.


"ya kau benar ada 'dia' yang sudah kita anggap sebagai keluarga " ucap ku lalu kami memutuskan untuk melanjutkan tugas kami.


POV Naruto


oni ? aku terkejut kupikir cuman cerita belakang ternyata beneran, kini diriku dan Hilda kebagian tugas menjaga bes atau tenda kami selama bertugas aku menceritakan tentang diriku, sasuke,sakura bisa ada didimensi ini tapi dia hanya terdiamembuat aku kepikiran mengapa Hilda tidak terkejut atau bertanya tentang kami seperti bagaimana kami ada disini bagaimana cara kami bisa kesini tapi dia hanya terdiam sejenak lalu tersenyum kearah kami .


"ne Hilda kenapa di dunia ini ada oni dan seberapa kuat mereka? lalu mengapa kau tidak terkejut saat mendengar cerita tentang kami tadi ? dattebayo" tanya ku pada Hilda yang sedang duduk berpikir di sebelah ku.


"karna kepala sekolah juga seperti kalian jadi gak kaget dan oni memiliki kekuatan yang lebih dari pada otshushuki atau yang kalian anggap dewa. " jawab Hilda sembari menutup mata, aku terkejut dan hanya menjawab 'oh' lalu kami pun saling terdiam sehingga menciptakan keheningan, tenggalam dalam pikiran masing masimg


"ngomong ngomong jika kalian bisa kembali ke dunia kalian apa yang akan kalian pilih tetap disini atau pergi ?"tanya Hilda membuka mata lalu melihat ke arah ku, aku hanya terdiam berpikir sejenak apa yang di katakan Hilda ada benarnya juga, jika kami bisa kembali apa kah kami harus pergi ? seperti tidak, aku ingin tetap disini dattebayo disini ada seseorang yang sudah ku anggap sebagai saudara ku dattebayo, batin ku.


"tidak, aku ah bukan kami akan tetap disini aku yakin sakura -chan dan Sasuke berpikir sama dattebayo"jawab ku sembari melihat kerah Hilda , kulihat ia sedikit tersentak tak berselang lama ia tersenyum tipis.


POV 3

__ADS_1


hari kini sudah berganti larut mereka pun memutuskan untuk tidur, hari berganti hari kalian melakukan aktivitas seperti bisa tak jarang kalian bermain dan bernyanyi di tengah malam.


...... bersambung......


__ADS_2